
"Kak El.. bangun" ujar Nikita menggenggam tangan Elbert
"Sabar Nik, tadi suster bilang Elbert belum sadar hanya karena pengaruh obat" kata tante rahel
Beberapa menit kemudian Yanto sudah tiba juga di ruangan Elbert.
"Gimana keadan El sekarang?" tanya Yanto
"Belum sadar kak.. kata suster hanya karena pengaruh obat" jawab Nikita
"Kamu udah kabarin mama hanna?" tanya Yanto
"Belum kak, ponsel aku juga ketinggalan di rumah tante rahel" jawab Nikita
"Ya udah kita tunggu El sadar dulu" Kata Yanto lalu duduk di sofa yang ada di ruangan Elbert
"Nik.. kamu istirahat dulu yuk" Ajak tante Rahel
"Engga tante.. Niki kuat kok, Aku mau nunggu sampai kak El sadar" jawab Nikita
"Ya udah.. tante duduk di sana ya" kata Tante rahel lalu ikut duduk bersama yanto di sofa
"Kak El.." ucap Nikita ketika jemari Elbert bergerak
"Nik.. kamu dimana, aku khawatir sama kamu.. aku harus cari kamu kemana? kenapa kamu pergi dari rumah gak bilang ke aku, Ponsel kamu juga gak aktif. Kamu dimana sayang? Aku ada salah apa.. kamu ngomong sama aku jangan pergi seperti ini" Ucap Elbert tapi matanya masih terpejam
"Niki disini kak.. buka mata kamu lihat ini aku ada disini" jawab Nikita dengan linangan air mata
"Nikita" lirih Elbert perlahan membuka matanya
"Kak El" kata Nikita langsung memeluk Elbert
__ADS_1
"El.. elo udah sadar" sambung Yanto yang langsung menghampiri Elbert
"Kamu di rumah sakit, tadi kamu kecelakaan" kata tante rahel yang melihat Elbert kebingungan
"Nik..." ujar Elbert
"Iya kak.. Niki disini" jawab Nikita
"Udah.. elo istirahat aja dulu, Niki udah ada disini.. gue yang jagain" kata Yanto
"Gue udah gak apa-apa" jawab Elbert
"Orang yang gue tabrak?" tanya Elbert yang sudah mengingat kejadian tadi
"Masih dalam perawatan, udah gue urus" jawab Yanto
"Thanks bro" balas Elbert
"Engga sayang.. kamu engga salah" jawab Elbert menghalus air mata Nikita
"Udah.. kalian berdua istirahat aja dulu, Nik kamu istirahat dulu kasian bayi yang ada di kandungan kamu. El juga belum pulih, nanti aja ngobrolnya" Kata Yanto
"Iya nik.. kamu istirahat sebentar yuk" sambung Tante rahel
"Maaf mengganggu, Sebentar saya cek dulu ya pak" Ucap salah satu dari dua suster yang masuk ke ruang perawatan Elbert
"Kami sudah membatu memulihkan pasien dengan beberapa suntikan melalu cairan infus, tapi sebaiknya Pak Elbert di kasih makan ya soalnya perutnya kosong" Kata suster yang memeriksa Elbert
"Iya sus" jawab Nikita
"Sebentar lagi akan ada yang mengantarkan makanan untuk pak Elbert ya, kami permisi dulu" kata suster
__ADS_1
"Boleh makan makanan di luar rumah sakit sus?" tanya Elbert
"Boleh tapi kalau bisa makan makanan yang disedikan rumah sakit dulu ya" kata suster
"Tapi saya pengen banget makan Nasi soto sus, di rumah sakit pasti gak ada" jawab Elbert
"Elo.. sakit-sakit banyak permintaan, elo dengerin dulu itu apa yang di bilang susternya. elo makan dulu apa yang diantar nanti, setelah itu gie beliin deh apa pun yang elo mau" omel Yanto
"Baiklah.. kami permisi dulu" pamit suster
"Kak el.. belum ada makan?" tanya Nikita
"Belum" jawab Elbert
"Tadi saat aku bangun kamu engga ada, aku langsung tanya sama Rita.. dia juga gak tau. Aku selesai mandi juga kamu belum ada, aku khawatir sayang jadi aku gak selera sarapan" lanjut Elbert
"Makan siang juga engga kak.." lanjut Nikita
"Aku nyariin kamu Nik jadi lupa makan" jawab Elbert
"Makanya jangan kabur-kaburan Nik, kasian tuh anak orang" tambah yanto
"Yan.. beliin Nasi soto gih gue pengen banget" pinta Elbert
"Ngidam lo?" tanya Yanto
"Mungkin" jawab Elbert
"Ya udah kamu beliin aja nak" tambah Tante rahel
"Ya udah gue beliin, sekalian gue ngeliat orang yang elo tabrak tadi ya" kata Yanto lalu keluar dari ruang perawatan Elbert
__ADS_1