
"Gong Lam Hui...!"
"Saya tuan!"
"Tunjukkan jalan, kita akan menghadiri pertemuan sekte putih."
"Baik tuan, mari...!"
Disebuah dataran diatas lembah Beast sudah ramai manusia yang berkumpul, dari kejauhan saja sudah terlihat jelas kalau orang orang ini adalah anggota sekte aliran putih, dari lambang dan ciri khas pakaian yang mereka kenakan.
Rombongan Qing Shan mendarat tepat d depan aula yang dibangun oleh kaisar sebelumnya, yang juga kakek dari pangeran Han Nian.
Aula luas ini awalnya diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan para kultivator yang berburu beast.
Beast dari tempat itu terkenal ganas dan belum banyak kultivator yang bisa masuk lebih dalam ke dalam hutan tersebut, ada rumor yang mengatakan bahwa di kedalaman hutan Beast ini, ada jalan menuju alam tengah.
Karenanya para beast disini banyak yang terhubung dengan alam tengah, itu pula yang menjadi alasan kenapa kawanan beast disini sangat kuat.
"Ah .. tuan Gong Lam Hui sudah tiba."
"Ya... Patriak perkenalkan beliau adalah tuan saya tuan Qing Shan dan kebetulan kali ini beliau juga datang bersama dengan pangeran putera mahkota."
"Salam buat tuan ... Salam buat Pangeran!"
Para patriak dan semua tetua menangkupkan tangannya menghormati keduanya, sebelumnya mereka telah diberitahu oleh Gong Lam Hui tentang seperti apa sosok Qing Shan dan hal hal yang tidak disukainya, tetapi mereka sangat tidak menyangka kalau Qing Shan akan semuda itu.
Semua yang hadir disana juga terkejut dengan kehadiran pangeran Han, tentu mereka sangat tahu betul, seperti apa pangeran yang merupakan putera kaisar ini, tetapi ada kesan lain yang mereka lihat berbeda tentang sikapnya ketika bersama Qing Shan.
" Mari tuan...!
Patriak Pedang suci, gunung emas dan tongkat dewa tampil membawa jalan bagi Qing Shan dan pangeran Han.
Semua perwakilan sekte aliran putih kini bisa melihat jelas dan secara langsung dari dekat, sosok yang telah membuat gempar dunia kultivator, yang bahkan sampai mengusik rasa ingin tahu istana kekaisaran itu.
"Para patriak dan tetua sekalian, perkenalkan beliau adalah tuan Qing Shan, selama ini anda barangkali hanya mendengar sepak terjang beliau, tetapi anda sekalian tidak tahu wajahnya, maka sekarang beliau berkenan hadir di tempat kita semua".
Patriak pedang suci memperkenalkan Qing Shan kepada semaua orang yang hadir.
"Salam hormat kepada tuan Qing Shan, salam hormat kepada yang mulia pangeran."
"Hormat anda semua kamai terima."
ucap Qing Shan serentak bersama pangeran
__ADS_1
"Sebenarnya saya tidak tahu persis acara ini, tetapi saudara Qing Shan yang memberitahukan hal ini kepada saya dan saya sendiri yang meminta ikut, karenanya semuanya tidak perlu sungkan, kalian fokus saja pada acara ini dan saudaraku Qing Shan."
Pangeran menambahkan dan sengaja menekankan kata saudaraku, menunjukkan kedekatannya pada sosok Qing Shan, nalurinya mulai melihat manfaat keberadaan sekte dan sosok Qing Shan bagi kepentingan jangka panjang kekaisaran.
Para peserta yang hadir dibuat menjadi lebih penasaran ucapan pangeran yang menyebut Qing Shan sebagai saudaranya.
"Baiklah para patriak dan tetua sekalian kami tiga Patriak dari sekte Pedang suci, gunung emas dan tongkat dewa telah bersepakat bahwa penggabungan sekte aliran putih, yang kelak akan menjadi satu sekte besar ini sangat perlu kita lakukan, mengingat perlunya jaminan bagi keberlangsungan sekte khususnya sekte kecil dan menengah, begitupun anda semua punya hak suara penuh untuk memilih dan menentukan apakah ikut atau menolak, silahkan semuanya membuat pilihan."
Setelah partriak sekte Pedang suci selesai bicara keadaan langsung ramai terlihat semua orang berdiskusi.
"Patriak kami dari sekte teratai putih menyatakan ikut bergabung.
Sekte lonceng keadilan ikut...
Sekte bendera putih ikut patriak
Sekte jalan surga juga ikut
Sekte telapak Budha bergabung
Sekte cahaya suci juga bergabung....!!!"
Satu persatu perwakilan sekte menyebutkan keikut sertaannya dan sama sekali tidak ada yang menolak, ini adalah berkah bagi mereka lalu apa alasan untuk menolak?
Kultivator sangat memuja kekuatan karenanya mereka sangat bersemagat.
"Baiklah saudara saudara sekalian, sekarang adalah penentuan kursi Patriak utama atau patriak agung, silahkan semuanya memberi usul nanti akan kita bahas lebih lanjut"
Kali ini yang berbicara adalah patriak sekte gunung emas.
Sebenarnya ini hanya sekedar pengesahan saja, arahnya sudah jelas kalau Qing Shan sejak awal adalah sosok yang mereka akan pilih, tetapi tetap saja semua ini perlu pengakuan langsung di depan khalayak ramai, walaupun mereka sudah bersepakat di belakang layar, jauh jauh hari sebelum acara dimulai.
"Patriak sesuai keputusan bersama yang kami sepakati sejak tadi bahwa tuan Qing Shan adakah sosok yang kita pilih menempati kursi patriak Agung."
