
Sepulang dari kantor Elbert menghubungi Baim kembali untuk memastikan pertemuannya
"Hallo bro" jawab Baim ketika Elbert melepas nya
"Hallo.. elo dimana im? gue udah keluar kantor nih" balas Elbert
"Gue masih di kantor sih, elo otw aja gue tunggu di Cafe Kedai yang dekat kantor gue ya" jawab Baim
"Oke.. gue langsung kesana nih" Ucap baim sebelum mengakhiri panggilannya
Sekitar 30menit akhirnya Elbert sampai di Cafe yang dimaksud Baim, dan disana juga Baim sudah tiba lebih dulu karena jarah dari kantornya ke Cafe hanya sekitar 10menit.
"Apa kabar elo?" sapa Elbert langsung duduk di sebrang meja depan Baim
"Baik.. tumben elo ngajak gue dadakan gini" jawab Baim
"Elo juga pasti tau lah maksud gue" balas baim sambil membaca menu cafe
"Soal silvia? males gue bahas dia" jawab Baim
"Elo bisa cerita sama gue apa masalah diantara kalian, dan silvia juga sempat bilang kemarin kalau dia lagi hamil bro" lanjut Elbert
__ADS_1
"Untuk apa gue pertahankan dia lagi, sedangkan dia sekarang sedang mengandung anak orang lain El. Berkali-kali gue tau dia jalan sama cowok dibelakang gue.. gue terima-terima aja, tapi kali ini udah benar-benar kelewatan" tandas Baim menahan Emosi mengingat perlakuan Silvia
"Mungkin sekedar teman aja, emang elo pernah liat dia tidur sama cowok lain?" tanya Elbert setelah memesan minuman dan makanan ringan untuk menemani obrolan mereka
"Salah tempat nih elo aja gue ngomong disini, jadi gue gak bisa leluasa.. mau nya elo ajak gue ke club' gitu jadi ada yang bisa memprovokasi gue" jawab Baim tersenyum ke arah luar cafe
"Ya.. gue sih mau nya ngomong sama elo disaat elo benar-benar sadar, bukan lagi ngaur" balas Elbert
"Oke.. ini karena elo adalah saudar ipar silvia, elo juga berhak tau supaya bisa jaga-jaga juga nantinya" lanjut Baim
"Maksud elo apaan? tanya Elbert bingung
"Gue pacaran kelewat batas itu karena dia, Dia yang ngajak gue.. memang pada saat itu dia masih gue yang buka pertama, setahun setelah itu dia semakin berubah kadang gak menghargai gue padahal yang gue tau kalau cowok udah ngedapatin perawan cewek, si cewek itu pasti akan nurut terus sama cowoknya, tapi enggak berlaku itu sama silvia" Lanjut Baim
"Tapi dia gak pernah tidur sama cowok lain kan?" tanya Elbert
"Gue malu juga sih buat cerita ini sama elo" jawab Baim
"Santai aja kali.. elo kayak baru kenal gue aja, aman privasi elo sama gue" ujar Elbert
"Silvia itu punya ***** tinggi dalam s*x kadang gue kewalahan. Mungkin aja kan dia kurang puas sama gue" jawab Baim malu-malu
__ADS_1
"Tapi elo gak pernah liat atau memergoki dia sama cowok lain kan?" tanya Elbert lagi
"Memang engga sih, tapi gue inget banget el.. gue selalu pakai pengaman kalau berhubungan sama Silvia dan akhir-akhir karena sibuk urusan kantor gue jarang jalan sama dia apalagi tidur sama dia, mungkin ada sekitar sebulan lebih dan kemarin itu dia bilang dia hamil 2minggu" jawab Baim
"Dia cek ke dokter atau pakai testpack sendiri?" tanya Elbert
"katanya dia telat datang bulan 2minggu ini, terus dia tes pakai alat itu hasil positif. Dia hubungin gue.. jadi gue datang kesana karena katanya tante rahel nungguin, padahal di rumah cuma ada dia" Lanjut Baim
"Dan sampai sekarang elo masih yakin kalau itu bukan anak elo?" tanya Elbert
"Gue juga gak tau sih El, tapi logikanya gue sekitar sebulan ini gak pernah tidur sama dia dan kalau pun ia gue selalu pakai pengaman" jawab Baim
"Ya udah deh.. gue akan suruh orang buat menyelidiki ini, apa saja kegiatan Silvia selama sebualn ini" balas Elbert
"Gue juga udah nyuruh orang sih El, jujur gue sayang sama silvia dengan segala kekurangannya tapi kalau benar dia mengkhianati gue, gak tau lagi deh nanti gimana " Kata Baim
"Oke bro.. gue berharap yang terbaik untuk kalian, ya udah balik yuk udah malem" ajak Baim
"Alasan elo.. bilang aja udah kangen istri dari tadi ngomong elo liatin hp mulu" jawab Baim
" Hahah.. atau aja elo" balas Elbert
__ADS_1