
"Syutt."
"Srekkhh"
"Bugh."
"Baammm"
Pihak klan Wu begitu terkejut, sebab dalam satu gerakan semua perwakilan klan Kuang nan, telah tewas.
Namun mereka bingung sebab tidak melihat keberadaan pimpinan Kuang nan sebelumnya.
"Tuan! Semuanya sudah selesai."
"Baik, kalian sudah berbuat yamg terbaik.
Beri hormat pada patriak klan Wu, tuan patriak Wu Lingdao."
"Hormat pada patriak Wu Lingdao
Semoga patriak panjang umur."
"Ah tuan tuan sekalian, hormat anda semua saya balas dengan penghormatan yang sama.
Dengan tulus aku Lingdao menangkupkan tangan sebagai tanda hormat dan menyambut kehadiran anda semua, dengan kekuatan yang anda semua miliki, begitu indah rasanya melihat sikap anda semua yang begitu menghargai orang lain, itu adalah sesuatu yang telah lama hilang dari alam benua tengah ini."
"Ah tuan patriak Wu Lingdao terlalu memuji, kami semua merasa tersanjung.
Perkenalkan saya Qing Shan pimpian rombongan ini dan yang dibelakang ini semua adalah saudara saudara saya, tapi mereka sangat menghargai saya, sehingga menyebut saya sebagai tuannya.
Hahah sudah berkali kali sebenarnya saya peringatkan, tapi mereka masih saja memanggil saya tuan, saya jadi bingung sendiri tuan patriak.
"Hahahaha tuan Qing Shan itu karena memang anda layak, tapi mohon maaf kalau saya memanggil anda tuan pasti melihat dari karakter yang anda miliki, saya juga akan anda panggil tuan, karenanya saya akan memanggil anda dengan saudara saja, apakah boleh?"
"Tentu! kalau begitu saya juga akan memanggil anda saudara patriak klan Wu."
"Baiklah! tapi saudara Qing Shan, maaf kalau saya sedikit penasaran, tentang keberadaan pimpinan klan Kuang nan sebelumnya, yang tidak kelihatan lagi disini."
"Oh ya, maaf saya akan menjelaskannya pada saudara patriak.
Sebenarnya saya sengaja belum membunuh, pimpinan utusan klan itu.
Saya tahu saudara dari klan Wu semua sudah sangat ingin membunuh orang itu karena mulutnya yang kotor dan penghinaan yang telah dia lakukan.
Tapi kalau kita membunuhnya sekarang, maka pihak klan Kuang nan pusat akan segera mengetahuinya dari segel api tanda jiwanya yang akan padam disana.
Maka saya menahannya di sebuah alam kecil milik saya, yang perlahan nantinya akan mengikis basis kultivasinya, sehingga pada akhirnya dia hanya akan menjadi manusia biasa.
Dengan itu kita akan bisa mengulur dan mendapatkan waktu, untuk meningkatkan kekuatan dalam menghadapi klan Kuang nan pusat."
__ADS_1
Setelah mengatakan itu Qing Shan mengeluarkan semua sumber daya yang sudah dia persiapan sebelumnya, berupa air telaga kahyangan, buah berbagai musim, daun pohon akar spritual surgawi dan berbagai pil roh kultivasi pemulihan,
Qing Shan juga mengeluarkan beberapa ikan dari alam salju yang sangat berfungsi untuk mengatasi kemacetan dalam menerobos ke tingkatan yang lebih tinggi.
Tidak lupa beberapa inti beast, yang masih tersisa dari hutan larangan alam jiwa yang telah begitu lama dia simpan, juga ikut dikeluarkan meramaikan keberadan sumber daya itu.
"Saudara ini adalah harta yang banyak sekali kwalitas semua sumber daya ini sangat tinggi terlihat dari luapan energi yang memancar darinya."
Saat semua sedang serius melihat sumber daya itu Lu ming melesat dan menebas leher seorang anggota klan Wu.
Keadaan menjadi sedikit memanas.
"Maaf tuan patriak, saya Lu ming terpaksa membunuh seorang pengkhianat dari klan anda, dia baru saja akan melaporkan kejadian yang ada disini kepada pihak musuh."
Wu mian dan Wu lun mendatangi orang yang dipenggal tersebut dan mendapati di tangannya ada batu kenangan juga batu komunikasi.
"Patriak! orang ini benar adalah seorang pengkhianat."
"Setthhh."
Wu lun mencabut pedangnya dan menatap semua orang dari klan Wu.
"Apakah masih ada pengkhianat disini?"
"Saudara Wu lun perkenalan aku Lu ming, di ruangan ini tidak lagi ada pengkhianat, tapi tidak tahu kalau di luar sana.
