Papa Cool Jadi Bucin

Papa Cool Jadi Bucin
Memalukan


__ADS_3

"Hallo.. elu dimana?" tanya Elbert


"Gue lagi di rumah Natalie, ada apa El?"tanya Yanto


"Besok elu kosongin jadwal, gue mau ke rumah sakit" Ucap Elbert


"Elu sakit, kenapa nunggu besok" balas Yanto


"Gue sakit nya kambuh-kambuhan, sekarang gue ngerasa normal. Gak tau juga deh kalau ntar lagi" jawab Elbert


"Sakit apa sih?"tanya Yanto penasaran


"Kalo dekat Nikita jantung gue berdetak lebih kencang dari biasanya dan kalau jauh gue ngerasa gak tenang" terang Elbert


"Itu bukan penyakit bego.. elu itu jatuh cinta sama Nikita" Ejek Yanto


"Sialan lu" jawab Elbert lalu mematikan telpon nya.


"Engga mungkin gue jatuh cinta sama Nikita secepat ini, kita juga jarang ngobrol darimana bisa cinta datang" gumam Elbert


Elbert kembali masuk kedalam kamar dan mendapati Nikita sedang duduk bersandar di tempat tidur sambil bermain game di ponsel nya.


"Kamu dari mana kak?" tanya Nikita yang selalu bersikap ramah kepada Elbert walaupun sering mendapat respon dingin dari Elbert.

__ADS_1


"Habis dari bawah" jawab Elbert


"Ohh, kakak mau dibuatin minum?" tanya Nikita lagi


"Engga usah, kamu istirahat aja" jawab Elbert


Nikita pun menuruti perkatan Elbert, Calon mama muda itu berbaring membelakangi Papa Cool yang mulai kepanasan.


"Mati gue" gumam Elbert melirik punggung Nikita yang sedikit terbuka


"Niki, pakai selimut yang benar nanti kamu masuk angin" suruh Elbert dan Nikita langsung menarik selimut sampai menutup lehernya.


...***...


"Nikita.. kamu gak pengen makan sesuatu gitu?"tanya mama Hanna


"Engga ma, nikita belum selera makan" jawab Nikita


"Kalau mau sesuatu jangan ditahan, nanti cucu mama ileran lagi" Canda mama Hanna


"Sebenarnya Niki pengen opor buatan tante Rahel ma, tapi Niki gak yakin bisa masuk karena setiap makan makanan yang berlemak dan bersantan Nikita pasti kembali mual" keluh Nikita


"Sabar ya sayang, nanti kalau kandungan kamu sudah memasuki bulan ke tiga atau empat pasti deh semua yang pengen kamu makan masuk semua" kata Mama hanna yang di angguki Nikita

__ADS_1


"Tumben hari ini kamu gak ikut Elbert ke kantor?"tanya Mama hanna karena biasanya Nikita masih tetap bekerja


"Kata kak Elbert Nikita gak usah kerja lagi ma" jawab Nikita sendu


"Mama tau, kamu itu ingin sekali bekerja dan berkarir Nik. Sabar ya.. nanti setelah melahirkan kamu masih bisa melanjutkan impian kamu" kata mama Hanna menyemangati Nikita


"Iya ma.. makasih ya udah semangatin Niki" jawab Nikita


"Udah jangan sedih gitu dong" kata mama Hanna yang melihat Nikita agak murung


"Sebenarnya ada yang mau Niki ceritain sama mama" ucap Nikita


"Apa itu sayang, ngomong aja" balas mama Hanna


"Nikita sih bisa terima kak Elbert larang Nikita bekerja di kantor, tapi yang buat Nikita seperti ini itu karena-" Nikita menjeda ucapanya


"Kenapa Niki?? kamu cerita dong sama Mama, gak usah ragu"Lanjut mama hanna karena Nikita terdiam dan menunduk


"Aku takut ditinggal kak Elbert ma" jawab Nikita


"Maksdu kamu?? mama masih belum ngerti, kalian bertengkar?" tebak mama hanna


"Engga ma, tapi perasaan Nikita engga tenang aja.. takut kak elbert selingkuh" jawab Nikita

__ADS_1


"Memang nya apa yang membuat kamu berpikiran seperti itu, apa Elbert ada dekat dengan perempuan lain?" tanya mama Hanna


__ADS_2