Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Elbert bertemu Gio


__ADS_3

Keesokan harinya, Nikita pergi ke rumah sakit dan Elbert harus pergi ke kantor karena ada meeting penting. Beruntung mama hanna belum pulang sehingga Kiel bisa dititip Kepda nenek nya.


"Maaf ya ma jadi ngerepotin" kata Nikita setelah selesai sarapan


"Gak apa-apa sayang, kita ini keluarga.. jangan membedakan keluarga kamu dengan mama" jawab mama hanna


"El juga nanti langsung pulang sebelum makan siang ma, cuma sebentar kok meeting nya" kata Elbert


"Iya iya.. kalian berdua tenang aja, Kiel aman sama mama" jawab mama hanna


"Sayang.. kamu beneran gak mau aku anter aja dulu?" tanya Elbert ketika sudah berada diambang pintu


"Engga usah Pah, aku bawa mobil sendiri aja.. nanti kamu malah telat lagi" jawab Nikita


"Ya sudah, hati-hati ya istriku sayang" kata Elbert lalu mengecup kening Nikita


Ketika Elbert hendak mencium bibirnya, langsung ditahan oleh Nikita dengan jarinya.


"Hmmppp, kenapa sih Mah?" kesal Elbert

__ADS_1


"Ih.. ada mama tau, malu" jawab Nikita


"Kamu gemesin tau gak kalau lagi ngomel begini" kata elbert mencubit hidung Nikita


Sekarang Elbert sudah berada di kantor dan Nikita berada Di rumah sakit menjenguk Silvia.


"Gimana Keadan silvia sekarang Tante?" tanya Nikita


"Semalam Silvia sempat histeris karena ketika membuka matanya penglihatan tidak jelas Nik" jawab Tante Rahel


"Bayinya gimana tante? Belum dikasih ASI dong?" tanya Nikita


"Belum dan sepertinya juga tidak akan minum ASI, dokter menganjurkan untuk dikasih susu formula saja. Karena keadaan Nikita tidak memungkinkan untuk menyusui" jawab Tante rahel


"Apa Gio sudah sampai disana sayang?" tanya Elbert


"Tidak ada, kenapa memangnya?" tanta Nikita balik


"Tadi aku bertemu dengan Gio di kantor, aku sudah menceritakan tentang silvia dan menyuruh Gio untuk segera ke rumah sakit" jawab Elbert

__ADS_1


"Sampai sekarang belum ada datang sayang" jawab Nikita


"Atau mungkin dia hanya menemui bayinya, karena tadi Gio juga punya alasan kenapa tidak pernah datang menemui Silvia di rumah tante rahel, ternyata mereka sedang bertengkar selama ini" balas Elbert


"Ohh.. begitu, sebentar aku akn lihat ke ruangan bayi dulu" jawab Nikita


"iya sayang, aku mau pulang juga nih.. " kata Elbert


"Udah selesai emang?" tanya Nikita


"Udah, aku sengaja tidak menerima beberapa meeting untuk beberapa hari nanti sayang. Karena kalau tidak dibantu Yanto aku akan kewalahan" jawab Elbert


"Ya sudah, aku pulang nya nanti agak sore gak apa-apa ya Pah?" izin Nikita


"Iya gak apa, Kiel biar aku sama mama aja nanti yang urus, kamu bantu tante Rahel aja.. tapi kamu bawa pompa ASI nya kan? Aku gak tega liat kamu semalam kesakitan gitu karena ASI nya penuh sayang" kata Elbert


"Iya aku bawa kok, Nanti setelah cek Gio ada disana atau engga aku langsung pompa ASI nya Pah" jawab Nikita


"Ya sudah, bye sayang" kata Elbert mengakhiri panggilan nya.

__ADS_1


"Kenapa Nik?" tanya tante rahel


"Tadi Elbert bertemu dengan Gio di kantor tante dan menyuruh Gio untuk ke rumah sakit. Sebentar aku mau lihat ke ruangan bayi.. mungkin ada disana" kata Nikita lalu beranjak keluar dari ruangan Silvia untuk menuju ruangan Bayi


__ADS_2