Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Layaknya suami istri


__ADS_3

Nikita keluar dari kamar mandi dengan memakai bathrobe dan menggulung handuk di kepalanya.


"Kamu mandi gih kak, aku mau ganti baju" pinta Nikita


"Ganti aja" jawab Elbert singkat


"Iya tapi kak Elbert jangan disini, makanya mandi sana" Suruh Nikita


Cup


Elbert mengecup leher Nikita sebelum masuk ke kamar mandi.


Sedangkan sepeninggal Elbert membuat Nikita terpaku tidak bergerak beberapa detik. Namun ketukan pintu menyadarkan Nikita kembali


"Iya ma" jawab Nikita lalu membukan pintu yang diketuk mama hanna


"Tadi mama nyuruh Elbert nanyain kamu, eh malah gak balik-balik lagi. Mana dia?" kata mama Hanna


"Iya ma, tadi Nikita minta bantuan kak Elbert merapikan pakain di lemari" jawab Nikita bohong


"Ohh, jadi Elbert belum nanyain kamu?"tanya mama hanna


"Emang nya ada apa ma?" tanya balik Nikita


"Tadi mama suruh Elbert, kamu suka barbeque atau engga.. biar mama tau nyiapin bumbunya" jawab mama hanna


"Mau sih, tapi kan repot ma.. udahlah gak usah" balas Nikita


"Gak repot, mama cuma buatin bumbunya dibantu tante kamu lagi.. terus nanti yang bakar-bakar kan suami kamu" lanjut mama hanna


"Ohh gitu, ya udah yuk Nikita bantuin" jawab Nikita


"Engga usah, kamu duduk santai saja.. nanti tinggal makan" tolak mama hanna

__ADS_1


"Niki bosen ma.. seharian ini gak ngapain-ngapain" rengek Nikita


"Tadi abis beresin lemari kan capek" balas mama hanna


"Yang ngerjain kak Elbert ma" jawab Nikita


"Ngerjain apa?"tanya Elbert yang keluar dari kamar mandi


Mama hanna bingung atas pertanyaan Elbert, sedangkan Nikita takut ketahuan bohong. Tak mendengar jawaban atas apa yang ditanyakannya, Elbert kembali ngerocos aja.


"Oh.. yang tadi, emang ia aku yang ngerjain. Kamu ngapain bilang ke mama Nik? Malu tau" sambung Elbert


"Kenapa malu? suami istri itu seharusnya memang seperti itu!" lanjut mama hanna


"Ya udah yuk ma.. kita ke dapur aja" Ajak nikita yang ingin menghentikan percakapan anak dan mama yang berada dalam logika yang berbeda tapi tetap nyambung.


Membiarkannya berlanjut akan membuat Nikita semakin malu. Elbert yang ditinggalkan begitu saja menjadi bingung.


"Sore.." sapa yanto yang baru saja tiba


"Iya tante, mana tu anak?tanya Yanto


"Di kamar tuh, panggil aja" jawab mama hanna


"Kamar ini tante?" tanya yanto karena setaunya kamar Elbert itu di lantai atas


"Iya, karena Nikita lagi hamil jadi mereka sekarang pindah ke kamar itu" jawab mama hanna


Bertepatan Elbert pun keluar dari kamar. Kini semuanya jadi berkumpul di taman belakang, Acara barbeque dan makan malam pun berjalan dengan lancar.


...***...


Beberapa hari berlalu, hubungan Nikita dan Elbert semakin dekat. walaupun hingga saat ini Nikita belum membalas ungkapan hati Elbert, tapi itu semua tidak jadi masalah bagi Elbert karena yang dilihat Nikita tetap melayani segala kebutuhannya.

__ADS_1


Seperti pagi ini, Nikita menyiapkan segala keperluan Elbert untuk berangkat ke kantor.


"Kak.. ini jam tangan nya kok ketinggalan" Ucap Nikita yang menemukan jam tangan Elbert ketika dia sedang merapikan Nakas


"Iya.. aku lupa, Makasih ya sayang" Balas Elbert lalu mencium pipi kanan Nikita sekejap


Panggilan sayang sering terucap dari bibir Elbert untuk Nikita dan juga kecupan-kecupan ringan sering menjadi kejutan bagi Nikita.


Karena itu sekarang menjadi hobby baru Elbert, bahkan disaat ada mama hanna. Elbert tidak sungkan jika ingin mencium Nikita.


"Issshh kebiasaan deh" Ujar Nikita kesal


"Gemes deh kalau liat kamu ngambek" ledek Elbert lalu mecubit lembut hidung Nikita


"Kaaaaakk" teriak nikita


"Oh iya.. nanti malam aku ada acara di luar, kamu mau ikut?" tanya Elbert


"Engga deh kak, sekarang aku gampang ngantuk.. jadi malas kalau ada acara malam-malam" jawab Nikita


"Aku bisa buat kamu enggak ngantuk-ngantuk bahkan bisa terjaga sampai subuh" kata Elbert


"Ihh mesum" jawab Nikita


"Sama istri sendiri gak ada salahnya kan, kamu juga dapat pahala" lanjut Elbert


"Udah ah, malas Niki bahas yang gak penting sama kak Elbert


"Ngapain coba yang buat kamu engga malas?" ledek Elbert lagi


"Itu semalam pengaruh hormon kak, Bukan kemauan Niki sendiri.. lagian yang pancing duluan kan kak El juga" jawab Niki


Kembali teringat kejadian semalam, Nikita sangat agresif terhadap Elbert.

__ADS_1


Awalnya Elbert memijat kaki Nikita yang katanya agak kebas, Usil Elbert mengusap paha dan meraba bagian sensitif Nikita.


Nikita bagai tersengat listrik dan merasa ada tuntutan untuk memenuhi hasratnya, Tanpa sadar Nikita menahan tangan Elbert dan menarik tangan kanan elbert yang masih memijat kaki nya.


__ADS_2