
"Nikita.. Elbert.. Makan malam yuk"Panggil mama Hanna
"Iya ma, kami akan menyusul" Jawab Nikita ketika membuka pintu
"Cepat ya sayang, kamu gak boleh telat makan" ucap Mama hanna
"Kamu duluan aja Nik, aku mau mandi dulu" Jawab Elbert
"Ya udah aku siapan baju kak Elbert lalu langsung turun ya ma" Kata Nikita
"Oke.. mama tunggu di meja makan" Jawab mama hanna dan pergi meninggalkan kamar Elbert dan Nikita
"Kak, aku duluan ya.. ini pakaian nya udah aku siapan" Teriak nikita di depan pintu kamar mandi tapi tidak mendapat jawaban dari orang yang sedang senyum-senyum sendiri di dalam kamar mandi.
Nikita keluar dari kamar dan menghampiri Mama Hanna si meja makan dan sambil menunggu Elbert kedua wanita yang terlihat akrab itu pun berbincang ringan.
"Kamu udah lama gak ketemu sama mbak rahel Nik, apa engga kangen?" tanya mama hanna
"Kangen sih ma, tapi aku gak berani kalau gak izin sama kak Elbert dan sepertinya kak Elbert gak suka kalau aku sering keluar rumah apalagi tanpa seizin nya" jawab Nikita
"Kok gitu, apa Elbert pernah melarang?"Tanya mama Hanna lagi
"Engga sih ma, tapi yang dulu aku pernah ke rumah tante rahel saat kak Elbert ke luar kota.. sepulang dari sana aku dengar pembicaraan mama dan kak Elbert" Jawab nikita
"Emmm.. itu-"Pembicaran mereka terpotong karena Elbert sudah datang
"Kapan kamu mau ke rumah tante Rahel? Aku anter.." ucap Elbert dan duduk bergabung bersama mama hanna dan Nikita
"Engga kok kak, Kak Elbert kan sibuk.. aku bisa kok nyuruh Tante Rahel aja yang ke sini" jawab Nikita
__ADS_1
"Bagus nya gitu sih Nik, kita bisa ngobrol atau masak bareng di sini" lanjut mama Hanna
"Terserah kalian deh" sambung Elbert dab menyendok naso dan lauk pauknya ke piring nya
Mereka bertiga pun makan dengan porsinya masing-masing, Mama hanna melirik Nikita yang sangat lahap menyantap makanannya
"Selera makan kamu mulai meningkat ya nik" Ucap Mama hanna tersenyum kepada Nikita
"Eh.. iya ya ma.. Nikita juga ga sadar, Mungkin karena masakan mama enak ya" jawab Nikita yang sedikit malu menyadari cara makannya
"Bukan karena masakan mama, tapi karena ada Elbert" Goda mama Hanna
"Maksud mama?" tanya Elbert Bingung
"Ya.. tadi siang Nikita tidak selera makan karena gak ada kamu tapi sekarang kamu lihat sendiri Nikita sangat lahap" Terang mama Hanna
"Apalagi kalau kamu siapin El, mungkin Nikita akan nambah tuh" Ledek mama hanna lagi
"Udah ma.. Nanti Nikita keselek mama godain terus" jawab Elbert
Dan setelah selesai makan malam, Mama hanna dibantu Nikita untuk membersihkan meja makan karena Art nya sedang pulang kampung
"Berapa hari Bik Ria ke kampung ma?"Tanya Elbert
"Katanya sih 3hari, mungkin besok sudah balik lagi" jawab mama hanna
"Ohhh" ucap Elbert dan pergi ke ruang keluarga
"Udah biar mama aja, kamu ikut Elbert aja" kata mama hanna
__ADS_1
"Gak apa-apa ma, biar Nikita bantu ya" bantah Nikita
"Teraerah kamu deh.. Elbert memang beruntung dapat istri seperti kamu nik" jawab mama hanna
"Aku yang beruntung ma, Punya keluarga yang nyaman seperti ini.. terlebih punya mama, aku merasa seperti kembali punya bunda" sambung Nikita sambil membilas piring dan mama hanna yang menata di tempatnya.
"Mama senang banget punya anak perempuan yang manis dan lembut sperti kamu nik, mama itu engga menganggap kamu itu menantu tapi mama anggap kamu itu adalah anak perempuan mama" lanjut Mama hanna
"Makasih ma" jawab Nikita
"Udah selesai, yuk" kata Mama hanna dan maraih bahu Nikita
"Kamu disini El.." kata mama hanna melihat Elbert duduk menonton tv di ruang keluarga
"Belum ngantuk ma, jadi mau nonton aja" jawab Elbert
"Aku temenin ya kak" kata Nikita yang di angguki Elbert
"Mamq gak mau ganggu deh, mama ke kamar aja ya" pamit mama hanna
Sepeninggal mama hanna, Elbert dan Nikita sama- sama diam dan menatap layar Tv.
.
.
Bela-belain up 3bab, mudah-mudah dapat like dan vote 🥰🥰
Selamat membaca kesayanganku, tolong di dukung dan di support lagi ya 💕
__ADS_1