Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Bertemu Ceo


__ADS_3

"kamu pakai mobil tante aja Nik" tawar rahel


"Engga usah tan, aku naik taksi aja.. takutnya nanti tante atau silvia ada keperluan penting" tolak Nikita


"Ya udah kamu hati-hati.. Good luck sayang" Kata tante Rahel lagi


"Sil.. aku tinggal dulu ya, cepat sembuh ya" pamit Nikita yang hanya diangguki Silvia


Nikita pun langsung pergi meninggalkan rumah sakit dan menyetop taksi menuju perusahaan Elang corp. Nikita yang semangat dan terburu-buru pun tidak sengaja menabrak seorang lelaki tampan yang sanggat gagah di lobby kantor.


"Maaf pak,tadi saya terburu-buru" kata Nikita


Nikita benar-benar takut dan kaget karena yang di tabraknya adalah Ceo perusahan ini, Nikita mengenal Elbert hanya lewat berita kantor dan melihat foto nya yang sering masuk majalah bisnis. Bertemu, berpapasan bahkan bersentuhan walau tidak sengaja baru kali ini.


"Kamu karyawan baru?" tanya Elbert


"Calon karyawan pak, tapi selama ini saya juga magang di perusahan ini" jelas Nikita sopan


"Ohh, kamu melamar pekerjaan disini? sudah magang tapi tidak di panggil dan dijadikan langsung karyawan berati kamu kurang berpotensi selama ini" Ucap Elbert lalu berlalu meninggalkan Nikita yang mematung disana

__ADS_1


"Huhhh.. dingin banget ya AC kantor ini bahkan sangat mencekam" gumam nikita setelah Elbert jauh dari tempatnya berdiri sekarang


Nikita pun berjalan santai menuju ruang HRD dengan hati-hati karena takut menabrak orang atau bahkan terjatuh, sangat memalukan.


Setelah mengetuk pintu dan mendengar perintah masuk dari orang yang berada dalam ruangan yang didatangi, Nikita pun langsung masuk


"Selamat siang pak" sapa Nikita


"Siang, kamu Nikita kan?" tanya Hermanto


"Iya pak, saya dipanggil untuk Interview hari ini" jawab Nikita


"Saya belum mendapat informasi tentang lowongan yang ada pak, kalau boleh tau memang nya dibagian apa pak? tanya Nikita penasaran.


" Sekretaris pak Elbert sedang cuti karena akan melahirkan dalam waktu dekat ini, jadi saya harus segera mendapatkan pengganti nya" jawab pak Hermanto


"Maaf pak, kalau jadi sekretaris bukan bidang saya. Saya hanya lulusan Akuntansi, saya takut tidak bisa kalo menjalankan pekerjaan sebagai sekretaris, apalagi sekretaris CEO" keluh Nikita


"Kalau kamu bersedia, kamu hanya akan menjadi sekretaris selama 6bulan. setelah itu kalau kamu memang tidak menguasai bidang tersebut kamu bisa kembali ke distributor" kata Pak Hermanto

__ADS_1


"Tapi saya tidak yakin pak, saya benar-benar tidak ahli menjadi sekretaris" jawab Nikita


"Pak elbert punya Asisten pribadi yang sudah mengatur semua jadwalnya, kamu cukup menjadi pendamping tambahan saja" jelas pak hermanto lagi


"Oke baiklah akan saya coba pak dan saya akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik" kata Nikita karena dia sangat ingin langsung bekerja


"Oke.. selamat bergabung di Elang Corporation's, kamu bisa langsung bekerja mulai hari kamis ini" kata pak hermanto


"Kamis.. lusa pak?"


"Iya karena besok sekretaris pak elbert akan resmi cuti selama bulan" jawan pak hermanto


"Ohh.. baiklah, terimakasih. saya pamit undur diri pak, karena sayang harus mempersiapkan segala keperluan untuk mulai bekerja nanti" pamit Nikita


"Oke.. silahkan" jawab Hernanto


Nikita pun keluar dari ruangan Pak Hermanto dan segera pulang ke rumah. Sesampai nya di rumah Nikita langsung masuk ke kamar untuk membersihkan diri.


Tak lama kemudian Nikita selesai dan berniat untuk menjenguk Silvia di rumah sakit dan menyampaikan kabar bahagianya kepada tante Rahel.

__ADS_1


__ADS_2