Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Selamat pagi


__ADS_3

Tante rahel yang memilih pulang ke rumah nya karena tidak enak meninggal kan silvia sendiri di rumah malah tidak mendapati silvia di rumah. Berkali-kali tante rahel menghubungi silvia tapi tidak di angkat lalu dia memutuskan menghubungi Baim.


"Hallo nak baim" sapa tante rahel setelah panggilannya di jawab oleh baim


"Iya tante ada apa?" tanya Baim


"Apakah kamu sedang bersama silvia? tante hubungi dari tadi tidak di angkat." jawab tante rahel


"Tidak Tante, tadi aku ngantar Silvia ke rumah" kata baim


"Oh begitu ya, mungkin dia sedang keluar sebentar ya. maaf tante udah ganggu kamu" akhiri tante rahel


"Iya tante.. tidak apa-apa, kalau ada masalah jangan sungkan hubungi baim tante" balas baim


Hingga jam dinding menunjukan pukul 2 pagi, Silvia masih belum pulang ke rumah. Dihubungi juga tidak aktif lagi, Tante rahel semakin gelisah. Sampai pada akhirnya tante rahel tertidur di sofa ruang tamu.


"Kamu engga pulang sil..." gumam tante rahel ketika menggeliat karena sinar matahari menembus celah jendela ruang tamu


Bersamaan dengan tante rahel ingin melangkah untuk ke kamar membership diri, handphone nya berdering dan berkelip nama Baim.


"Hallo tante, apa silvia di rumah.. aku telpon tapi hp nya tidak aktif"Kata Baim


"Eee.. silvia tidak pulang sampai sekarang nak, apa dia sedang ada masalah? tante jadi khawatir" jawab tante rahel sendu


"Tidak pulang, silvia kemana ya.. Dia juga tidak ngomong apa-apa sama baim tante. Tapi ntar baim akan cari tau tante tidak usah khawatir ya" balas Baim


"Iya nak baim.. tolong kabari tante kalau kamu dapat info mengenai silvia ya" jawab tante rahel sebelumnya mengakhirinya panggilan nya.


Sekarang tante rahel sudah rapi dan bersiap untuk pergi menjenguk Nikita di rumahnya, karena berdiam diri di rumah membuatnya terus berpikiran negatif akan keadan silvia.


Karena jalanan macat hampir lebih 1 jam memakan waktu untuk sampai di kediaman keluarga Elbert. Sesampainya di sana Tante Rahel di sambut bik Ria ART di rumah Elbert


"Silahkan masuk nyonya, sebentar saya panggilkan nyonya Hanna" Ucap Bik Ria sopan


"Iya terimakasih bik" jawab Tante Rahel lalu duduk di sofa ruang tamu

__ADS_1


"Selamat pagi mbak rahel" salam Mama hanna yang menghampiri tante rahel


"Pagi mbak hanna, maaf pagi-pagi saya sudah bertamu" jawab tante rahel


"Ihhh mbak rahel jangan sungkan, anggap rumah sendiri saja" balas Mama hanna


"Ini minumnya nyonya" Ucap bik Ria yang datang membawa dua cangkir teh hangat dan cemilan


"Makasih bik" jawab tante rahel


"Di minum mbak, sebentar lagi kita sarapan.. Elbert dan Nikita belum keluar kamar mungkin belum bangun" kata mama hanna di akhiri dengan tawa ringan


Di dalam kamar, Nikita masih nyenyak dipelukan Elbert. Sebenarnya dari tadi Elbert sudah bangun lebih dulu tapi dia tidak tega untuk mengusik tidur Nikita yang pulas dalam pelukannya.


"Kami cantik.. baik dan sangat lembut Nikita, Aku akan terus berusaha untuk menerima pernikahan ini dan aku akan mencintaimu" gumam Elbert menyibak anak rambut nikita ke belakang telinganya


"Egghhhh" lenguh Nikita karena merasa geli atas sentuhan Elbert


"Maaf aku membuatmu terbangun" ucap Elbert


"Hari ini aku libur, aku udah serahin semua kerjaan sama Yanto.. aku mau siaga jagain kamu" jawab Elbert


"Aku udah baikan kok.. udah engga ada yang sakit juga kak" balas Nikita


"Tapi hari aku mau di rumah aja, sekalian beresin meja kerja aku kan masih diatas" jawab Elbert


"Ohh.. ya udah Nikita mau mandi dulu kak, kak Elbert mandi nya diatas aja ya. Pasti mama udah nungguin buat sarapan" Kata Nikita dan beranjak dari tidur nya


"Ya udah, kamu hati-hati ya.. aku mandi di atas" jawab elbert kemudian melangkah keluar kamar


Ketika hendak menutup pintu kamar setelah keluar, Elbert menoleh ke ruang tamu karena mendengar mama nya sedang ngobrol dan Elbert melihat tante rahel ada di sana.


"Pagi ma.. tante.. Elbert ke atas dulu ya mau mandi" sapa Elbert


"Seperti pengantin baru aja, kesiangan" ledek mama hanna

__ADS_1


"Nikita dimana nak Elbert?" tanya tante rahel


"Lagi mandi juga di dalam tante" jawab Elbert


"Ya udah buruan sana, udah laper nih" balas mama hanna


"Iya ma" jawab elbert dan menaiki tangga dengan cepat


Beberapa menit kemudian Elbert dan Nikita barengan keluar dari kamar mandi. Elbert dari atas melihat Nikita hendak menutup pintu kamar terlihat sangat fresh.


"Nik.."panggil Elbert dan Nikita pun menoleh ke atas


"Ada tante rahel di ruang tamu" lanjut Elbert sembari menuruni anak tangga satu per satu


"Ha.. beneran kak, mana?" jawab Nikita langsung menuju arah ruang tamu


"Disini.." panggil mama hanna dari meja makan


"Eh.. iya ma, tanteee udah lama ya? Kok gak panggil niki" susul Nikita ke meja makan


"Takut ganggu" jawab mama hanna dan tante rahel barengan


"Kalaupun di panggil kamu nya belum bangun" sambung Elbert kemudian ikut duduk di meja makan.


"Kak Elbert tuh, gak bangunin aku.. padahal dia udah bangun duluan ma" jawab Nikita


"Itu karena Elbert sayang sama kamu, gak mau dia ganggu tidur nya kamu" kata mama hanna


Sekejap Nikita melirik Elbert yang juga sedang melihatnya, dan itu berhasil menorehkan blush-on di pipi Nikita. Dan memilih menunduk menyembunyikan wajahnya sambil tersenyum malu



Maaf kalau Visual tokohnya beda dari bayangan kalian, tapi aku pengen aja buat Mereka jadi visual di novel kali ini 😁😁


Semoga syuuuukaaaa 💕💕

__ADS_1


__ADS_2