
Selesai bergulat untuk menuntaskan hasrat yang sudah terpendam beberapa bulan ini, Elbert tertidur pulas karena kelelahan menjelajahi tubuh Nikita karena juga belum ada istirahat sepulang dari luar kota.
"Bik.. lagi apa?" tanya Nikita yang menghampiri Bik Ros di dapur
"Bibik lagi masakin sup daging nih, tadi mau bibik tambahin wortel.. tapi ragu kalau belum tanya kamu" jawab Bik Ros
"Gak apa-apa bik, tambahkan saja.. masakan bik Ros enak mau di gimanapun" jawab Nikita
"Siap deh.. gimana Kiel masih rewel?" tanya Bik Ros
"Udah berkurang bik, tapi Minum ASI masih malas dia" jawab Nikita khawatir
"Gak usah dipikirin, nanti malah jadi stres.. kena baby blues lagi" lanjut Bik Ros
"Iya ya bik, tapi aku khawatir aja kalau nanti Kiel kurang gizi" jawab Nikita
"Nanti pelan-pelan semoga bisa sekuat kemarin-kemarin minum ASI nya ya" tambah Bik Ros masih melanjutkan masakan nya
"Semoga aja bik" jawab Nikita
Dan beberapa hari berlalu, ternyata Kiel memang benar sudah kembali kuat minum ASI nya.. hari-hari terus beranjak hingga kini Kiel sudah berusia enam bulan.
"Kamu ngapain Nik?" tanya mama hanna yang datang berkunjung
"Eh.. ma, kok gak ngabarin mau kesini. Ini Niki lagi siapin MPASI buat Kiel" jawab Nikita memeluk mama hanna sebentar
"Gak terasa ya Nik, sekarang cucu mama udah makan aja" kata mama hanna
__ADS_1
"Iya ma, beberapa hari ini Kiel sering bangun tengah malam.. ku rasa itu karena laper deh" seru Nikita
"Ya udah mama mau liat Kiel dulu nya" kata mama hanna berjalan ke arah tangga
"Kiel lagi berjemur di taman belakang ma, sama Papa nya" jawab Nikita
"Elbert gak ke kantor?" tanya mama hanna
"Katanya lagi bisa dikerjakan dari rumah Ma, dan Sekalian juga tadi dia bantuin Yanto.. minggu depan dia mau menikah" jawab Nikita
"Kok yanto gak ada bilang apa-apa sama mama" ketus mama hanna
"Mungkin Yanto mau buat kejutan, tapi malah aku kasih tau ma" jawab Nikita nyengir
"Ya udah mama tinggal ya, mama mau ngomong sama Elbert juga" kata mama hanna melangkah ke arah samping dapur disana ada pintu menuju ke arah taman belakang yang sangat di rawat oleh Nikita
"Ma.. tumben, kok gak ngabarin mau kesini" kata Elbert langsung berdiri untuk menyambut mama Hanna
"Mama kangen sama Kiel" jawab mama hanna langsung mengambil alih Kiel dari Elbert
"Kalian jahat banget sih gak ngasih tau mama kalau Yanto akan menikah minggu depan" ketus mama hanna
"Mama tau dari mana?" tanya Elbert
"Nikita" jawab mana hanna
"Ck.. gak bisa banget sih dia jaga rahasia. Padahal kita sengaja mau buat kejutan sama mama" kata Elbert
__ADS_1
"Awas aja kalau Yanto masih gak undang mama, mama bakalan ngambek" jawab mama hanna
"Ih.. nenek-nenek kok ngambek" ledek Elbert
"Kak El.." panggil Nikita
"Kenapa sayang?" tanya Elbert
"Tadi tante rahel nelpon, katanya Silvia akan melahirkan sekarang mereka lagi diperjalanan menuju rumah sakit. Dan Gio tidak bisa dihubungi" jelas Nikita
"Ya udah kita susul mereka, nanti aku coba hubungi Gio" jawab Elbert
"Kamu tanya sama Keysa aja" kata Nikita
"Iya.. nanti aja sekarang kita ke rumah sakit dulu, kasihan kalau tante rahel sendirian mengurus Silvia" jawab Elbert
"Ma.. kita pergi dulu ya, titip Kiel.. sebentar lagi bik Ros juga sudah pulang tadi dia izin mau ke rumah saudaranya Sampai sore" kata Nikita
"Kiel baru minum ASI kok ma, tapi kalau rewel dikasih susu formula aja dulu ya" lanjut Nikita
"Ya udah.. gak apa-apa, kalian bantu mbak rahel aja. Kiel biar mama yang urus" jawab mama hanna
"Makasih ya ma" kata Nikita
"Kita pamit dulu ya ma" lanjut Elbert
"Iya hati-hati ya kalian" jawab mama hanna
__ADS_1