
Hari ini Nikita sarapan sendiri dan sampai makan siang juga sendiri. Kali ini Nikita benar-benar jenuh karena mama hanna tidak ada di rumah dan juga ditambah pikirannya yang tidak bisa di ajak kompromi.
Sampai matahari terbenam Nikita masih uring-uringan karena Elbert tidak ada kabar setelah mengakhiri telpon tadi pagi, jelas saja menambah kecemasan Nikita.
Sedangkan di kantor, Elbert memang benar-benar disibukan urusan kantor karena tidak ada Yanto yang membantunya.
"Kok gak diangkat sih" Gerutu Elbert karena Nikita tak kunjung menjawab telpon nya
Ponsel Nikita yang di tinggal di kamar berdering beberapa kali sedangkan empunya sedang menikmati dinginnya malam di taman belakang rumah Elbert.
Ketika kembali ke kamar pun Nikita tidak mengecek Ponselnya, Nikita langsung saja berbaring di ranjang lalu tertidur.
"Sayang.. kamu makan malam gak usah tunggu aku ya, aku harus lembur nih. i love you 😘" Isi chat Elbert yang tidak dibaca Nikita
Pukul 11 malam Elbert tiba di rumah dan mendapati Nikita sudah tertidur, rumah juga sudah sepi. Elbert langsung membersihkan diri nya untuk menyusul Nikita tidur karena badannya juga lelah seharian diforsir.
Jam 6 pagi Nikita bangun dan melihat Elbert tidur lelap, Nikita pergi ke kamar mandi dan setelah itu siap-siap untuk pergi.
Karena sudah salah paham kepada Elbert, Nikita memutuskan untuk pergi ke rumah tante rahel tanpa pamit.
"Nikita.." seru tante rahel setelah membuka pintu
"kamu ke sini sama siapa? Suami mu mana?" tanya Tante rahel
__ADS_1
"Niki sendiri tante" jawab Nikita
"Kamu kenapa? ada masalah ya? sini cerita sama tante." ajak tante rahel duduk di sofa ruang tamu
"Pagi-pagi kok udah bertamu, berantem ya sama Elbert?" tanya Silvia ketika keluar dari kamar nya
"Sssttt Silvia" ujar tante rahel meletakkan jari telunjuk nya di bibirnya
"Pasti tuh ma" jawab Silvia melengos ke dapur
"Kenapa sayang?" tanya tante rahel
"Gak apa-apa tante, Niki kangen aja" jawab Nikita lalu memeluk tante rahel
"Gak mungkin, tante gak percaya kalau cuma itu aja.. kamu jangan bohongin tante Nikita" tambah Tante rahel
"Enggak tante.. niki sama kak el gak berantem kok" jawab Nikita
"Lalu kenapa?" tanya tante rahel
"Aku curiga sama kak El Tante" jawab Nikita
"Karena apa?" tanya tante rahel
__ADS_1
"Kemarin pagi-pagi kal el berangkat ke kantor sebelum niki bangun, kak El cuma pamit lewat chat lalu setelah aku baca kak El telpon kita basa-basi, terus tiba-tiba ada suara seorang wanita dan kak El langsung mengakhiri telponnya" jelas Nikita
"Mungkin cuma rekan bisnis atau karyawan nya, kamu udah tanya sama Elbert?" tanya tante rahel
"Kak el semalam pulang larut, Nikita udah tidur jadi gak sempat tanya. Gak biasanya juga kak el pulang tengah malam tante" jawab Nikita
"Iya.. iya sayang kamu boleh curiga sama suami kamu tapi ada baiknya itu kecurian kamu itu langsung ditanyakan supaya tidak larut-larut" kata Tante rahel
"Tadi niki pergi sebelum kak El bangun tante" jawab Nikita
"Tuh.. karena kecurigaan kamu yang belum tentu benar kamu sudah pergi dari rumah tanpa pamit sama suami, sebagai istri itu bisa dosa lo" lanjut tante rahel
"Niki kesal aja tante" jawab Nikita
"Mungkin bawaan hamil aja, tapi kamu jangan terlalu terbawa-bawa gitu dong" Sambung tante rahel
Di rumah Elbert sedang sibuk mencari Nikita dan semua ART tidak ada yang tahu kemana Nikita.
"Kenapa nomer nya gak aktif-aktif sih dari tadi" gerutu Elbert
Nikita lupa mencharger ponsel nya sampai lowbat, sehingga sekarang ponsel nya tidak bisa dihidupkan tetapi Nikita tidak menyadari kalau ponselnya sekarang dalam keadaan mati.
"Sekarang kamu telpon Elbert.. bilang kalau kamu lagi di sini" suruh tante rahel
__ADS_1
"Udah biarin aja, tunggu kak El yang telpon nanti" jawab Nikita
"Terserah kamu deh.. sekarang makan dulu yuk, dan jangan banyak pikiran nanti kamu malah stres lagi" lanjut tante rahel