
Setelah mendengar penjelasan dari mama hanna akhirnya tante rahel menerima lamaran keluarga Elbert
"Kalai tidak keberatan pernikahan akan secepatnya kita laksanakan" kata mama hanna
" Tapi ma.. aku masih mau bekerja dulu" jawab Nikita
"Iya kamu akan tetap bekerja, tapi kita harus menjaga-jaga.. bagaimana kalau kamu hamil dan kalian belum menikah" lanjut mama hanna
"Niki.. apa yang di bilang mbak hanna itu benar, Tante harap kamu bisa mempertimbangkan ini semua, ini sudah jalan hidul kamu" Sambung Tante rahel
Nikita tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia hanya pasrah mengikuti semua.
"Elbert.. minta restu kepada tante rahel" suruh mama hanna dn Elbert pun mengikutinya
"Tante.. saya minta maaf atas apa yang sudah saya lakukan kepada Nikita, dan saya akan bertanggung jawab, saya akan menikahi nikita atas izin tante, saya mohon restui pernikahan kami" Kata Elbert
"Saya selalu merestui apa pun yang terbaik untuk Nikita, tante titip niki sama kamu nak.. jaga dia dan jangan sakiti dia, Tante tau kalian tidak saling mencintai. lambat laun cinta itu bisa tumbuh diantara kalian, tetapi apabila seiring berjalan waktu kamu tidak bisa mencintainya, Pulangkan Nikita kepada tante" Kata Tante Rahel
"Iya tante.. terimakasih" jawan Elbert
"Nikita.." kata mama hanna dan Nikita pun langsung mengerti
__ADS_1
"Tante.. maafin niki" tangis niki kembali pecah
Hanya itu yang keluar dari mulut niki, terlalu sulit bagi nikita untuk mengungkap kan semuanya saat ini.
"Sayang.. Nikita.. lihat tante, tante engga marah atau benci sama kamu. Ini semua terjadi bukan atas keinginan kalian, Jadi mulai sekarang kamu harus bisa menerima ini. Kamu akan menikah.. Patuh kepada suami dan hormat kepada nya dan juga keluaganya Niki" Kata tante rahel memeluk Nikita
"Sekarang minta juga lah restu calon mertua kamu" suruh tante rahel kepada Nikita
"Ma.. aku gak tau harus ngomng apa, tapi kalau memang ini sudah takdir yang harus aku jalani, aku akan menikah dengan pak Elbert, nikita mohon restu mama" ucap Nikita
"Iya Nikita.. mama merestui pernikahan kalian, tapi jangan panggil elbert dengan pak Elbert karena sebentar lagi kalian kan menikah" Jawab mama hanna
"Ma.. restui pernikahan kami ya" Kata elbert mencium tangan mama hanna
"Gitu doang?" Ledek Yanto yang langsung mendapat tatapan tajam dari Elbert
"Ini udah siap, jadi tidak akan sempat untuk mengadakan pernikahan. Jadi besok saja ya mbak Rahel dan saya yang akan mengurus semuanya" kata mama hanna
"Nikita.. kamu mau melaksanakan pernikahan ini dimana?" Tanya mama hanna
"Di sini saja ma, dan cukup secara sederhana saja" pinta Nikita
__ADS_1
"Nikita.. Elbert itu CEO masak iya pernikahan nya sedernaha saja" Ucap Yanto
"Ya sudah terserah nikita saja, yang paling penting kalian sah dulu. Kalau resepsi kan bisa nyusul nanti" Lerai mama hanna
...***...
Hari pernikahan pun tiba, Acara nya cukup sederhana dan sekarang Elbert dan Nikita sudah sah menjadi suami istri.
"Ma.. malam ini aku boleh ya tidur di rumah tante rahel" Kata Nikita
"Boleh asal bersama Elbert" jawab Mama hanna
"Aku gak bisa, besok pagi aku ada meeting penting" tolak Elbert
"Nikita.. kamu harus ikut suamimu, apalagi ini malam pertama kalian" tambah tante rahel
"Tapi tante..Nikita belum terbiasa" jawab nikita
"Kalau tidak di coba kapan kamu akan terbiasa" kata tante rahel
"Kamu ikut mama dan Elbert ya sayang, rumah mama juga rumah kamu kan kamu boleh anggao rumah mama nanti sperti rumah tante rahel" bujuk mama hanna
__ADS_1