
"Selamat pagi anak-anak mama" sambut Mama hanna yang sudah menunggu di meja makan
"Pagi ma" jawab Elbert dan Nikita bersamaan
"Kompak banget sih jawabnya" Goda mama Hanna
"Mama bisa aja" Jawab Elbert dan Nikita berbarengan lagi
"Tuh kan..." sambung mama Hanna
"Nik.. tadi Luna telpon mama, katanya kamu ke rumah sakit nanti sore aja. Karena dia lagi menangani pasien darurat, tadi pagi setelah selesai operasi dia langsung telpon mama karena sampai siang dia masih mengurus pasien nya yang baru selesai operasi itu" Terang mama hanna setelah Mereka mulai menyantap sarapan masing-masing
"Ya udah karena kamu udah siap-siap.. kamu ikut ke kantor aja ya, nanti dari kantor kita langsung ke rumah sakit" jawab Elbert
"Terserah kak Elbert aja" jawab Nikita ditambah senyuman bahagia nya karena keinginan nya untuk bersama-sama ke rumah sakit di kabulkan tuhan walaupun di balik itu ada pasien yang sedang darurat
"Nanti Nikita bosen El, kamu kan kalau kerja seperti robot" Sanggah mama hanna
"Engga kok ma, Nikita juga kangen sama kantor" Jawab Nikita
"Cucu mama pasti akan terlahir hebat, papa nya gila kerja.. mama nya juga punya semangat dan impian tinggi" Sanjung mama hanna
"Iya dong.. harus itu" jawab Elbert semangat
Mama Hanna sedikit bingung karena suasana pagi ini terasa sangat hangat, Elbert yang penuh semangat dan melihat wajah nikita yang terlihat sangat bahagia. Mama hanna mulai berpikir mesum dan tidak bisa menahan pertanyaan absurd kepada Elbert.
"Habis dapat jatah kamu ya El? tanya mama hanna di iringi tawa meledek
"Mama.. inget umur, masih berpikir mesum" jawab Elbert
__ADS_1
"Jatah apaan, Elbert baru melakukan nya dua kali" rutuk Elbert dan sekilas melirik Nikita yang terlihat malu
"Iya.. maaf maaf, Mama ngerasa aneh aja sama semangat kamu.. gak biasanya" jawab mama hanna dan melanjutkan makannya
Setelah selesai sarapan, Nikita dan Elbert pamit kepada mama hanna dan berangkat menuju kantor.
Di mobil keduanya hanyut dalam pikiran masing-masing.
"Apa benar yang dibilang mama kalau aku terlihat semangat banget" Ucap Elbert dalam hati dan fokus menyetir
"Kenapa mama hanna bisa nanya gitu ya, Padahal aku dan kak Elbert semalam langsung tidur" Ucap Nikita lagi dalam hati
"Kalau memang benar, tanpa di kasih jatah saja aku semangat apa lagi kalau Nikita melayani ku atas dan dibawah ranjang ya" Lanjut Elbert dalam hati
"Atau jangan-jangan semalam kak Elbert keluar setelah aku tidur dan mencari kepuasan di luar sehingga dia jadi semangat seperti sekarang ini" Ucap Nikita dalam hati
Ketika berhenti di lampu merah, Elbert melirik Nikita dan mulai berpikiran mesum dan tersenyum ketika bertepatan Nikita juga melirik Elbert.
"Benar kata mama, Kak Elbert terlihat sangat semangat" Lanjut Nikita dalam hati
"Kamu lagi mikirin apa sih, kok tajam banget ngeliat aku?" tanya Elbert
"Semalam waktu aku tidur, kakak ngapain?" tanya Nikita balik
"Kamu ini, ditanya malah nanya balik.. ya tidur juga lah" jawab Elbert
Nikita memalingkan wajahnya ke kiri menatap le arah jendela setelah mendengar jawaban dari Elbert
"Kalau pun dia keluar engga mungkin kan dia jujur" Ucap Nikita lagi dalam hati
__ADS_1
"Jangan-jangan kamu mikirin omongan mama tadi ya" tebak Elbert
"Nikita.. kamu ini lucu banget deh" lanjut Elbert
"Engga kok" jawab Nikita malu
"Gak usah mikir aneh-aneh, semalam aku langsung tidur engga ngapain-ngapain kamu kok" Lanjut Elbert sok tahu
"Siapa juga yang mikir seperti itu" balas Nikita
"Terus apa yang kamu pikirin kalau bukan itu?"tanya Elbert
"Kalau kakak ngelakuin itu pasti aku juga tau, mungkin aja kan ledekan mama tadi benar" jawab Nikita
"Maksud kamu apa? aku jadi bingung"tanya elbert lagi
"Mungkin aja kamu habis dapat jatah entah dari mana" Jawab Nikita
"Kamu kok tahu?" tanya Elbert bercanda
"Benerkan dugaan aku.. insting seorang istri tidak akan salah" jawab Nikita
"Insting apaan, insting salah duga.. kamu pasti mengira aku selingkuh kan?" tanya Elbert
"Memang benar kan dugaan aku, kak Elbert gak usah ngelak.. aku tahu kamu itu gak cinta sama aku jadi kamu engga akan bernafsu untuk melakukan itu lagi denganku, dulu saja itu karena pengaruh obat" cerocos Nikita
"Nikita.. Nikita.. kamu salah banget, aku semangat sperti ini karena setelah selesai meeting aku bisa menemani kamu untuk cek kandungan nanti, bukan seperti yang kamu dan mama pikirkan" Jelas Elbert
Nikita menjadi malu karena sudah salah beranggapan terhadap suaminya dan tidak bisa menjawab apa-apa lagi. Benar saja pagi ini mood booster nya meningkatkan drastis.
__ADS_1
Karena dari semalam Elbert mulai mengobrol panjang dan menjadikan suasana diantar mereka lebih hangat lagi.