Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Asal usul Silvia


__ADS_3

"Tante suruh istirahat di kamar, kasian kalau kelamaan duduk. Kamu susulin gih" jawab Tante rahel


"Nanti aja tante, kita kan masih harus mencari tahu dimana silvia" balas Elbert duduk kembali di sofa


"Gak usah terlalu capek, Kita udah usaha.. tapi kita gak tau celah harus nyari kemana karena selama ini dia terlalu bebas dan asyik di luar. Dia gak pernah kasih tau tante kemana dan sama siapa dia pergi, Tante tau baim karena baim datang ke rumah kalau silvia tidak pernah mau menceritakan apa pun sama tante semenjak Nikita tinggal disini" jelas tante rahel


"Maaf kalau aku terlalu ikut campur tante, tapi sebagai suami Nikita aku berhak tau tentang keluarga dekatnya kan? Aku penasaran apa yanga membuat silvia merasa kalau Nikita itu adalah Rivalnya? tanya Elbert


"Itu karena silvia merasa Nikita sudah merebut mama nya selama tinggal di sini, mungkin ini salah tante juga El" jawab Tante Rahel


"Kenapa tante yang salah?" tanya Elbert


"Selama 4tahun lebih nikita tinggal di sini setelah orangtuanya meninggal, Tante lebih memperhatikan Nikita untuk menjalankan amanah dari kedua orangtuanya yang sangat menginginkan Nikita kuliah dan menjadi sarjana" jelas tante rahel


"Tidak hanya karena amanah, Tante memang lebih sayang sama Nikita karena nikita itu memang keturunan keluarga tante sedangkan Silvia hanya tante asuh karena Ibunya meninggal saat melahirkan dia El" lanjut Tante rahel


"Jadi Silvia bukan anak tante?" tanya Elbert terkejut


"Benar itu tante?" tanya Nikita yang baru saja tiba di ruang keluarga

__ADS_1


"Niki sini duduk dulu, sekarang tante akan ceritain semua sama kalian" ajak tante rahel


"Iya memang benar Silvia bukan anak kandung tante, dia itu anak perempuan yang di jodohkan dengan calon suami tante dulu" Lanjut tante rahel


"Om Erick?" tanya Nikita


"Iya.. Erick terpaksa menuruti permintaan ibunya dulu untuk menikahi Ratna ibu kandung Silvia, Tante sama om Erick sempat pergi keluar kota, tapi ibunya Erick yang sakit-sakitan selama ini tiba-tiba kritis di rumah sakit. Akhirnya kami pulang, Erick langsung ke rumah sakit dan disana Erick dipaksa menikahi Ratna" cerita tante rahel dengan mata berkaca-kaca


"Setelah menikah Erick masih selalu menghubungi tante, karena sama-sama mencintai Akhirnya kami tetap menjalin hubungan diam-diam" lanjut tante rahel


"Maaf tante, sekarang om Erick dimana?" tanya Elbert


"Setahun setelah pernikahan dengan Ratna, Silvia lahir dan ibunya meninggal sedangkan ibunya Erick meninggal setelah 5bulan pernikahan Erick dengan Ratna. Erick mengabarkan bawah anaknya telah lahir dan istrinya meninggal, Pada saat itu tante tidak tau harus senang atau sedih" lanjut tante rahel


"Tante datang ke rumah sakit, Ratna telah siap untuk di makamkan. Tante mengambil alih Silvia dari gendongan Erick, keluarga ratna yang ada disana bingung dan setelah pemakaman selesai, saudara ratna menanyakan siapa tante.. Erick langsung menjawab dan menceritakan yang sebenarnya hingga pada akhirnya keluarga Ratna mempercayakan silvia pada tante dan 3bulan kemudian kami menikah" sambung tante rahel


"Sampai sekarang Silvia tidak tau hal ini tante?" tanya Elbert


"Tidak.. tante tidak siap jika Silvia tau dan akhirnya nanti meninggalkan tante. Karena tante sangat menyayangi Silvia." jawab tante rahel

__ADS_1


"Tante baik banget sih, ngebayangin aja gak akan siap kalau harus melihat orang yang kita cintai menikah dengan orang lain" sambung Nikita


"Kamu ngapain ngebayangin coba? Emang kamu pikir aku akan nikah lagi?" tanya Elbert


"Tidak ada yang tidak mungkin kak, siapa yang tau kan" jawab Nikita sengaja memancing kekesalan elbert


"enggak akan.. aku atau kamu tidak akan ada yang menikah dengan orang karena kamu itu istri ku dan aku ini suami kamu untuk selamanya" lanjut Elbert


"Iya iya.. becanda kak" jawab Nikta mengusap lengan Elbert


"Niki gak boleh ngomong gitu ya, Pernikahan itu hal yang harus dipertahankan bukan dijadikan mainan" lanjut tante rahel


"Iya tante.. Niki juga prinsip nya menikah itu hanya sekali seumur hidup" jawab Nikita


"Sama dong" lanjut Elbert


"Ih.. ngikut aja" kata Nikita


Tante rahel pun tertawa memperhatikan perdebatan kecil diantara Nikita dan Elbert.

__ADS_1


"Untung kalian ada di sini, tante jadi terhibur" ujar tante rahel


__ADS_2