
"Ya.. kalian lakukan hubungan intim tapi harus hati-hati dalam melakukan" jawab Dokter luna
"Apa tidak akan berbahaya Tante?" Tante Elbert
"Tidak.. tapi harus hati-hati ya, apalagi Nikita mau melahirkan Normal itu sangat dianjurkan untuk kalian lakukan" jawab Dokter luna
"Ini serius ya El, Tante gak becanda" tambah Dokter luna lagi
"Emm.. iya tante, makasih ya" jawab Elbert
"Iya El.. sama-sama" balas Dokter luna mengakhiri panggilan nya
"Dokter Luna bilang apa kak?" tanya Nikita
"Kalau aku kasih tau apa kamu akan percaya?" tanya Elbert balik
"Apa sih kak.. jangan buat penasaran deh" jawab Nikita
"Tante bilang kita harus melakukannya untuk mengurangi sakit nya dan itu akan mempermudah kamu untuk melahirkan normal sayang" jelas Elbert
Nikita memalingkan wajahnya, sebenarnya Nikita tau bahwa apa yang disampaikan Elbert itu adalah benar karena sudah membaca beberapa Artikel mengenai persalinan.
"Kenapa sayang? kamu marah? gak percaya?" tanya Elbert
"Aku gak modus Nik, beneran tante Luna bilang begitu" lanjut Elbert
"engga kak" jawab Nikita
"Enggak apa?" tanya Elbert
__ADS_1
"Aku percaya dan aku gak marah" jawab Nikita
"Sekarang masih sakit?" tanya Elbert
"punggung nya aja Nyeri kak" jawab Nikita
"Aku bantu kamu mengurangi rasa sakit nya?" tanya Elbert
"Caranya?" tanya Nikita
"Seperti yang di suruh tante luna sayang" jawab Elbert
"Kalau mama atau tante datang gimana?" tanya Nikita
"Aku kunci pintu dulu" jawab Elbert
"Kak.. lakukan" pinta Nikita ketika sudah tidak dapat menahan hasrat nya
"Baiklah.. dengan senang hati sayang" jawab Elbert
Nikita mendesah dan tidak lagi merasakan sakit di perut dan di punggung nya.
"Kamu semakin Nikmat sayang" ujar Elbert ketika Nikita aktif mengikuti permainan nya
Dan beberapa menit kemudian Nikita sudah lemas karena berhasil mencapai ******* dan di susul dengan Elbert kemudian.
"Kamu istirahat ya" ucap Elbert setelah mencium kening Nikita dan melangkah ke arah pintu
"Mau kemana kak?" tanya Nikita
__ADS_1
"Buka pintu.. Aku mau mandi, jadi kalau tante rahel atau mama datang bisa langsung masuk sayang" jawab Elbert lalu menuju ke kamar mandi setelah membuka pintu
Ketika Elbert sedang mandi dan Nikita merapikan pakaiannya juga merapikan tempat tidur yang sedikit berantakan, Silvia masuk ke kamar.
"Gimana Nik? Kata mama kamu mau lahiran ya?" tanya silvia
"Mungkin sil, perut aku sering tiba-tiba sakit.. seperti tadi makanya aku masuk ke kamar" jawab Nikita
"Tapi.. usia kandungan kamu belum sembilan bulan kan?" tanya silvia
"Ini bulan ke sembilan sil, perkiraan dokter sekitar 2 atau 3 minggu lagi" jawab Nikita apa adanya
"Bukan apa-apa Nik, tapi apa kamu gak takut kalau Elbert dan mama nya akan curiga kalau kamu melahirkan sebelum usia kandungan nya belum genap sembilan bulan" kata Silvia
"Maksud kamu apa sih sil?" tanya Nikita
"Mungkin saja nanti Elbert mengira itu bukan anaknya" jawab silvia
"Aku belum pernah melakukannya dengan siapa pun sebelum sama Elbert, dan aku juga hanya melakukan dengan Elbert" jawab Nikita mulai Emosi
"Aku cuma ngasih tau aja.. kok jadi nyolot gitu" balas Silvia
"Ssshhhh, aduh perut aku" lirih Nikita
"Sil.. tolong panggil tante rahel, perut aku sakit lagi" pinta Nikita
Dan silvia hanya berdiri tanpa melakukan apa-apa melihat Nikita kesakitan.
"Nikitaaaaa" Teriak Elbert membuat silvia terkejut karena tak mengira Elbert juga berada di kamar itu
__ADS_1