
"Kita kayaknya gak bisa nginap Nik, soalnya besok Keysa mau balik lagi.. banyak urusan di villa, Gio juga besok ada meeting katanya" jawab Silvia
"iya El, besok kita ada meeting.. kamu ingatkan?" tanya Gio
"Yanto sudah ngasih tau kok, tapi dari beberapa minggu yang lalu aku sudah mengambil cuti beberapa bulan ke depan Gio. Sepertinya Yanto yang akan menggantikan aku untuk meeting besok" jawab Elbert
"Ohh kamu mau jadi suami siaga nih ceritanya?" ledek Gio
"Ya kurang lebih seperti itu, karena hanya ini juga yang bisa aku perbuat bahkan tidak sebanding dengan Nikita yang sudah mengandung selama 9bulan dan nanti akan melahirkan bertaruh nyawa" jawab Elbert melirik Nikita yang duduk dihadapan nya bersama silvia
"Itulah perjuangan seorang wanita el" jawab Gio
"Jadi pengen nikah aku.. kalau liat suami istri seperti kalian" ujar Keysa
"Memang nya kenapa kamu belum nikah key? Kamu itu udah cantik.. sukses lagi" sambung Nikita
"Belum ketemu jodohnya Nik" jawab Keysa
"Kamu terlalu milih kali, Yang suka atau deketin kamu pasti banyak" lanjut Nikita
"Nik.. ada yang mau aku tanya deh sama kamu, kita bisa ngomong berdua?" tanya silvia
"Ngomong apa sil? kenapa harus berdua?" tanya Nikita
"Masalah ranjang" bisik silvia
"Ohh.. Mmm kita ngomong di dapur sekalian ambil cemilan ya" jawab Nikita
"Tapi aku lagi gak bisa nyium aroma dapur Nik, langsung mual. Dikamar boleh? di kamar tamu juga gak apa-apa" Kata Silvia
__ADS_1
"Ya udah kalian ngomong di kamar aja sayang" sambung Elbert
"Terus Keysa sendiri dong?" tanya nikita
"Kan ada Gio dan Elbert, lagian gak lama kok" jawab Silvia
"Ya udah gak apa-apa.. mungkin silvia mau tanya tentang hal penting yang privasi, kita mau bahas kerjaan juga.. mana tau bisa joint nanti ambil proyek bareng" tambah Keysa
"Ya udah kami ke kamar sebentar ya" pamit Nikita
"Hati-hati sayang" kata Elbert ketika Nikita melewatinya
"Yes.. berhasil, akhirnya Keysa bisa ngomong lebih dekat dengan Elbert tanpa gangguan Nikita" Batin Silvia lalu mengikuti langkah Nikita menuju kamar
"Key.. kamu bisa tolong ambilkan cemilan untuk menemani kita ngobrol-ngobrol, sepertinya Bik ros sudah tidur" kata Elbert
"Boleh.. di dapur dimananya El?" tanya Keysa yang sudah berdiri
"Gio elo mau apa?" Teriak Keysa ketika sampai di dapur
"Apa aja deh, terserah.. gak usah teriak juga kedengarannya" jawab Gio
"Maaf ya el.. keysa buat ribut" lanjut Gio
"Gak apa-apa kok, lagian lantai bawah ini kedap suara kok.. jadi gak akan menganggu orang yang sudah ada di kamar" jawab Elbert
"Nih El.." ujar keysa memberikan toples berisi kacang telur kepada Elbert
"Makasih ya key" jawab Elbert
__ADS_1
"Lengkap banget cemilannya" kata Keysa
"Iya.. Nikita semenjak masuk trimester ketiga kemarin suka banget nyemil. Jadi setiap kita atau mama keluar pasti ingat beli cemilan" jawab Elbert
"Nikita beruntung banget punya suami seperti kamu dan mertua seperti tante hanna ya el" lanjut Keysa
"Ya.. orang baik akan di pertemukan dengan orang baik, seperti elbert dengan Nikita dan Gue dengan silvia Key" sambung Gio
"Iya key.. kamu pasti akan dapat suami yang lebih baik juga nanti" lanjut Gio
"Udah ah.. kita kan mau bahas kerjaan kok malah bahas jodoh-jodoh gini" jawab Keysa terkekeh sendiri
"Kerjaan mah masih bisa nanti, kalau ngobrol seperti ini jarang bisa" balas Elbert
Dan jawaban Elbert itu di dengar oleh Nikita, yang membuat bumil itu semakin berpikiran negatif tentang suaminya dan keysa.
"Kak el mungkin sebenarnya juga suka sama keysa, apa pun yang terjadi nanti aku harus ikhlas" Batin Nikita
"Nik.. maaf ya kita ambil cemilan kamu" kata keysa ketika melihat Nikita dan silvia datang
"Gak apa-apa keysa santai saja" jawab Nikita
"Kamu istirahat sayang, udah larut nih" kata Elbert
"Kamu nyuruh aku istirahat kak, sedangkan mereka belum pulang. Untuk apa? Agar kamu bisa lebih leluasa Ngobrol dengan keysa?" Ucap Nikita dalam hati
"Sayang..." panggil elbert ketika melihat Nikita bengong
°°°°Jangan lupa Like dan Komentar nya say°°°°
__ADS_1
...Happy Reading 💕...