Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Lamaran


__ADS_3

"Beneran nih kamu mau traktir tante nik?? tanya tante rahel


"ishhh.. tante ga percaya sama niki?? Nikita balik bertanya


"Iya deh tante percaya, tapi tante udah masak juga lo ini.. nanti mubajir kan. mendingan uang kamu tabung lagi, Kamu kan belum punya penghasilan tetap sekarang" kata tante rahel


"Ya udah deh, kita makan masakan tante aja dulu. Tapi aku janji tan.. setelah ini aku akan langsung cari kerja dan kalau nanti aku udah kerja terus udah punya penghasilan, gaji pertama aku buat Tante tidak boleh nolak" ketus Nikita yang sebenarnya ingin sekali mentraktir Tante nya walau lun hanya sekedar makan malam di restoran sederhana


"Terserah kamu deh Nikita.. anak tante yang paling baik" jawab tante Rahel


"Eh iya.. tante belum jawab tadi, Silvia kok belum pulang tan??" tanya Nikita

__ADS_1


"Tadi sih sebelum dia berangkat ke acaranya Baim terus tante ke acara wisuda kamu, udah Tante bilang jangan lama pulang supaya kita bisa makan malam bersama merayakan wisuda kamu" jelas tante rahel mulai menata piring di meja makan


"aku coba telpon ya tan" kata Nikita sembari menscrool layar ponselnya mencari kontak silvia setelah mendial nomorny terdengar suapa operator yang menyahut.


"Ga aktif tante" lapor Nikita


" Ya udah kita makan aja dulu, nanti silvia nyusul.. Mungkin juga dia udah makan disana atau acara nya belum selesai nik" jawab tante Rahel


" tante gak punya nomer nya Baim? atau teman silvia yang mungkin ada disana.. ini udah pukul 7 lebih 20 menit tan" sambung Nikita menunjukan jam nya yang memang sudah hampir setengah delapan malam


"Ya Tante cantik.. makasih ya udah sayang sama nikita. kita makan yuk.." ajak Nikita

__ADS_1


"Terus apa rencana kamu setelah ini nik" tanta tante Rahel


"Aku sih maunya langsung kerja kalo keterima tan, aku udah masukan lamaran kemarin ke perusahaan tempat aku magang kemarin. kebutulan ada lowongan kerja disana" jawab Nikita sambil menyendok nasi dan soup kesukaannya.


"Gercep juga kamu melamar ya.. Hahaha" canda tante rahel


"Kalo kerjaan sih iya tan.. tapi kalo aku sih nunggu dilamar aja.. hahaha" timpal Nikita


Keduanya saling tukar candaan sambil makan, Nikita memang hanya kepokan Rahel. Tapi Nikita jauh lebih pintar mengambil hati Rahel, itulah yang membuat Silvia iri kepada Nikita.


Silvia merasa kalau Nikita telah merebut Rahel darinya. Padahal perlakuan Rahel adil kepada dua gadis yang dia sayangi itu. Dan tidak mungkin Rahel melebihi sayangnya kepada Nikita dibandingkan dengan Silvia.

__ADS_1


Jam sudah menujukan pukul 21.00 WIB, Silvia belum juga tiba di rumah, Rahel menunggunya di ruang tamu sampai tertidur. Karena setelah selesai makan tadi Nikita pamit ke kamar mempersiapkan beberapa berkas lamaran nya yang masih kurang.


Karena kecapekan Nikita juga Ketiduran.


__ADS_2