Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 100 : Pernikahan pangeran.


__ADS_3

Hari kemudian cepat berlalu, sedangkan persiapan pernikahan Qing shan dan ketiga wanitanya telah selesai sempurna.


Tepat keesokan harinya semua orang telah berkumpul di istana kekaisaran Han, untuk merayakan pernikahan tokoh pendekar ternama, yang ada di alam benua rendah saat itu.


"Saudara Gong Lam."


"Saya tuan...!"


"Eh jangan panggil tuan di hari pernikahan ini, panggillah aku saudaramu.


Aku terkadang menjadi sangat rindu untuk dipanggil sebagai saudara olehmu."


Tuan! saya merasa lebih nyaman dengan sebutan ini tuan.


Saya tidak bisa membohongi diri saya, yang telah tuan bebaskan dari perbudakan di masa lalu."


"Apakah kau tidak mau memberikan hadiah pernikahan bagiku, dengan menyebutku sebagai saudaramu..?


Ternyata kau tidak menganggap aku sebagai saudaramu ya...?"


"Bukan begitu tuan eh sa..saudara."


"Nah begitu lebih bagus, bagaimana saudara kita yang lain, apakah sudah turun semua dari benua alam Tengah...?"


"Sudah tuan eh sa..saudara..!


Semuanya sudah turun dan para tetua tinggi yang diperintah oleh tiga tetua utama sekte dewa Shunzuan, juga sudah menggantikan tempat kami berjaga di sana.


Adapun ketiga tetua utama, menyatakan akan datang hadir ke pernikahan ini tuan.


Tapi mereka juga menyatakan siap apabila sewaktu jalannya prosesi pernikahan tuan, terjadi penyerangan ke Klan Wu di alam di Tiantang, mereka akan segera berangkat saat itu juga tuan.


Sebelumnya mereka juga sangat menggerutu, karena mereka juga ingin menyaksikan pernikahan ini, tapi mereka tidak bisa menyangkal ketika kami mengatakan bahwa ini adalah perintah langsung dari tuan Qing shan."


"Ha..ha..hah..!


Baiklah, sesekali mereka juga harus merasakan kepahitan yang kita rasakan bukan saudara Gong Lam...?"


"Benar sekali tuan sa..saudara maksud saya saudara."


Qing shan mencuri-curi waktu untuk bisa berbicara dan bertanya tentang beberapa hal, pada Gong lam yang memang dekat dengannya, karena sudah menjadi saudara angkatnya.


Suasana hari itu begitu ramai, pernikahan itu begitu megah dan besar.

__ADS_1


Para perwakilan berbagai kekaisaran telah hadir dan duduk di barisan yang telah diatur oleh para petugas istana.


Para bangsawan dan juga pejabat, serta anggota keluarga kekaisaran juga telah hadir semua.


"Wah saudara Wun tao pernikahan tuan ini betul-betul begitu megah dan begitu ramai ya saudara.


Lihatlah warna merah telah menutupi sebagian besar wilayah kekaisaran Han ini.


Selain itu, tuan kita juga tampak begitu sangat tampan sekali saudara..hahah."


"Benar sekali saudara Lu ming, senang rasanya melihat tuan mengenakan pakaian pernikahan itu haha.


Oh ya bagaimana dengan hadiah yang telah ditugaskan untuk kita antarkan kepada ketiga keluarga istri tuan saudara Lu ming, apakah sudah selesai...?"


"Tenang saja saudara Wun tao, masalah itu sudah diurus oleh saudara kita yang lain, yang dipimpin langsung oleh saudara kita Chen sui han dan Chen sui bai.


Hari ini kita tinggal menyaksikan proses ini berlangsung, lihatlah tuan begitu tampan di sana...!"


"Ha..ha..ha iya kau benar sekali saudara Lu ming, ini pasti tuan sudah ingin sekali cepat-cepat pergi, tapi tertahan untuk duduk di sana mengikuti prosesi pernikahan ini ha..ha..ha..!


Seluruh pengawal dan pelayan Setia Qing shan begitu berbahagia melihat tuan mereka sedang duduk di kursi yang disediakan sebagai kursi mempelai pria itu.


Sedangkan ketiga calon istrinya duduk di kursi sebelah kirinya.


Semua pengawal itu membahas tentang Qing shan yang merupakan sosok idola mereka sejak lama itu, yang hari ini menjadi pusat segala perhatian yang ada di benua alam bawah.


