
Setelah selesai makan malam, mama hanna, Nikita dan Elbert langsung memutuskan untuk segera istirahat.
Keesokan harinya, Elbert dibangunkan oleh deringan ponselnya.
"Ada apa yanto menelpon pagi-pagi banget" guman Elbert lalu menggeser bulatan berwarna hijau diponselnya
"Hallo.. El maaf gue ganggu pagi-pagi seperti ini" sapa Yanto
"No problem, ada apa?" tanya Elbert
"Pagi ini jam 10 akan ada meeting, Para petinggi Perusahan ingin secepatnya menyelesaikan masalah saham dari perusahaan pak Gio, karena kemarin pihak pak Gio sudah membatalkan pencabutan sahamnya" jelas Yanto
"Oke, semalam juga Gio sudah hubungi gue.. dia minta maaf tapi gue bilang biar kantor yang urus" jawab Elbert
"Ya sudah.. kalau begitu sampai jumpa kantor el" kata yanto mengakhirinya panggilannya
"Aku membangunkan mu istriku.. Maaf" ucap Elbert lalu mencium kening Nikita
"Engga kok, aku terbangun karena terdesak kak" jawab Nikita
"Terdesak?" ujar Elbert bingung
"Mau pipis" jawab Nikita langsung turun dari ranjang dan berlari kecil menuju kamar mandi.
Elbert terkekeh gemas melihat tingkah laku istrinya yang seperti anak-anak baru bangun tidur padahal sebentar lagi akan punya anak.
__ADS_1
...***...
Di perusahaan Elbert ELANG CORP, tepatnya di ruang meeting semua petinggi perusahaan yang memiliki saham dan para direktur setiap divisi sudah duduk di kursi masing-masing, termasuk Elbert dan disampingnya berdiri Yanto juga seorang sekretaris nya.
Sekitar 1jam lebih meeting berjalan dengan lancar dan Elang Corp hanya menerima 50% saja dari saham sebelumnya dari KeyGo perusahaan Gio, karena pihak yang lain sudah mengambil alih 50% sisanya untuk perusahaan lain.
Sebelumnya Gio menolak karena ingin mengembalikan saham sebelumnya secara utuh, tapi karena Elbert juga menyetujui akhirnya mereka sepakat.
"Terimakasih pak Gio" ucap Elbert ketika hanya tinggal mereka juga yanto yang berada di ruang meeting
"saya ingin kita adakan makan malam atas permintaan maaf dari saya pribadi" kata Gio
"Baiklah, jika saya berhalangan mungkin Yanto yang akan hadir tapi kami usahakan untuk hadir bersama disana. Maaf istri saya sedang hamil tua tidak tega meninggalkan malam-malam, jika dia bersedia ikut maka saya akan datang" jelas Elbert
"Sebenarnya saya ingin menyampaikan sesuatu yang penting, jika pak Elbert ada waktu sekarang" sambung Gio
"Tidak ada, karena seharusnya hari ini anda sudah cuti pak" kata Yanto
"Oke.. kita bicara di sini atau di tempat lain?" tanya Elbert kepada Gio
"Disini saja pak" jawab Gio
"Kalau begitu saya permisi dulu pak" ucap Yanto kepada Gio dan Elbert
"Jangan lupa nanti malam pak Yanto" balas Gio yang di angguki Yanto
__ADS_1
"Jadi begini pak Elbet, maaf sebelumnya saya tidak tau kalau silvia adalah kakak ipar anda" ucap Gio memulai perbincangan
"Silvia? anda mengenalnya?" tanya Elbert
"Iya.. dan dia mengakui bahwa anak yang sedang dia kandung sekarang itu adalah anak saya, tapi saya tidak percaya pak.. Maaf pak" lanjut Gio
"Dimana dia sekarang? Istri saya sangat mengkhawatirkan nya" sambung Elbert
"Dia ada bersama adik saya, kebetulan mereka bersahabat.." jawab Gio
"Lalu, kenapa anda tidak bertanggungjawab?" tanya Elbert
"Saya tidak yakin kalau itu adalah anak saya, karena pada saat itu silvia juga punya pacar dan mungkin saja kan mereka juga melakukannya" jawab Gio
"Saya mengenal pacar Silvia, dan dia sudah mengatakan bahwa itu bukan perbuatannya. Karena kesibukan nya dia juga sudah lama tidak berhubungan dengan silvia.. tapi jika tidak ada yang mengakui sebagai pacar dia akan bertanggungjawab pak Gio" jelas Elbert
"Katakan dimana silvia? saya akan menjemputnya dan membawanya kepada pacarnya jika memang pak Gio benar-benar tidak akan bertanggungjawab" lanjut Elbert
"Saya akan membawa silvia nanti malam pak Elbert, dan kita bahas ini sekaligus kalau anda tidak keberatan" jawab Gio
"Baiklah.. sampai bertemu nanti malam" ujar Elbert
"Kalau begitu saya permisi dulu pak" pamit Gio menjulurkan tangannya
"Terimakasih pak Gio" jawab Elbert menyambut
__ADS_1
tangan Gio
Jangan Lupa Like setelah membaca, tinggal juga jejak komentarnya sayangkuh 🥰