
Tak berapa lama kemudian tante rahel dan mama hanna tiba di rumah membawa berbagai bahan masakan dan beberapa paperbag yang mungkin berisi pakaian.
"Hay.. mama sama tante kok lama banget?" tanya Nikita menghampiri dua wanita yang baru tiba di rumah itu
"Mama sengaja ninggalin kamu sama Elbert biar kalian makin dekat, mama berhasil engga?" tanya mama hanna balik
"Tadi kita abis ngobrol, kak Elbert baru naik ke atas melihat laporan kantor katanya ma" jawab Nikita berusaha biasa saja agar mama hanna dan tante rahel tidak kecewa
"Ohhh habis ngejus rupanya.." ledek tante hanna yang melihat sisa jus mangga di meja ruang keluarga
"Nikita.. ini tadi mama belin kamu baju, coba gih soalnya mama td cuma nerka-nerka ukurannya aja" kata mama hanna
"Baik banget mertua kamu nik, tante juga di beliin nih" sambung tante rahel
"Makasih banyak ma" Ucap Nikita lalu memeluk mama hanna
"Sama-sama sayang, Ya udah coba gih" suruh mama hanna
Nikita pun masuk ke kamar untuk mencoba baju yang diberikan mama hanna. Setelah itu Nikita keluar untuk menujukan kepada mama hanna dan tante Rahel, Tak mengira bahwa disana juga ada Elbert.
"Taaaraaaaa" teriak Nikita ketika menghampiri kedua wanita yang tengah sibuk di dapur itu
__ADS_1
"Cantik banget" batin Elbert yang terus memandangi Nikita
"Duh.. anak mama cantik banget, ini jangan terlalu kenceng ikatnya... kasian cucu Nenek nanti" Canda mama hanna
"Kamu cantik sekali Nikita, aura keibuannya juga mulai terlihat ya mbak han" lanjut tante Rahel
Sedangkan Nikita yang merasa kikuk atas keberadaan Elbert yang tidak disangka nya pun hanya tersenyum lalu pamit lagi ke kamar untuk mengganti baju nya.
"Ma.. tante nikita ganti dulu ya baju nya takut kotor nanti, Nikita mau ikutan masak" pamit Nikita
"Engga ada sih, cuma kamu tanyain gih Nikita dia mau barbeque gak. Kalau mau biar mama bumbuin sekarang nanti tinggal di panggang aja, tapi kamu yang panggang ya" Kata Mama hanna
"Ohh iya ma, aku tanyain Niki dulu ya" jawab Elbert
Dikamar Nikita belum selesai mengganti pakaian nya dikejutkan oleh elbert yang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu.
"Maaf.. maaf aku gak tau kalau kamu belum selesai" Ucap Elbert berbalik membelakangi Nikita
"Gak apa-apa, Kak Elbert juga udah pernah lihat lebih dari ini" jawab Nikita berusaha santai setelah selesai berganti pakaian
__ADS_1
"Kok gak pakai hijab?" tanya Elbert yang melihat rambut Nikita terurai
"Gpp kak, kan di rumah terus aku mau bantuin masak juga abis itu mandi" jawab Nikita mengikat rambutnya asal
Naluri kelelakian Elbert muncul seketika melihat leher jenjang Nikita, Pemandangan tadi Nikita belum selesai pakai baju aja belum hilang dari bayangan ditambah lagi sekarang Nikita terlihat lebih sexy.
Tiba-tiba Elbert memeluknya Nikita yang tengah berdiri di depan cermin dan mengendus ceruk leher Nikita.
"Kaaaakk" ucap Nikita kaget tapi tidak mendapat jawaban dari Elbert yang sudah terlanjur tidak bisa mengendalikan diri
"Kak El" Ucap nikita lagi dengan suara tertahan
"Maaf Nik, aku udah berusaha untuk menahan nya. Tapi aku engga bisa" jawab El dengan suara serak nya karena menahan hasrat nya
"Aku siap kak, aku ini istrimu sudah seharusnya juga aku melayani mu.. tadi aku cuma kaget aja kak" balas Nikita
Mendengar jawaban Nikita yang memberi lampu hijau membuat Elbert kembali bersemangat untuk menyalurkan hasrat nya yang beberapa bulan ini terpendam.
Elbert kembali memeluk Nikita, menangkup wajah mungil istrinya dengan lembut dan ******* bibir ranum Nikita. Ketika merasa mereka kehabisan oksigen Elbert melepaskan pagutannya dan memberi jarak diantara mereka
"Apa kak elbert tidak menginginkan nya" batin Nikita ketika Elbert berjalan ke arah pintu tanpa mengucapkan apa pun
__ADS_1