
"Nik.." panggil Elbert
"Ya kak, ada apa?" tanya Nikita
"Kenapa pergi dari rumah gak bilang sama aku?" tanya Elbert
"Ehemm.. Tante liat korban yang di tabrak Elbert dulu ya" Kata Tante rahel ingin memberi ruang kepada dua pasangan itu.
"Iya tante" jawab Elbert
"Nik.. jawab aku, aku ada salah sama kamu? " tanya Elbert kemudian setelah tante rahel keluar
"Kamu marah sama aku karena aku pulang larut, aku udah ngabarin kamu Nik.. karena aku sibuk banget di kantor sampai-sampai harus lembur karena ini akhir bulan" lanjut Elbert
"Maafin aku ya kak, harusnya aku gak pergi gitu aja dari rumah tapi aku juga gak tau kenapa" jawab Nikita menunduk
"Apa yang kamu sembunyikan dari aku?" tanya Elbert lalu Nikita hanya menggeleng
"Oke kalau kamu belum mau cerita gak apa-apa, tapi tolong jangan ulangi lagi Nikita. Sehari saja kamu ninggalin aku tanpa kabar kamu liat kan apa yang terjadi" kata Elbert lalu memalingkan wajahnya ke arah lain tidak lagi memandang Nikita
Sangat sulit bagi Nikita untuk mengungkapkan perasaan nya yang tengah curiga kepada Elbert, Nikita belum siap atas apa yang akan menjadi jawaban dari suaminya.
Sehingga dia memilih untuk memendam dulu perasaan curiganya, dan akan mencari tau sendiri kebenaran nya.
"Nih.. Nasi soto nya" Ujar Yanto ketika masuk tanpa mengetuk pintu
"Thanks bro" jawab Elbert
__ADS_1
"Suapin tuh suami kamu Nik" Suruh yanto
"Iya kak" jawab Nikita langsung menyuapi Elbert pelan-pelan
"Gimana keadaan orang yang gur tabrak Yan?" tanya Elbert
"Satu lagi masih belum sadar, kata dokter mungkin beberapa jam lagi. Yang satunya cuma lecet-lecet ringan kok" jelas Yanto
"Syukur deh.. elo urus semua pengobatan ya, sampaikan sama mereka gue belum bisa jenguk karena keadaan gue juga masih seperti ini" Kata Elbert
"Korban sih gak banyak nuntut apa-apa, tapi ada salah satu keluarganya yang susah diajak ngomong. Gue udah bilang kalau kita akan tanggungjawab sampai keduanya sembuh, tapi dia minta surat perjanjian" jelas Yanto lagi
"Wajar aja kan bro.. gak apa-apa elo buat aja surat nya" jawab Elbert
"Tapi dia minta biaya tak terduga selain biaya rumah sakit El, kelewatan banget kan" lanjut Yanto
"Tanpa dia minta juga kita akaj tanggungjawab dan ganti semua kerugian mereka tapi gak usah nekan banget gitu" balas Yanto
"Udah Nik" kata Elbert ketika Nikita mengayun kan sendok untuk menyuap lagi
"Kok udah, masih sikit banget kak el makanya.. sekali lagi ya" bujuk Nikita dan Elbert pun menerimanya
"Nih elo minum dulu" lanjut Yanto
"Sekarang kak el istirahat dulu ya, biar cepat sembuh" kata Nikita dan di angguki Elbert
Elbert memang sudah memejamkan matanya tapi belum sempurna tertidur. Yanto memberi isyarat kepada Nikita untuk mengikuti nya keluar dari ruangan Elbert.
__ADS_1
"Ada apa kak?" tanya Nikita setelah berada di kursi tunggu depan ruang rawat Elbert
"Harusnya aku yang nanya itu ke kamu Nik, ada masalah apa kamu dengan Elbert?" tanya Yanto
"Engga ada kok kak" jawab Nikita
"Kalau enggak ada kenapa Elbert sampe nyariin kamu segitunya?" tanya Yanto lagi
"Aku lupa charger hp aku terus aku pergi ke rumah tante rahel saat kak El masih tidur" jawan Nikita
"Kamu kan bisa titip pesan sama ART di rumah atau pakai hp tante rahel kek.. hp silvia kan bisa untuk ngabarin Elbert" lanjut Yanto
"Pasti ada masalah.. kamu ngomong aja sama aku Nik" sambung Yanto
"Apa kak El punya perempuan lain kak?" tanya Nikita
"Maksud kamu? kamu curiga sama Elbert?" tanya Yanto menahan tawanya
"Aku udah lama gak masuk kantor kak, dan aku gak tau juga siapa aja rekan atau klien kak Elbert sekarang dan aku juga buta tentang masa lalunya kak" jawab Nikita
"Apa sih yang buat kamu curiga dan gak percaya sama Elbert?" tanya Yanto
"Mungkin cuma perasaan ku aja kali ya kak" ujar Nikita
"Nik.. kamu tau kan Elbert itu gimana di awal kalian menikah? Dia itu gak pernah mau dekat sama perempuan mana pun, termasuk dulu saat kamu sudah menjadi istrinya pun dia tidak terlalu banyak bicara sama kamu" jelas Yanto
"Dan seorang Elbert bisa memimpin perusahaan besar seperti ini karena dia orangnya komitmen dan setia kepada apa yang menjadi tanggungjawab nya" Lanjut Yanto
__ADS_1