Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 49 : Rahasia


__ADS_3

Setelah pembicaraan yang cukup panjang semua orang kembali ke balai kota.


Sebagai tuan kota Luo Pangzi dan Mei Yin yang baru saja melangsungkan pernikahan belum bisa bersantai selama kaisar masih berada di kota Shunzhuan terlebih ratu juga sudah hadir.


Belum lama ini diapun juga baru saja mendapatkan kabar yang mengejutkan tentang status Qing Shan, pengawalnya dua bersaudara Chen Sui Han dan Chen Sui Bai yang menggantikan Gong Lam yang sedang berbulan madu, melaporkan perkembangan tentang kabar kaisar dan ratu yang merupakan ibu dan ayah kandung Qing Shan.


Luo Pangzi dan istrinya Mei Yin tentu begitu terkejut dengan kabar itu dan melalui bawahan kepercayaannya dia, dengan cermat menyebarkan berita ini keseluruh bawahannya yang lain dan juga kepada sekte dewa Shunzhuan.


Tiga patriak yang sebelumnya merupakan pimpinan sekte pedang suci tongkat dewa dan gunung emas juga terkejut atas kabar ini.


Mereka bertiga di panggil hadir ke balai kota.


Jajaran pengawal Qing Shan semuanya juga ditarik dan tugas pengamanan digantikan para tetua sekte Dewa Shunzhuan .


Ketika rombongan Qing Shan memasuki ruangan mereka disambut suara riuh yang begitu semangat.


"Hormat kepada yang mulia kaisar semoga yang mulia kaisar panjang umur."


"Hormat kepada yang mulia ratu semoga yang mulia ratu panjang umur."


"Hormat kepada yang mulia pangeran berdua semoga yang mulia pangeran panjang umur."


"Hormat kepada yang mulia patriak agung semoga yang mulia patriak agung panjang umur."


Kaisar merasa begitu agung melebihi keadaannya yang sebelumnya, kebesaran anaknya ini begitu membuatnya bangga, sekali lagi dia merasa kalau seperti ketika di zaman ayahnya, kerajaan Han akan kembali jaya.


Tidak lama kemudian sesosok pecahan jiwa muncul.


"Master Ming Zhao..... ucap Qing Shan berlutut di lantai, semua orang kembali terkejut dan menatap sosok agung tersebut.


Tidak banyak orang yang bisa membuat Qing Shan berlutut seperti itu, siapa lagi sosok ini tetapi dia hanya pecahan jiwa ucap orang orang di dalam benaknya.


"Gedebuk.....!"


Suara lutut kembali berbenturan ke lantai kalu ini kaisar dan ratu yang berlutut melihat itu pangeran Han juga ikut berlutut dia tidak tahu apa apa tetapi berlututnya ayah dan ibunya harus membawanya ikut berlutut apalagi kakaknya juga sebelumnya telah berlutut.


"Ayah......!


"Ayah......!

__ADS_1


Kaisar dan ratu berteriak


Mendengar itu semua orang berlutut


"Gedebuk.....!"


"Gedebuk.....!"


"Gedebuk.....!"


Lantai terus berbenturan dengan lutut, keadaan menjadi hening dan semua orang berada dalam keadaan berlutut.


" Bangunlah semuanya......!"


Serentak semuanya bangun mendengar suara agung dari sosok pecahan jiwa tersebut.


"Ayah....?"


Qing Shan bertanya dengan menoleh pada ayahnya


"Beliau adalah kakekmu nak, yang telah naik kealam menengah dan tinggi untuk mencarimu ucap ibu Qing Shan.


"Kaakeeeeeeekkkk.............?"


"Bangunlah Shan'er aku belum mati.."


"Saat ini aku berada di alam tinggi tetapi dalam tahanan seorang yang abadi, seperti yang kau tahu tadinya pecahan jiwaku ini hanya terkurung di gubuk alam jiwa?


Bila aku keluar aku akan diseret oleh arus reinkaransi tetapi harta surgawi gubuk yang aku miliki bisa membendung dan menangkal arus itu, dan aku hanya akan bisa kembali seperti kalian, saat tubuhku terlepas dari jerat perangkap sosok abadi di alam tinggi itu.


"Kakek lalu apa yang akan terjadi setelah kakek keluar dengan sisa pecahan jiwa kakek ini."


