
Pagi ini Nikita terbangun karena deringan ponselnya.
"Hoaaayam" Nikita masih menguap dan mengucek matanya lalu melihat layar ponselnya
"Tante rahel" gumam nikita langsung menerima panggilan tersebut
"Iya hallo tante" jawab Rahel
"Nik.. maaf ya Tante ganggu kamu pagi-pagi" balas tante rahel
"Gak apa-apa tante, ada apa?" tanya Nikita penasaran
"Silvia pergi dari rumah Nik, Mungkin dia perginya semalam saat tante tidur. Tadi pagi tante liat pintu kamarnya terbuka, lalu tante masuk tapi dia gak ada" jawab Tante rahel
"Tante tenang dulu ya, coba hubungi silvia dulu" balas Nikita
"Nomernya gak aktif Nik, Tante khawatir" jawab Tante Rahel
"Coba hubungi Baim ya tante" lanjut Nikita
"Kenapa?" tanya Elbert kepada Nikita
"Kata tante silvia gak ada di rumah kak"jawab Nikita
"Sini" ucap Elbert mengambil alih ponsel Nikita
"Hallo tante.. tante tenang dulu ya, Sebentar lagi aku dan Nikita kesana ya" Kata Elbert
"Iya makasih nak el" jawab tante rahel
"Ya udah kita siap-siap dulu ya tante" lanjut Elbert
"Iya.. kalian nanti hati-hati ya" balas Tante rahel menutup telponnya
"Kamu juga tenang.. santai gak boleh banyak pikiran ya sayang" Ucap Elbert kepada Nikita setelah meletakan kembali ponsel Nikita
Cup.. Cup.. Cup.. Cup..
__ADS_1
"Morning Kiss" seru Elbert setelah mencium Kening, Pipi kanan, pipi Kiri dan Bibir Nikita
Cup
Kali ini Nikita membalas ciuman pagi hari dari Elbert
"Kok cuma di pipi?" tanya Elbert
"Udah ah.. aku mau mandi kak" jawab Nikita
"Lagi dong sayang, sini aja nih" ucap Elbert nunjuk bibirnya
Cup
Nikita pun menuruti permintaan Elbert, lalu langsung berlari kecil menuju kamar mandi
"Makasih sayang" teriak Elbert senyum-senyum sendiri karena baru kali ini Nikita membalas Ciuman nya
Setelah bergantian keluar masuk kamar mandi, kini Elbert dan Nikita sudah duduk di meja makan bersama mama hanna untuk sarapan pagi.
"Rapi banget Nik.. mau kemana?" tanya mama hanna memperhatikan penampilan Nikita
"Kabur? Memang nya Baim masih belum mau bertanggungjawab jawab?" tanya mama hanna
"Mungkin ma, karena baim gak percaya itu adalah perbuatanya" jawab Elbert
"Ck.. Kasian juga ya silvia dapat karma setimpal seperti itu" Ucap mama hanna keceplosan
"Maksud mama?" tanya Nikita
"Emmm.. maaf El mama keceplosan" jawab mama hanna menatap Elbert yang sedang menatap mamanya lebih tajam
"Ada apa ini kak? Apa yang gak aku tau tentang silvia?" tanya Nikita
"Kamu makan dulu, nanti selesai sarapan kita ngomong lagi" jawab Elbert
"Ma.. apa maksud mama silvia dapat karma yang setimpal?" tanya Nikita kepada mama hanna karena tidak mendapat jawaban dari suaminya
__ADS_1
"Sssshhhh" lirih nikita memegangi perutnya yang tiba-tiba sakit
"Nik.. kenapa?" panik mama hanna
"Sayang.. kenapa? Makanya kamu gak usah mikirin yang jauh-jauh, kamu harus tenang ya" Kata Elbert mengusap-usap perut Nikita
"Minum dulu Nik" lanjut mama hanna memberikan air hangat kepada menantunya lalu Nikita meminumnya seteguk
"Uhhhh" desah Nikita ketika sakit berangsur membaik
"Rileks ya sayang, kamu itu lagi hamil jadi gak usah banyak pikiran. Silvia biar aku yang urus, aku akan melakukan yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini" jelas Elbert menenangkan istrinya
"Kamu makan lagi ya Nik" ujar mama hanna
"Aku suapin ya" lanjut Elbert karena nikita hanya terdiam
"Aaakkk" ucap Nikita ketika sendok berisi makanan sudah ada di depan mulut Nikita
" Udah aku aja kak" balas Nikita ketika sudah menerima suapan pertama dari elbert
"Enggak.. biar aku aja. Aaakk lagi" Kata Elbert
Nikita pun menerima beberapa suapan selanjutnya dari Elbert.
"Udah kak.. kamu makan lagi aja" Ucap Nikita ketika sudah merasa kenyang
"Udah kenyang?" tanya Elbert yang diangguki Nikita saja karena sedang mengunyah nasi.
"Kakinya jangan di tekuk gitu, Lurusin aja" lanjut Elbert sebelum menyuap nasi ke mulutnya sendiri
Mama hanna menjadi bungkam, untuk minta maaf pun dia takut membuat Nikita menjadi penasaran kembali sehingga dia memilih diam.
"Ma.. niki gak apa-apa kok" ucap Nikita ketika dapat memahami perasaan ibu mertuanya itu dari raut wajahnya yang masam
"Maaf ya Nik" balas mama hanna
"Mama gak salah, jangan minta maaf gitu dong Niki jadi gak enak" lanjut Nikita
__ADS_1
"Udah ma.. nanti biar Elbert aja yang jelasin sama Nikita" sambung Elbert