Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Barbeque


__ADS_3

Semua teman-teman Elbert dari alumni kampus dan beberapa karyawan yang dekat dengan Yanto dan Elbert mengadakan barbeque di taman belakang rumah Elbert yang masih ada lahan kosong.


Karena elbert ingin di bagian taman itu nanti menjadi urusan Nikita mau dibuat seperti apa dekorasi nya.


"Bentar ya gue liat Nikita dulu" kata Elbert langsung beranjak dari tikar yang mereka gelar disana


"Jangan lama-lama, ntar kita habisan nih" ujar David


"Gak janji" jawab elbert yang sudah memasuki pintu belakang


"Jangan di sosor dulu el" teriak Yanto lagi tapi tidak di jawab oleh elbert


Sesampainya di kamar, Elbert melihat Nikita sedang menyusui Kiel di atas ranjang.


"Mau juga dong" seru elbert


"Apaan sih kak" jawab Nikita


"Tidur mulu nih si gembul" lanjut Elbert


"Iya tidur kalau gak dilepas kak, tapi langsung bangun kalau dilepas nih" kata Nikita


"Sambil rebahan sayang.. kalau kamu capek gitu" saran Elbert


"Gak usah kak.. gak capek juga kok" jawab Nikita


"Mama mana?" tanya Elber


"Emang gak ada di bawah? Mereka juga baru keluar kok . Mungkin Tante rahel pulang dulu, katanya tadi mau ambil pakaian dan akan menginap beberapa hari di sini kak" jawab Nikita


"Ohh, tadi kita dibawah lagi manggang sayang.. kamu mau gak?" tanya Elbert


"Boleh kak, emang udah mateng?" tanya Nikita


"Kalau kamu mau, biar aku buatin yang spesial.. kalau nunggu ada yang mateng lagi gak bakal kebagian kamu, mereka semua pada rebutan" jawab Elbert


"Silvia masih disana kak?" tanya Nikita


"Masih, posesif banget dia sama Gio.. nempel mulu" jawab Elbert

__ADS_1


"Mungkin bawaan bayinya kak" jawab Nikita


"Kamu dulu enggak.. Silvia aja itu yang terlalu berlebihan" lanjut Elbert


"Gak boleh gitu, orang hamil itu beda-beda kak" jawab Nikita


"emang sih.. apalagi kamu, beda banget.. ngidam juga engga ada" balas Elbert


"Ada sih dulu aku ngidam kak, tapi aku gak bilang karena takut ngerepotin" jawab Nikita


"Beneran? Awas ya nanti kalau Kiel ileran, itu pasti karena kamu" ketus Elbert


"Gak semua juga orang ngidam kalau gak diturutin anak nya jadi ileran kak" balas Nikita


"Ya udah deh.. bentar ya aku buatin dulu barbeque ala chef Elbert khusus buat kamu. Nanti malah kamu yang ileran" ledek elbert


"Ihh.. kak el" kata Nikita mencubit perut Elbert


"Sayang.. kamu inget tuh ada Kiel, bisa nyoyot dia kamu gituin" seru Elbert bergeser agak jauhan dari Nikita


"Kamu sih, nyebelin" jawab Nikita


"Kok gak jadi?" tanya Nikita


"Takut khilaf Mah" jawab Elbert lalu keluar dari kamar.


Sudah Beberapakali Elbert dengan santai memanggil Nikita dengan sebutan 'Mah' tapi tetap saja Nikita merasa geli dengan panggilan baru dari Elbert itu.


"Mau ngapain El?" tanya Baim ketika melumuri beberapa daging dengan bumbu yang sudah ada disana


"Nikita mau" jawab Elbert


"Ini udah ada yang mateng" kata Yanto


"Elo kasih aja ke Natalie, itu elo yang buat kan?" jawab Elbert


"Ya elah.. lebay banget sih elo, sama aja kali.. ini juga pakai bumbu yang itu di panggang pakai bara yang sama" jawab Elbert


"Beda dong, ini gue buatin khusus buat istri gue dengan penuh rasa sayang dan Cinta yang hanya untuknya" balas Elbert lalu memanggang daging yang sudah dilumuri nya dengan bumbu Cintanya

__ADS_1


"Yank.. aku mau juga dong dibuatin gitu" ujar Silvia yang duduk di samping Gio


"Ini ngidam atau ikut-ikutan?" tanya Gio


"Jadi aku harus ngidam baru kamu mau buatin?" tanya Silvia


"Iya engga.. ya udah aku buatin" jawab Gio tidak ingin berdebat dengan silvia di depan banyak orang dan ada beberapa yang asing baginya.


"Udah mulai bucin juga Mas?" ledek Elbert lalu Gio hanya melempar senyuman yang nyaris tidak terlihat


Setelah selesai, Elbert membawanya ke kamar untuk Nikita dan Gio membawa daging yang sudah dia panggang kepada Silvia


"Makasih sayang" seru Silvia mulai memotong-motong daging yang ada dipiring dan memakannya


"Aku ikut elbert ke kamar liat Nikita ya" kata Natalie kepada Yanto


"Jangan.. ntar kamu malah merusak suasana mereka, kamu di sini aja sayang" jawab Yanto dan Natalie pun menurut


"Kapan nih.. kita kalian undangan untuk makan enak?" tanya Baim


"Sebenarnya sih rencana kita udah dekat, tapi natalie mau nunggu Nikita benar-benar pulih dulu katanya" jawab Yanto


"Jangan kelamaan lah, biar nanti kalian punya anak gak beda jauh sama Nikita dan Elbert.. kalau cewek kan bisa dijodohkan" lanjut David


"Gak Sekalian aja tuh anak elo sama Baim nanti yang dijodohin?" tanya Yanto


"Maksud elo? elo kira gue sama Baim ada apa?" tanya David


"orang kita liat elo berdua bareng terus dari tadi" jawab Yanto


Sedangkan silvia melirik sekilas ke arah Baim, jauh di lubuk hatinya dia masih sangat mencintai Baim karena perlakuan dan perhatian Gio yang di dapatkan sangat berbeda dengan apa yang di dapatkan nya dulu dari Baim.


Tapi semua itu tidak dapat lagi diulangi karena kesalahannya sendiri, yang terlalu terobsesi untuk menghancurkan rumah tangga silvia.


Dan itu masih ada sampai sekarang, terlebih lagi karena dia tidak bahagia seutuhnya bersama Gio, karena Gio hanya berlaku manis jika ada orang lain saja diantara mereka berbeda jika berada di apartemen Gio, Silvia selalu diabaikannya.


"Gue harus bisa lebih bahagia dari Nikita, jika Baim belum menikah setelah gue melahirkan.. gue akan balik sama Baim" batin Silvia melihat ke arah Baim yang sedang tertawa lepas saling bercanda dengan Yanto dan David.


...°°°Jangan pelit kasih Komentar nya.. Like dan Vote juga ya say°°°...

__ADS_1


__ADS_2