Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
siapa namanya?


__ADS_3

Lalu Nikita pun menceritakan semua perasaan belakangan ini kepada Elbert.


"Maafkan aku Nikita" ujar Elbert mencium punggung tangan Nikita dengan Lembut


"Kamu gak salah kak, aku yang salah karena tidak terbuka.. aku takut kak el hanya pura-pura sayang sama aku selama ini" jawab Nikita


"Engga Nikita, Aku beneran sayang sama kamu.. sayang banget. Dan tidak akan ada yang bisa menggantikan kamu, jangan lagi pernah berpikir seperti itu" kata Elbert mengusap-usap kepala Nikita


"Maaf ya kak, aku udah buat kalian semua khawatir" ujar Nikita


"Iya sayang.. dan jangan pernah seperti ini lagi, aku takut kehilanganmu" kata Elbert mencium kening Nikita


"Dan kamu harus cepat sehat.. pulih kembali, ada satu hal yang ingin ku ceritakan nanti" kata Elbert


"Kenapa gak sekarang aja, kamu buat aku penasaran kak" jawab Nikita


"Nanti setelah kamu benar-benar pulih sayang" balas Elbert


Dan Nikita pun tidak bisa memaksa elbert untuk bercerita karena Dokter luna dan mama hanna sudah datang. Dokter luna langsung memeriksa kondisi Nikita


"Semuanya sudah normal" ujar Dokter luna setelah selesai

__ADS_1


"Mama khawatir banget sama kamu Nik, Cepat pulih ya sayang" kata mama hanna mengusap lengan Nikita bersebrangan dengan elbert


"Iya ma.. maafin Nikita ya" jawab Nikita


"Kamu gak salah sayang, dan selamat ya kamu sudah jadi ibu sekarang.. Terimakasih kamu sudah kasih cucu yang sangat tampan untuk mama" lanjut mana hanna


"Iya ma.. apa aku boleh liat bayiku sekarang tante?" kata Nikita


"Boleh, sebentar tante akan suruh suster untuk mengantarkan kemari" jawab Dokter luna


"Makasih tante" balas Nikita


"Mama hubungi mbak rahel dulu ya" kata mama hanna setelah dokter luna keluar dari kamar rawat Nikita


"Ini anak bu Nikita, masih tidur pulas baru selesai minum susu.. nanti kalau sudah bangun boleh dicoba kasih ASI-nya ya" kata suster


"Iya sus.. terimakasih" kata Nikita lalu suster itu pun meninggalkan Ruangan Nikita


"Kamu udah menetapkan namanya Nik?" tanya Mama hanna


"Ada dua sih yang Niki dan kak el siapin, nanti mama dan Tante rahel saja yang menentukan ya" jawab Nikita

__ADS_1


"Ya sudah kita tunggu mbak rahel saja ya" kata mama hanna


"Namanya kita kasih kalau sudah pulang ke rumah saja ma, sekalian elbert mau buat syukuran" sambung Elbert


"Ya sudah terserah kalian saja, El.. kamu serius mau langsung pulang ke rumah yang sudah kamu siapkan itu?" tanya mama hanna


"Iya ma.. gak apa-apa kan, nanti kita akan sering main ke rumah mama atau mama yang datang ke rumah kami" kata Elbert


"berat sih.. tapi kalian juga berhak mandiri untuk membangun keluarga kecil kalian" jawab mama hanna berusaha Menerima keputusan Elbert


"Makasih ya ma" kata Nikita menggenggam tangan ibu mertuanya yang sudah dianggapnya seperti ibu kandungnya sendiri


"Nikita.." seru tante rahel ketika masuk ke ruangan dimana Nikita masih terbaring di brankar rumah sakit.


"Tante.. maaf ya Niki udah buat kalian semua khawatir" kata Nikita membalas pelukan tante rahel


"Gak apa-apa sayang, semua kekhawatiran kami terbayar ketika melihat anak kamu yang tampan ini" kata Tante rahel mengusap pipi baby boy Nikita


"Siapa namanya?" kata Tante rahel


°°°°Jangan Lupa Like dan Komentar ya Say°°°°

__ADS_1


...____Happy Reading 💕____...


__ADS_2