Perwakilan semua tetua sekte yang hadir berbicara.
"Baiklah...! karena semua sudah bersepakat bahwa tentu hal ini masih perlu kita tanyakan langsung kepada tuan Qing Shan, apakah beliau bersedia, silahkan tuan."
Patriak tongkat dewa mempersilahkan Qing Shan dengan penuh hormat.
Semua hadirin menunggu dengan penuh harap, meraka sangat ingin hal ini terwujud dan mereka tahu persis kuncinya ada di sosok king Shan ini, tanpa sosok kuat sebagai pengayom, semua petriak akan saling cakar berebut kekuasaan, sehingga bukannya kebaikan yang di dapat namun malah kehancuran dan perpecahan
Adapun tiga Patriak sekte gunung emas pedang suci dan tongkat dewa telah mengetahui, bahwa Qing Shan sudah setuju lewat pesan kesadaran jiwa yang Gong Lam Hui kirimkan.
__ADS_1
"Pertama saya mau mengucapkan terima kasih kepada pangeran yang sudah berkenan hadir mengikuti acara ini, terimakasih yang sama juga buat semua anggota sekte aliran putih yang hadir dan sudah mempercayakan hal ini kepada saya.
Yang kedua, saya menerima niat baik para patriak dan semua tetua termasuk seluruh anggota sekte aliran putih.
Yang ketiga sebagai Patriak agung saya menetapkan nama sekte ini nantinya adalah sekte Dewa Shunzhuan
Yang ke empat persis setelah sekte besar ini diresmikan maka markas sekte aliran putih akan berpindah ke kota Shunzhuan dimana kota itu akan dipimpin oleh tuan kota Luo Pangzi, saya harap semua nama sekte yang sebelumnya telah ada, tidak lagi dipakai sebab kita semua telah lebur menjadi satu, maka tidak lagi boleh ada nama lain.
Terakhir yang kelima, saya ingin kita semua tingkatkan kekuatan, kita adalah tameng dan pedang yang berkewajiban memastikan keamanan setiap tawa dan senyuman anak anak kita di negeri ini, kita semua akan melindungi bukan hanya kota Shunzhuan dan sekitarnya tetapi juga harus siap melindungi wilayah kekaisaran Han apabila diminta.
Selama ini saya sudah memberikan banyak sumber daya, bagi sekte yang memberikan kontribusi bagi kebaikan kota Shunzhuan dan sekitarnya, namun sekarang karena kita saat ini sudah berada dalam satu wadah, maka peningkatan kekuatan anda semua akan menjadi tanggung jawab saya, semua akan beroleh sumber daya yang memungkinkan untuk menerobos kemacetan anda sekalian, persis tiga hari dari sekarang, langit kota Shun Guojia Suciehn dan Shunzhuan akan bergetar dengan petir surgawi,.yang akan kita buat lelah dalam pekerjaan pembabtisannya kali ini, sebab ratusan pendekar semesta dari sekte aliran putih Dewa Shunzhuan akan lahir dan pendekar tingkat dewa juga akan bermunculan, setelah itu semua orang harus siap berperang, kita babat habis semua kekuatan yang mencoba mengancam negeri kita kekaisaran Han, pastikan yang mulia kaisar dan keluarganya tidak dirongrong oleh orang lain yang bekerja sama dengan pemberontak, kita akan serang kekaisaran lain yang telah berani menunjukan niat jeleknya pada kekaisaran dan negeri kita tercinta, namun sebelum itu kita harus musnahkan seluruh sekte aliran hitam di negeri kita yang telah berkhianat dengan bekerja sebagai perpanjangan kaki dan tangan pihak lain
Hdup Sekte Dewa Shunzhuan....!!!!!
Hidup kekaisaan Han.....!!!!!
Segera setelah itu lautan emosi dan antusias manusia berkecamuk dan bergelombang di tempat itu semua anggota sekte yang hadir berlutut dan mengucapkan kata yang sama.
"Hidup yang mulia patriak agung...!!
Semoga yang mulia panjang umur..!
Hidup sekte Dewa Shunzhuan...!!
Hidup yang mulia kaisar...!!
Hidup yang mulia pangeran....!!"
"Bangunlah semuanya...."
segera Qing Shan memerintahkan mereka bangkit dari keadaan berlutnya
Pangeran Han tidak menyangka acara akan menjadi semenarik ini, ratusan pendekar semesta dan mereka begitu setia pada kekaisaran...?
Pangeran sudah membayangkan kebahagiaan ayahnya bukankah ini sudah menyelesaikan semua masalah Kekaisaran Han yang selalu berusaha akan dilahap oleh kekaisaran lainnya.?
Dia bertekad untuk menyaksikan sendiri tiga hari yang disebut Qing Shan, pasti dia sudah melihat semuanya dan tidak sembarang bicara, pikir pengeran.
Orang ini begitu luar biasa, bahkan sebenarnya sebuah kekaisaran tidaklah berarti apa apa dimatanya, dia hanya mementingkan kebahagiaan semua orang di negeri ini, pangeran merasa takjub melihat Qing Shan dia yakin bahwa jika kelak orang ini naik ke negeri atas dia akan benar benar menjadi dewa agung Shunzhuan.
Dengan semua itu dia berdiri menangkupkan tanganya kepada semua orang dan terkhusus bagi Qing Shan dia membungkukkan badannya.
"Apa yang pangeran lakukan, kita sudah menjadi saudara sekarang, maka semua beban masalah di pundak pangeran juga menjadi beban dan masalah kami."
__ADS_1
Senyum yang begitu meneduhkan setiap mta yang memandangnya terpancar dari bibir Qing Shan yang menawan.