
"Tadi pamit ke toilet sebentar, kalian pesan saja dulu" jawab Gio
"Istri pak Gio atau?" tanya Yanto
Dan belum sempat Gio menjawab Silvia sudaj datang dari toilet, kebetulan Nikita duduk membelakangi arah Silvia datang
"Silvia..." ucap Natalie dan Yanto berbarengan
Seketika Nikita mengikuti arah pandang Natalie dan Yanto. dan langsung berdiri ketika melihat siapa yang datang.
"Sil.. kamu disini? Apa kabar?" tanya Nikita langsung memeluk Silvia
"Aku baik-baik saja, seperti yang kami lihat" jawab Silvia setelah pelukan mereka terlepas.
Silvia duduk di samping Gio dan Nikita juga kembali duduk di samping Elbert
"Kak el.. kamu sudah tau ini?" tanya Nikita
"Iya sayang.. baru tadi pagi setelah selesai meeting dengan pak Gio" jawab Elbert
Banyak pertanyaan di benak Nikita tapi ia tahan karena tidak ingin merusak suasana. Setelah semua hidangan siap untuk di santap mereka pun menikmatinya.
"Jadi.. sil-" ucapan Nikita langsung dipotong oleh Silvia
"Sebentar lagi kita akan menikah" jawab Silvia
"Oh syukurlah, apa kamu sudah mengabari tante rahel?" tanya Nikita
"Hanya Via telpon, Gio sangat sibuk" jawan Silvia dan Gio hanya terdiam
"Pak Gio.." panggil Elbert
"Panggil Gio saja" jawab Gio
"Oke.. baiklah agar tidak terlalu canggung" lanjut
"Jadi bagaimana rencana kalian?" tanya Elbert
__ADS_1
"Saya sudah memikirkan, dan saya akan menikahi Silvia secepatnya" jawan Gio
"Maaf.. tapi bagaimana hubungan Silvia dengan.." kata Yanto tidak yakin meneruskan pertanyaan
"Tentu saja setelah Silvia mengakhiri hubungan dengan Baim" jawab Gio yang paham akan pertanyaan Yanto
Natalie dan Nikita saling menatap.
"Sekarang juga bisa"ucap Silvia
"Jangan.. hargailah perasaan nya" kata Nikita
"Atau kamu saja yang menyampaikan nya?" Lanjut Silvia
"Kamu selesai sendiri baik-baik Silvia" tegas Elbert
"Oke.. aku akan segera mengakhirinya, dan menikah secepatnya dengan Gio" ketus Silvia
Sebelum berangkat untuk makan malam, Silvia sudah mendesak Gio untuk mau menikahi. Dan karena tadi sempat berbincang dengan Elbert mengenai hubungan Silvia dan Baim akhirnya Gio berusaha untuk mempercayai Silvia bahwa anak yang sedang dikandung silvia adalah anak nya.
"Aku senang jika akhirnya pak Gio akan bertanggungjawab kepada Silvia" ucap Nikita
"Elbert.. jika nanti saya akan mendatangi orangtua Silvia, saya harap kita bersama kesana" ujar Gio
"Kapan pun saya siap, kabari saja" jawab Elbert
"Sebentar saya angkat telpon dulu" ujar Yanto lalu berjalan sedikit menjauh.
"Hallo im.. ada apa?" tanya Yanto ketika sudah mengangkat panggilan dari Baim
"Gue juga sedang berada di restoran New, gue melihat disana ada Silvia" jawab Baim
"Elo dimana, gue kesana sekarang" balas Yanto
"Di sebelah kiri restoran ini ada mini bar, gue disini" jawab Baim
"Tapi gue ajak Natalie gak apa-apa kan?" tanya Yanto
__ADS_1
"No problem.. gue tunggu" jawab Baim sebelum mengakhiri panggilannya
Yanto kembali lagi untuk pamit kepada Elbert dan Gio
"Maaf, El gue ada urusan mendadak.. kami pamit duluan ya" kata Yanto Elbert mengkerut keningnya
"Nik.. kita duluan ya" lanjut Natalie
"Kita juga akan segera menyusul, sudah larut" jawab Nikita
"Oke baiklah.. pak Gio saya duluan ya" tambah Yanto lalu menggandeng tangan tunangan untuk pergi menemui Baim
"Kalau begitu, kita akhiri saja pertemuan ini dan aku akan menunggu kabar baik selanjutnya Gio" kata Elbert
"Siap.. secepat nya Elbert" jawab Gio
"Sil.. pulanglah, kasian tante rahel" kata Nikita
"Iya Nik" jawab Silvia
"Ya sudah kami duluan" lanjut Elbert
Ketika Sampai di mobil, Elbert menelpon Yanto karena curiga pasti ada yang disembunyikan Yanto.
"Elo dimana?" tanya Elbert ketika yanto menerima panggilan nya
"Emmm" Yanto ragu untuk menjawab dan Baim mengangguk pertanda tidak masalah jika Elbert datang
"Gue lagi sama Baim di Mini bar sebelah Restoran" jawab Yanto
"Gue kesana" Sambung Elbert langsung mematikan Sambungan telpon nya.
"Kemana kak?" tanya Nikita
"Kamu capek?" tanya Elbert kembali
"Engga kok, kenapa?" tanya Nikita
__ADS_1
"Kita temui Yanto.. dia lagi sama Baim" jawab Elbert
......Jangan lupa like biar author nya semangat buat up setiap hari 😁🥰......