"Pecahan jiwa ini akan musnah Shan'er tetapi pelayanku Rong Xia sudah menyimpan pecahan jiwa lain, saat perpisahan kita, sebuah teknik berhasil dia kembangkan dan kini pecahan jiwaku ada dalam wujud ikannya, keriak pecahan jiwa ini nantinya musnah dalam ketiadaan aku masih ada dalam dirinya."


Aku akan menanti kalian semua untuk datang kelak.


Setelah tiba disinilah baru kakek tahu kalau kau sebenarnya tidak kemana mana Shan'er..!


Tidak seperti dugaanku sejak awal yang menyangka kau di bawa orang lain ke alam menengah atau alam tinggi, sehingga karena itu dengan sedikit keberuntungan dari surga dan apa yang disebut kejeniusan, kakekmu ini bisa sampai di alam tinggi dengan cepat untuk mencarimu

__ADS_1


Hal paling membahagiakan dan merupakan keputusan yang tepat adalah, aku selalu meninggalkan pecahan jiwaku di setiap alam, sehingga aku bisa kembali mencari dan mencari sampai akhirnya menemukanmu dan menarikmu ke alam jjwa dewa walaupun memang begitu sangat terlambat, sebab kau harus sempat menjalani siksaan dan kepedihan hidup saat masa kecil mu di tambang batu roh itu


Kakek juga meminta maaf karena terlambat untuk mengetahui keberadaanmu yang diselamatkan dan diangkat anak oleh keluarga yang terhormat Qing, untuk menghormati mereka tetaplah pakai nama Qing Shanmu kedepannya mereka berhak untuk itu, perlu kau tahu mereka semua masih hidup kakek menaruh mereka dalam sebuah alam kecil hanya saja sebelum menaruh tanda jiwa disana kakek terputus dan tidak lagi bisa terhubung ke alam kecil itu karena suatu pertempuran, kamu harus menemukan mereka kelak.


"Zhuang'er..."


"Anak ini mendengarmu ayah"


"Ayah bangga denganmu nak. dengan segala keterbatasan dan tidak adanya sosok kuat sepeti di zaman ayah kau masih bisa tetap kokoh bertahan, di tengah tengah tekanan kekaisaran yang lebih besar di sekelilingmu, kau masih bisa dan mampu menjaga kehormatan dan warisan luluhur kita, itu bukan sesuatu yang ringan.


Namun sekarang kau tidak perlu khawatir putramu kini kekuatannya sudah melebihi aku dimasa jayaku, ketika berada di alam kecil ini.


"Ayaaaahhhhhhh...."


Hal yang membuat kita semua sampai begini adalah selir dan puteranya.


Dialah yang melemparkan Shan'er ke kawanan Beast dengan maksud mencelakainya, saat masa perburuan keluarga istana dahulu agar kelak anaknya yang menjadi penguasa berikutnya, namun surga berkehendak lain, seharusnya kau sudah tahu apa yang akan kau perbuat nak.


jangan ragu putramu darinya bukanlah putra kandungmu tetapi putra kekaisaran wei, dia tidak pernah mau mengandung anakmu.


"Anak ini faham ayah"


Putra selir tertuamu itu juga merongrong dari dalam, dulunya wilayah ini adalah wilayah yang akan dia jadikan persiapkan sebagai basis kekuatannya kelak dalam usahanya mengambil alih istana tetapi lagi lagi surga berkehendak lain, semua dimusnahkan oleh putra tertuamu Qing Shan.


" Ni Huan'er ..!


"Ayah..........!"


"He..he..heheiii.. jangan berteriak aku belum begitu tuli.."


"Maafkan menantu yang tidak berbakti ini ayah.... "


"Siapa bilang kau tidak berbakti?"


"Kau adalah menantu kesayangan ku, kau akhirnya bisa faham dan memecahkan arti mimpi mimpimu, yang mejadi petunjuk tentang kebenaran Qing Shan sebagai anakmu, sudahlah jangan bersedih lagi, semoga kelak surga mempertemukan kita semua kembali."


"Iya ayah...Ni Huan mendengar ayah".


Master Ming Zhao menatap semua orang.

__ADS_1


"Namaku Han Zhao, hanya saja dalam pencarian cucuku di benua tengah dan tinggi di.atas alam ini, aku merubah margaku menjadi Ming, dengan maksud agar tujuanku tercapai terimakasih ku ucapkan bagi kalian semua yang sudah mendukung keluargaku."


Ucap Master Ming Zhao.


__ADS_2