
"Ihh.. jangan gitu dong kak, lagian kan aku belum sempat ngomong itu di depan tante tadi" lanjut Nikita memelas
"Kalaupun sempat udah malu banget Niki" jawab Elbert gemes
"Ya udah maafin ya, aku akan turutin kak El minta apa pun selagi aku mampu.. tapi jangan marah lagi" bujuk Nikita
"Oke.. sampai ketemu nanti malam" balas Elbert mencolek hidung Nikita
"Kok nanti malam? Emang sekarang kak El mau kemana?" tanya Nikita
"Kamu ini ya.. makin lama kok makin bawel aja sih" jawab Elbert
"Kamu mau minta maaf kan, ya udah aku maafin tapi nanti kamu harus melayaniku.. nanti malam" Lanjut Elbert
"Messsuuumm" ucap Nikita lalu pergi meninggalkan Elbert menuju kamar tante rahel
"Tante.. Niki masuk ya" seru rahel
"Masuk aja Nik" jawab Tante rahel
"Tante lagi apa? Udah bisa di hubungi Silvia nya?" tanya Nikita
"Belum.. tante udah pasrah sekarang kalaupun Silvia pergi tapi kalau keluarga Ratna datang nanya silvia, Tante harus gimana?" Kata tante rahel
"Iya sih tante.. tapi walau pun keluarga gak nanya kita juga gak boleh tinggal diem aja, Silvia itu udah jadi anak tante selama ini dan Niki udah anggap Silvia itu sepupu Niki" ujar Nikita
__ADS_1
"Iya.. semoga nanti atau besok silvia bisa di hubungi ya" jawab tante rahel
...***...
Dua minggu berlalu silvia masih belum diketahui keberadaannya. Nikita hanya menginap satu malam kemarin di rumah tante rahel. Dan setiap hari menghubungi tante rahel via telpon atau chat saja karena Elbert tengah sibuk di kantor sebelum cuti untuk menemani Nikita sebulan sebelum melahirkan nanti.
"Sayang.. hari ini kalau kamu mau ke rumah tante rahel biar aku anter, nanti pulang nya aku jemput. Udah 2 Minggu lo kita gak ada kesana" kata elbert ketika selesai sarapan
"Emang boleh?" tanya Nikita
"Boleh, tapi di rumah aja.. jangan kemana-mana" tegas Elbert
"Ya udah Niki siap-siap ya kak" ujar Niki langsung bergegas ke kamar.
"Gak apa-apa kan ma, Niki hari ini di rumah tante rahel?" tanya Elbert kepada mama hanna
"Udah kak" ujar Nikita ketika kembali ke meja makan
"Ayo" ucap Elbert
"Niki pamit ya ma" kata Nikita kepada mama hanna
Sesampainya di rumah Tante rahel, Elbert tidak turun karena harus langsung pergi ke kantor.
"Kami hati-hati ya kak" pamit Nikita
__ADS_1
"Iya sayang.. kamu juga baik-baik ya inget istirahat" balas Elbert lalu mencium kening dan bibir Nikita
Nikita masuk ke rumah dan Elbert berangakt menuju kantor nya.
Di rumah tante rahel dan Nikita membuat berbagai cemilan basah dan kering atas permintaan Nikita.
Tak terasa hari pun sudah sore menjelang malam, Elbert datang untuk menjemput Nikita
"Tante.. Niki liat ya seperti suara mobil mobil Elbert tuh" ujar Nikita meninggalkan Tante Hanna menonton Tv
"Iya.. jangan buru-buru gitu Nik" seru Tante Rahel
"Hai.." ucap Niki saat membukan pintu untuk Elbert
"Hai istri ku" jawab Elbert langsung mencium Kening Nikita dan memeluknya sebentar
"Kita langsung pulang??" tanya Elbert
"tadi kamu udah masak lo kak, kita makan dulu yuk" ajak Nikita
"Oh ya udah ayo" ikut Elbert
Dan setelah makan malam, Saat berbincang-bincang di ruang keluarga Silvia menghubungi Tante rahel.
"Silvia" gumam tante rahel ketika melihat pinsel nya dan Elbert juga Nikita saling tatap memperhatikan tante rahel
__ADS_1
"Hallo sil.. kamu dimana nak? mama khawatir banget sama kamu" jawab Tante Rahel