
akhirnya Nikita pun mengalah untuk ikut ke rumah mama hanna dan Elbert. Setelah Pamit kepada tante rahel dan juga silvia, Nikita berangkat bersama Elbert
* Dirumah Keluarga Elbert
"Kalian pasti capek, langsung istirahat aja ya" kata mama hanna ketika sudah masuk ke dalam rumah
"El.. bawain koper Nikita ke kamar kamu" lanjut mama hanna
"Aku bisa sendiri pak.. eh kak" ucap Nikita
Mama hanna menggelengkan kepala nya melihat Elbert membiarkan Nikita menyeret koper nya dan mengikuti Elbert dari belakang menuju kamar Elbert.
"Masuk" kata Elbert setelah membuka pintu
"Makasih" jawab Nikita dan langsung masuk menyeret kopernya
"Lemari pakai ada disana, kamu boleh pakai mana yang kosong dan anggap kamar ini kamar kamu juga" kata Elbert
tanpa menjawab nikita mulai menyusun pakaian nya ke dalam lemari dan menata alat make up di nakas kecil milik Elbert dan menyusun perlengkapan mandi nya di dalam kamar mandi.
"Kak aku mau mandi duluan ya" izin Nikita
"Mandi aja" jawab Elbert
Beberapa menit kemudian Nikita keluar dengan aroma yang sangat fresh sampai ke penciuman Elbert. Seketika Elbert mengalihkan pandangan nya dari laptop ke arah Nikita yang sedang mengeringkan rambutnya
"****.." umpat Elbert yang langsung terpancing karena reaksi obat kemarin masih belum habis sampai sekarang
"Kenapa kak?" tanya Nikita
"Reaksi obat perangsang kemarin masih ada" jawab Elbert lalu langsung masuk kedalam kamar mandi
__ADS_1
Beberapa menit kemudian Elbert keluar, ternyata setelah mandi air dingin pun tidak menghilangkan hasrat Elbert, tetapi dia berusaha keras untuk menahannya.
Nikita juga bingung, tidak tega melihat Elbert gelisah menahan hasrat nya tapi sejujurnya dia juga belum siap jika harus melakukannya lagi.
"Nik.." panggil Elbert
"Iya kak, ada apa" tanya Nikita
"Tolong bantu aku lagi, Aku ga tahan Nik" pinta Elbert
Tidak mendapat jawaban dari Nikita itu membuat Elbert menggang Nikita tidak menolak dan akhirnya hal itu terjadi untuk yang kedua kalinya.
Kali ini Elbert melakukannya lebih lembut karena tidak harus memaksa Nikita dan tidak mendapat perlawanan dari Nikita.
"Maafin aku" ucap Elbert setelah selesai melakukan hal yang biasa dilakukan pengantin baru saat malam pertama
Nikita tidak menjawab hanya berbaring membelakangi Elbert.
"Engga" jawab Nikita pelan
"Besok aku ada meeting ke luar kota, kamu gak apa-apa kan aku tinggal sama mama?" tanya elbert
"Kalau boleh aku mau tidur di rumah tante rahel" jawab Nikita
"Aku Perginya subuh nik" kata Elbert
Tidak mendapat jawaban lagi dan lagi dari nikita, akhirnya Elbert turun dari tempat tidur lalu dudul di kursi kerjanya yang ada di kamar melihat beberapa berkas yang akan di bahasnya besok.
...***...
Keesokan harinya Nikita bangun dan tidak mendapati Elbert di samping nya tapi Nikita mendengar suara gemrcik air dari kamar mandi.
__ADS_1
Tak lama kemudian Elbert keluar dari kamar mandi, dan hanya melirik Nikita sekilas tanpa ada ucapan basa-basi.
Hari berikutnya Elbert berangkat keluar kota bersama Yanto dan meninggalkan Nikita masih tertidur tanpa pamit.
Sepulang dari luar kota Elbert tidak mendapati Nikita di rumah, bukan mencari atau sekadar menanyakan kepada Art atau mama Hanna.. Elbert langsung melanjutkan pekerjaaan nya yg belum selesai.
Tok..tok..tok.. Pintu kamar Elbert di ketuk. Elbert pun membuka pintu, ternyata mama hanna.
"Tadi Nikita izin ke rumah tante nya, katanya ada barang penting yang mau di ambil. Kamu jemput gih sekarang" suruh mama hanna
"Aku capek ma, baru juga pulang dari luar kota" jawab Elbert
"Secapek apa pun sekarang nikita Itu tanggungjawab kamu El, bukan berarti kamu sudah menikahinya berarti tanggungjawab kamu selesai" jelas mama hanna
"Iya ma.. harusnya nikita juga ngertiin Elbert dong, Nikita juga pasti tau aku itu capek baru pulang kerja jadi harusnya itu dia sadar dan pulang sendiri tanpa Elbert jemput ma" balas Elbert.
"Aku udah pulang kok" jawab Nikita yang baru saja sampai dan mendengar kata-kata Elbert
"Kamu pulang sama siapa nik?" tanya mama hanna
"Sendiri ma, kebetulan kemarin mobil aku masih tinggal di rumah tante rahel" jawab Nikita
"Maaf ya kak, aku telat..harusnya aku pulang lebih cepat dari kak Elbert" lanjut Nikita
"Gak apa-apa, aku juga baru sampai" jawab Elbert
"Nik, kamu bantu mama di dapur bisa kan?" tawar mama hanna
"Ohh.. iya bisa ma, sebentar aku antar ini dulu ke kamar" jawab Nikita
Dan setelah itu Nikita menyusul Mama hanna di dapur, meninggalkan Elbert yang fokus di meja kerja nya.
__ADS_1