Semua orang lantas berdiri untuk menyambut dan menghormati yang mulia Kaisar Han zhuang dan ratu Ni Huan.


"Hormat pada yang mulia semoga yang mulia panjang umur .!"


"Terima kasih untuk semua tamu undangan yang telah hadir, ayo mari kita semua duduk kembali lalu semuanya duduk kembali ke tempatnya semula."


Setelah Kaisar dan Ratu memasuki ruangan, petugas yang biasa mengurusi pernikahan di istana pun segera keluar.


Petugas istana yang biasa memimpin upacara pernikahan.


Semua orang tampak begitu bersemangat, senyuman manis di bibir semua orang-orang yang hadir menghangatkan suasana.


"Kepada pengantin pernikahan agar segera berdiri."


Petugas yang mengurusi segala hal tentang pernikahan di istana langsung memimpin acara itu.


"Kepada mempelai pria dan wanita agar bersiap melakukan ritual penghormatan.

__ADS_1


Hormat kepada langit...!"


Qing shan dan ketiga istrinya pun berlutut dan bersujud memberi hormat kepada langit.


"Hormat kepada bumi...!"


Kembali Qing shan dan tiga istrinya menghormat kepada bumi dengan berlutut dan bersujud tiga kali.


"Hormat kepada leluhur..!"


Lagi-lagi Qing Shan serta tiga istrinya kembali menghormat kepada leluhur secara simbolik, seperti sebelumnya.


Setelah melakukan serangkaian ritual lainnya, selesailah seluruh rangkaian ritual acara pernikahan itu dan Qing shan sudah sah menjadi suami bagi ketiga istrinya, dan sekaligus ketiga wanita itu pula telah sah menjadi istri bagi Qing shan.


"Ah akhirnya selesai juga saudara Qin, saudara Lin saudara Huang dan saudara Armor...!"


"Ya betul sekali saudaraku kaisar, lalu apa yang akan kita lakukan sekarang saudara...?"


"Apalagi lagi kalau bukan makan besar dan minum sepuasnya saudara..ha.hahah.


Mari semuanya kita rayakan pernikahan ini, ayo kita ke ruang makan yang sudah disediakan saudara dan saudari semua...!!"


Semua orang lalu larut dalam pesta pernikahan Qing shan dan ketiga istrinya, semua makanan tersedia melimpah begitu juga minuman terbaik yang ada di benua alam rendah, semuanya tersedia di meja-meja yang telah dipersiapkan bagi para tamu.


Pesta besar ini benar-benar menjadi pengalaman yang sangat menakjubkan bagi banyak orang.


Semua kalangan merasa bahagia dan merasa takjub, apakah itu para bangsawan maupun rakyat biasa dari kekaisaran Han, karena sesuai dengan prinsip Qing shan semua orang adalah sama dalam pandangannya, maka semua diundang saat itu sesuai dengan keinginannya.


"Ayo saudara ayo kita juga harus makan dengan sepuas-puasnya di hari pernikahan tuan ini."


"Ya benar sekali, setelah ini kita akan bekerja keras lagi, untuk mewujudkan cita-cita tuan dan perjuangan kita, mari kita manfaatkan waktu yang sedikit ini untuk bersenang-senang ha..ha..ha luar biasa..!"


"Benar sekali saudara, kita harus bersenang-senang kali ini, mari bersulang untuk tuan...!"


"Mari.. mari..!"


"Ayo semuanya...!


Kita rayakan pernikahan tuan dengan rasa bahagia.


Para pengawal Qing shan juga tidak luput dari kebahagiaan dan ikut larut merayakan pernikahan ini.


Setelah Qing shan dan ketiga istrinya kemudian memasuki kamar yang telah disediakan bagi mereka, maka para tamu semuanya mengikuti perayaan pernikahan itu sampai selesai dengan penuh rasa gembira, rasa bahagia dan juga sekaligus merasa takjub atas pernikahan pangeran yang tidak biasanya, karena melibatkan dan juga mengundang secara khusus para warga biasa di desa desa terdekat dari istana kekaisaran Han itu.

__ADS_1


Semua makanan dan minuman yang lezat itu, sungguh berada di luar pemikiran orang entah dari mana semua makanan itu berasal, mereka tidak tahu pasti.


Yang mereka tahu saat ini adalah, menikmatinya dengan penuh rasa bahagia.


__ADS_2