"Ah terima kasih saudara Lu ming."
Wu lun mengucapkan rasa terima kasih yang tulus dan menerima harta pusaka, pendeteksi para pengkhianat itu.
"Saudara tidak perlu berterima kasih saudara Wu lun."
"Permisi semuanya saya akan memeriksa setiap anggota klan yang ada diluar.
"Maaf sudah mengganggu tuan patriak, silahkan anda lanjutkan."
"Ya, terima kasih saudara Lu ming, anda telah mencabut duri dalam daging yang selama ini menggerogoti kami, tanpa kami sadari."
"Terima kasih tuan patriak bisa memaklumi tindakan saya."
Wu Lingdao selaku patriak klan, sangat suka dengan temperamen juga sikap Qing Shan dan rombongan yang dibawanya
"Baiklah saudara Qing Shan, lalu apa rencana saudara selanjutnya?"
"Saat ini yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kekuatan.
Silahkan patriak siapkan beberapa anggota yang anda percayai, untuk menaikkan kultivasinya secara maksimal guna menaikkan kekuatan tempur kita, saat menghadapi lawan.
Kita tidak bisa berperang terbuka saat ini, tapi kita bisa melakukan itu, begitu kekuatan kita meningkat"
__ADS_1
"Ahhh... saudara Qing Shan ternyata juga merupakan orang yang luas wawasan dan juga ahli strategi.
Saya beruntung memiliki saudara Qing Shan, sebagai teman di pihak saya."
"Baiklah saudara patriak, kalau begitu disaat saudara patriak sedang melakukan penerobosan, 29 saudara saya akan mengawal tempat ini bersama anggota klan yang lain, yang tidak melakukan penyerapan sumber daya.
Sementara saya akan berkeliling dengan tiga saudara yang lain, termasuk saudara Wu lun untuk mencari informasi dan segala peluang yang bisa kita raih, dalam memenangkan pertempuran ini nantinya.
Selain itu saya ingin meminta tanda identitas kepada patriak, untuk menunjukkan seolah kami adalah anggota klan Wu, agar tidak mencurigakan pihak lain."
"Ya saya akan memberikannya pada saudara.
Wu mian ambilkan giok tanda anggota. klan."
"Baik patriak."
Wu mian segera pergi ke gudang harta milik klan Wu.
"Saudara Chen sui han dan Chen sui bai, saya percayakan saudara berdua memimpin saudara kita yang lain, dalam mengawal dan menjaga rumah keluarga klan Wu, pastikan semua orang aman, terutama patriak
Selain itu kalau ada utusan dari klan Kuang nan, maka bunuh saja semua kecuali para pemimpinnya yang sebaiknya anda tahan.
Aku dan saudara Gong lam juga saudara Lu ming serta saudara Wun tao, akan pergi melihat situasi."
"Baik tuan, kami akan melaksanakan perintah tuan."
Wu mian dan Wu lun datang bersamaan dan di tangannya Wu mian sudah memegang 4 giok tanda anggota klan Wu.
Wu mian sendiri telah menceritakan rencana Patriak yang akan menerobos dan juga rencana Qing Shan yang akan berkeliling, agar Wu lun menemani mereka.
"Ah saudara Qing Shan ini giok tanda anggota klan, silahkan anda pakai atau simpan."
"Terima kasih saudara Wu mian, anda juga meneroboslah."
'Baik saudara Qing Shan, sampai bertemu lagi nantinya."
"Saudara patriak, kami akan pergi."
"Silahkan saudara Qing Shan.
Oh ya saudara! aku punya satu permintaan, apabila saudara menemukan anggota klan Wu yang diperbudak ataupun dihinakan oleh klan manapun di luar sana, tolong bantu mereka untukku."
"Baik patriak, seluruh klan Wu mulai sekarang adalah saudaraku juga, tentu aku tidak akan membiarkan mereka, namun maaf kalau akan sedikit berakibat buruk pada nama anda, sebab aku akan menyebut diriku sebagai anggota klan yang tidak setuju dengan sikap anda dan mengambl jalan sendiri agar mereka tidak menyalahkan klan Wu nantinya."
"Saya percaya pada saudara Qing Shan, silahkan lakukan metode apapun agar Klan Wu bisa kembali bangkit dan saudara mendapat pijakan di benua alam tengah ini, nantinya."
"Terima kasih pengertian saudara patriak, kami pergi sekarang."
Segera setelahnya aura pendekar langit tahap awal puncak, menyembul dari tubuh Qing Shan dan dia pergi dari tempat itu bersama yang lain, dibawah tatapan kekaguman patriak Wu Lingdao.
__ADS_1