
"Elbert.." Sapa Baim yang diangguki oleh Elbert
"Sil.. tante rahel ada?" tanya Nikita
"Mama lagi pergi, bentar lagi juga datang.. udah lama juga perginya tungguin aja" jawab Silvia sok lembut
"Ohh ya udah aku ke kamar dulu, nanti kalau tante rahel datang bilangin aku di kamar ya sil" pesan Nikita
"Gue ke ke atas dlu ya im" pamit Elbert kepada Baim
"Oke bro" jawab Baim
"Kamu dekat sama suaminya Niki?" tanya Silvia setelah Elbert dan Nikita masuk ke kamar
"Kita satu kampus dan beda jurusan jadi ketemu kalau ada acar reuni aja sih, tapi sekarang karena ada hubungan bisnis kita semakin sering ketemu" jawab Baim
"Ohhh.. kamu pernah bilangkan beb kalau Elbert itu salah satu donatur terbesar di acara reuni kampus, Berarti dia kaya dong?"Tanya silvia
"Ya.. bisa di bilang diantara kita semua yang seangkat dia paling kaya dan di dunia bisnis juga dia termasuk orang sukses termuda sekarang" jelas Baim
"Dia itu melanjutkan perusahaan yang di bangun mama nya dan berkembang pesat setelah ada di tangannya, dan setelah selesai kuliah dia hanya fokus untuk urusan kantor" lanjut Baim
"Setelah lulus kuliah dia langsung menjabat sebagai CEO? tanya Silvia lagi
"Iya karena mama singel parent" jawab baim
Silvia sedang asyik mengintrogasi Baim tentang kehidupan Elbert, sedangkan Nikita yang menunggu kedatangan tante Rahel menyusun beberapa barang-barang yang hendak di bawanya ke rumah Elbert dan Elbert hanya terdiam memandangi Nikita yang sedang sibuk akhirnya tersadar akan pakaian yang dipakai Nikita.
"Nik.." panggil Elbert
__ADS_1
"Eh.. iya kak ada apa? kak Elbet bosan ya?" tanya Nikita
"Engga kok, aku baru sadar aja sekarang.. coba kamu ke cermin" Kata Elbert
"Emang nya kenapa kak?" tanya Nikita yang mengikuti perintah Elbert
"Kami tadi itu ikut meeting sama aku dengan pakaian seperti itu.. Ckck"Kata Elbert
"Maaf kak, soalnya tadi sewaktu ganti baju aku enggak tau kalau kak Elbert akan ajak aku ke kantor, dan pakaian kantor aku juga sepertinya tidak ada yang muat lagi untuk dipakai sekarang" Jelas Nikita
"Aku sih gak masalah, asal kamu nyaman aja. Tapi tadi itu kamu nemenin aku sebagai sekretaris Nik, Untung saja Pak Edward tau kalau kamu itu istriku jadi mungkin dia tidak merasa aneh. Tapi Karyawan lainnya pasti bertanya-tanya tentang tanggung jawabku sebagai suami" Lanjut Elbert
"Kenapa kak? kak Elbert sudah menikahi aku.. jadi kak Elbert udah tanggungjawab kan?"tanya Nikita
"Ya maksud aku tanggung jawab berupa materi, penampilan kamu itu tidak mencerminkan bahwa kamu istri seorang CEO" jawab Elbert
"Jadi Niki harus gimana kak?" tanya Nikita
"Aku sudah terbiasa mandiri dan tidak boros kak, semenjak papa dan bunda pergi aku hidup menumpang sama tante Rahel" jawab Nikita
"Maaf nik, bukan maksud ku untuk membuatmu bersedih, aku hanya ingin kamu itu menerima nafkah dari" kata Elbert lagi
"Iya kak.. Nikita akan mencoba, tapi sebelumnya terimakasih untuk semuanya kak" balas Nikita
"Oh iya.. kita sudah menikah beberapa bulan tapi aku pernah berkunjung ke makam orantuamu, kapan kita ziarah ke sana?" tanya Elbert
"Kapan pun kak Elbert mau, dengan senang hati aku akan mengajak kak Elbert ke sana" jawab Nikita
Bertepatan perbincangan mereka selesai, terdengar ketukan pintu. Ternyata tante rahel sudah pulang.
__ADS_1
"Nik.. tante sudah pulang" panggil tante rahel
"Iya tante" jawab Niki lalu membukakan pintu dan langsung memeluk tante rahel
"kami sehat sayang?" tanya tante rahel mengusap lembul kepala Nikita
"Sehat.. tante gimana? Niki kangen banget sama tante"Nikita kembali memeluk erat tante rahel setelah tadi sempat melepasnya
"Tante juga sehat.. seperti yang kamu lihat. Dan pastinya tante juga kangen banget sama kamu" jawab Tante Rahel
"Apa kabar tante?" tanya Elbert yang ikut haru melihat istrinya yang sangat merindukan tante rahel
"Tante baik.. maaf ya kalian jadi nungguin, tadi tante ada acara arisan di rumah tetangga. Kenapa gak telpon tante aja sih tadi" kata tante rahel
"Tadinya kita mau ke rumah sakit kok tante, hari jadwal nikita kontrol kandungan. tapi karena dokternya belum ada kita jadi mampir ke sini dulu" Jelas Elbert
"Oh gitu, jadi jam berapa kalian ke rumah sakitnya?" tanya tante rahel
"Nanti aja tante.. jam 4 aja ya kak" Lanjut Nikita
"Terserah kamu aja, jangan lupa kabarin tante luna" jawab Elbert
" Ya udah tante buatin puding kesukaan kamu dulu ya Nik, masih sempat kok ini. Kalian istirahat aja dulu atau gabung sama Baim dan silvia di bawah" Kata Tante rahel
"Ohh.. baim belum pulang ya tante, ya udah Elbert kesana deh" sambung Elbert
"Aku bantuin tante ya" balas Nikita
" Kamu istirahat aja nik" jawab tante rahel
__ADS_1
" Ya udah deh, kalau aku ketiduran bangunin ya kak" kata Nikita
Elbert dan tante rahel turun ke bawah, Elbert menemui Baim yang sedang menonton tv dengan silvia sedangkan tante rahel langsung menuju dapur