Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Rencana pernikahan


__ADS_3

"Baim.." seru Elbert ketika sudah tiba di mini bar


"El.. Yanto sudah cerita semua nya" jawab Baim


"Lalu bagaimana dengan hubungan kalian?" tanya Elbert


"Aku akan mengakhirinya" jawab Baim


"Baim.. maafkan silvia, mungkin kalian memang tidak berjodoh" lanjut Nikita


"It's okay.. dan semoga Silvia bahagia dengan pilihannya" balas Baim


"Ya sudan kita pamit ya, Nikita sudah harus istirahat" kata Elbert


"Kita juga akan Segera pulang" jawab Yanto


"Nik.. kapan-kapan kita harus jalan atau hangout bareng sebelum kamu melahirkan" kata Natalie


"Oke Natalie.. kapan pun, i'm ready" jawab Nikita.


Beberapa hari setelah pertemuan mereka Gio menghubungi Elbert untuk menemani nya datang ke rumah Tante rahel.


Dan pada malam hari nya Nikita dan Elbert sudah bersiap-siap untuk memenuhi permintaan Gio.


"Nikitaa.. Tante sangat rindu" seru Tante Rahel ketika melihat Nikita masuk ke dalam rumah bersama Elbert

__ADS_1


"Niki juga rindu, Tante apa kabar?" tanya Nikita setelah melepas pelukan nya


"Tante baik, kamu gimana? ini udah bulannya?" tanya Tante Rahel balik sambil menggandeng Nikita untuk duduk bergabung dengan Silvia dan Gio yang sudah tiba lebih dulu


"Baik.. sehat dan mungkin bulan depan Niki sudah lahiran tante" jawab Nikita duduk di samping Elbert


"Gimana persiapan kalian El? kalau ada yang perlu Tante bantu jangan sungkun ya" lanjut Tante rahel


"Sampai saat ini masih aman tante, dan aku juga sudah mulai cuti sampai Niki nanti lahiran" jawab Elbert


"Cuti?" tanya tante rahel Bingung


"Iya tante.. selama kurang lebih dua bulan ke depan Yanto yang akan menangani kantor" jelas Elbert


"Eheeeem" dehem silvia karena merasa kehadiran nya tidak di anggap disana


"Baik" ketus Silvia


"Oh iya Gio, apa rencana kalian?" tanya Elbert


"Gio akan segera menikah aku dan akan bertanggungjawab atas anak nya yang ada dikandungan ku" jawab Silvia


"Silvia.. hargai orang yang sedang berbicara, Nak elbert menanyakan ini pada Gio. Biarkan Gio yang menjawab" tegas tante rahel


"Iya.. maaf ma" jawab silvia

__ADS_1


"Selalu saja salah.. muak aku dengan semua ini" Batin Silvia


"Benar apa yang dikatakan silvia, kita akan Segera menikah" jawab Gio


"Bagus lah kalau begitu, tapi maaf Apakah hubungan silvia dengan baim sudah selesai?" tanya Elbert


"Aku sudah mengakhiri nya, kemarin aku sudah menemui Baim" jawab Silvia


"Benar begitu Gio? Aku hanya tidak ingin ada masalah lagi dikemudian hari. Terlebih aku kenal dekat dengan Baim.. aku memikirkan perasaannya" lanjut Elbert


"Kemarin aku ada meeting, jadi hanya silvia yang menemui nya. Dan aku harap silvia tidak berbohong" jawab Gio


"Kalau tidak percaya kamu hubungin saja dia El" kata Silvia


"Baim juga sudah menghubungi tante, mungkin setelah silvia menemui dia" jawab tante rahel lagi


"Baim minta maaf kepada tante, karena katanya dia gagal menjaga silvia" lanjut tante rahel


"Oke.. berarti hubungan Gio dan silvia tidak akan ada masalah lagi ke depannya. kalau ada waktu aku juga akan menemui Baim nanti" sambung Elbert


"Jadi kapan.. apa kalian sudah menentukan hari spesial nya?" tanya Nikita


"Kita hanya akan menikah secara agama dulu, karena kalau mengadakan pesta yang meriah akan repot sedangkan kehamilan silvia sudah mulai terlihat" jawab Gio


"Tapi aku mau kita mengadakan resepsi beb" kata Silvia

__ADS_1


"Tante tidak mempermasalahkan tentang pesta pernikahan, itu terserah kalian.. yang penting kalian kalian sah saja dulu" sambung tante rahel


"Engga mau.. aku mau nya diadakan pesta walaupun kecil-kecilan saja dulu" kekeh silvia


__ADS_2