Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Mama Papa


__ADS_3

"Kak.." lirih Nikita ketika Elbert ingin keluar kamar


Mendengar suara sendu Nikita membuat elbert tidak tega untuk tidak menjawabnya


"Apa sayang apa.. hm?" tanya Elbert


"Kenapa gak di jawab dari tadi?" tanya Nikita lagi


"Kamu lupa aku bilang apa semalam? Jangan panggil kak lagi.. semalam kita sudah sepakat untuk panggilan baru nya kan?" jelas Elbert


"Emm.. iya kak maaf eh Pah" jawab Nikita dengan mata berkaca-kaca


"Ya udah.. gak apa-apa, kan belum terbiasa. Tapi tadi aki sengaja gak jawab supaya nanti kamu cepat terbiasanya" lanjut Elbert


"Iya pah.. papa nya Kiel" jawab Nikita


"Bentar ya, aku mau kebawah.. ada Yanto" kata Elbert


"Ngapain Pah? dari tadi?" tanya Nikita


"Mungkin dia udah bosan nunggu, Tadi aku suruh buat ambilkan beberapa berkas di rumah mama" jawab Elbert


"Ohh.. ya udah kak" balas Nikita


Elbert pun menuruni anak tangga menuju ruang tamu, dimana Yanto sudah menunggu dari beberapa menit yang lalu.

__ADS_1


"Muncul juga elo" seru Yanto ketika Elbert belum juga duduk


"Hahaha.. sorry bro, tadi ada urusan mendadak sama Nikita" jawab Elbert


"Urusan mendadak apaan? Elo gak maksa Nikita kan?" tanya Yanto


"Ya engga lah.. elo kira gue tega, Gue akan tahan sampe nanti dia benar-benar pulih" jawab Yanto


"Sanggup elo?" tanya Yanto


"Nikita aja sanggup bertaruh nyawa, gue harus sanggup juga lah" jawab Elbert


"Salut banget deh gue sama elo" balas Yanto


"Btw.. gimana keadaan Nikita, udah sanggup kondangan?" tanya Yanto lagi


"Natalie belum mau menikah kalau Nikita belum pulih, katanya dia mau Nikita jadi Bridesmaids nya" jawab Yanto


"sebelum Nikita bisa gue ajak untuk melakukannya elo belum bisa nikah.. Hahaha" kata Elbert


"Tega ya elo sama gue el, emang elo aja yang mau melakukannya, gue juga mau kaleee" jawab Yanto


"Iya iya.. nanti gue tanyain ke Niki, kalau dia sudah siap gue kabarin elo. Yan.. ini berkas yang meeting dengan Gio kemarin mana?" tanya Elbert


"Ada.. tapi di kantor, tadi waktu elo telpon gue lagi makan siang sama Natalie. Jadi gue gak balik ke kantor lagi.. gue cuma ambil berkas yang ada di rumah elo aja" jelas Yanto

__ADS_1


"Ya udah deh, besok lagi aja gue cek.. jadi ini semua yang udah pernah kita bahas?" tanya Elbert


"Engga juga, ada beberapa itu yang gue antar tapi waktu Nikita udah di rumah sakit, jadi belum di bahas" jawab Yanto


Dan keduanya sekarang sedang serius membahas tentang urusan kantor, pekerjaan yang dua bulan terakhir ini hanya di pantau oleh Elbert sedangkan Yanto yang mengerjakan nya.


"Makasih banget ya Yan.. elo udah banyak bantuin gue" kata Elbert ketika sudah selesai dan puas dengan hasil kerja Yanto


"Sama-sama bro.. elo juga banyak bantuin gue" jawab Yanto


"Kali ini elo mau bonus nya apa?" tanya Elbert


"Sebenarnya sih.. kali ini gue ikhlas banget. Gak ada niat mau nekan elo seperti sebelum-sebelumnya" jawab Yanto tulus


"Serius elo? Padahal gue mau kasih elo libur dan paket honeymoon" balas Yanto


"Iya serius.. gue ikhlas. Tapi kalau elo mau kasih gue juga gak bakal Nolak" jawab Yanto


"Hahaha.. ya udah sekali lagi thanks ya bro" lanjut Elbert


"Oke.. gue balik ya, salam buat Kiel dan Niki" pamit Yanto


"Iya nanti gue sampai kan, elo hati-hati ya" jawab Elbert


Setelah Yanto pulang, Elbert pun kembali ke kamar. Di rumah yang ditempati Elbert dan Nikita sekarang terbilang lumayan besar jika hanya ditinggali oleh mereka

__ADS_1


Tante rahel dan mama hanna sudah pulang beberapa hari yang lalu, sedangkan silvia hanya ada datang sekali semenjak Nikita sudah pulang dari rumah sakit.


Dan Nikita belum terpikir untuk memperkerjakan ART atau baby sitter untuk membantunya.


__ADS_2