Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 52 : Menyusun rencana


__ADS_3

Saat ini baik Pangeran Han Nian kaisar Han Zhuang dan ibunda Qing Shan yakni ratu Ni Huan telah sampai di Istana, dan mereka segera masuk ke ruang keluarga istana, semua pelayan menyambut dan melayani segala keperluan mereka.


Tidak lama Penasehat Istana lalu hadir dan membungkuk memberi hormat pada kaisar.


"Yang mulia Kaisar...!"


"Berdirilah penasehat, bagaimana situasi terakhir setelah kepergian ku.?"


"Yang mulia, semua titah yang mulia sudah dilaksankan, selir dan putranya telah ditahan diruang bawah tanah, saya sarankan yang mulia segera melakukan ekesekusi."


"Baik saranmu cukup bagus Penasehat."


"Jenderal Bing..!"


"Saya yang mulia"


"Bagaimana situasi di perbatasan.?"


"Sampai saat ini, semua cukup aman yang mulia, hanya saja beberapa mata mata kita yang menerobos ke daerah lawan, mendapatkan informasi kalau keberadaan selir dan putranya di tahan di ruang bawah tanah, sudah diketahui oleh orang orang dari kekaisaran Wei yang mulia, sepertinya memang sesuai dugaan kita, selir memang punya hubungan dengan kekaisaran Wei dan mereka semua yang ada disana mengatakan bahwa kita tidak akan berani mengeksekusi selir yang mulia."


"Bagaimana menurutmu Qing shan putraku.?"


Saat mendengar ucapan itu, semua bawahan Kaisar yang ada disana terkejut dengan sosok Qing shan yang disebut kaisar sebagai putranya itu, tetapi tidak pernah mereka ketahui.


Melihat semua keheranan di mata bawahannya, Kaisar lalu mengatakan;


"Ini adalah Qing Shan putra tertuaku yang sebelumnya hilang dan sekarang telah ditemukan.


Hilangnya Qing Shan putraku ini adalah hasil perbuatan selir utama juga."


"Hormat kepada yang mulia pangeran tertua, ucap semua bawahan Kaisar yang hadir disana."


"Hormat anda semua, saya terima."


Qing Shan dengan elegan memanggapi mereka semua.


"Bagaimana menurutmu Shan'er.?"


"Ayahanda kaisar, menurut ananda seperti apa yang penasehat kekaisaran yang terhormat sarankan sebelumnya, kita memang harus segera percepat eksekusi ini, jangan sampai ada dugaan kita tidak berani seperti informasi para mata mata.


Kita harus tangkap mata mata yang ada di istana ini dan memerintahkannya membawa langsung kepala selir dan putranya untuk diserahkan pada kaisar dari kekaisaran Wei."


"Yang Mulia...!"


Penasehat langsung keberatan dengan ide itu


"Ada apa penasehat.?"

__ADS_1


"Maaf yang mulia, apa yang pangeran sarankan terlalu berbahaya bagi posisi kita saat ini."


"Teruskan Shan'er...!"


"Terimakasih ayahanda.


Ananda faham kekhawatiran penasehat dan berterima kasih atas perhatian dan juga kerja kerasnya merawat kekaisaran ini, namun apa yang penasehat tidak ketahui adalah, bahwa kekaisaran Han saat ini sudah memiiki ratusan pendekar tingkat semesta, baik awal menengah maupun tingkat puncak dan selain yang ada di istana ini, seperti yang ayahanda ketahui semua pendekar semesta itu berada di bawah perintahku, aku sendiri saat ini berada di tingkat pendekar Dewa level dua tahap puncak, artinya kita tidaklah lebih lemah dari kekaisaran Wei, bahkan ananda bisa menjamin bahwa kekaisaran Wei akan hilang dari benua rendah ini dan hanya akan ada nama kekaisaran Han kedepannya.


"Apa...?".


"Para bawahan kaisar langsung terkejut hebat dengan semua yang Qing Shan ucapkan, pangeran yang tampak biasa dan sederhana dan malah terlihat tanpa kultivasi ini ternyata adalah pendekar tingkat tertinggi yang ada di kekaisaran Han?


Bahkan dimanapun mereka belum mendengar ada tingkatan pendekar dewa sebelumya, karena pendekar semesta adalah akhir yang mereka tahu selama ini.


"Penasehat jendral dan menteri tidak harus terkejut, sosok yang menghancurkan dua sekte besar aliran hitam sebelumya adalah kakak pangeran pertama juga orangnya."


Mendengar itu penasehat dan menteri serta jendral menyibakkan jubah kebesaran mereka dan segera berlutut menghadap Qing Shan.


Qing Shan faham bahwa sudah terlalu lama mereka menanggung penghinaan dari kekaisaran lain karena keterbatasan orang orang hebat di kekaisaran Han ini, Qing Shan bertekad tidak boleh ada satupun dari kekaisaran yang ada di benua ini yang akan boleh meninggikan pandangannya terhadap kekaisaran Han.


Bangunlah penasehat jendral dan menteri aku berjanji pada kalian akan membawa kaisar wei ke ruangan ini dalam keadaan tertunduk dan terhina untuk mengobati rasa sakit di hati kalian semua yang pernah mereka torehkan.


Semua bawahan kaisar bangkit dengan berwibawa, mata mereka berbinar dan ada lesatan cahaya kilat di mata setiap orang, mereka sangat bergairah saat ini untuk memulai perang ini dan meraih kehormatan yang memang layak mereka pakai dan sanding sebagai kekaisaran dengan sosok yang terkuat berada djpihaknya.


Seorang pengawal masuk memberi hormat.


"Baik, bawa dia masuk."


"Baik yang mulia".


Lalu sosok Gong Lam Hui masuk kehadapan kaisar.


"Gong Lam, kenapa ada disini?"


"Hormat kepada tuan, Hormat kepada yamg mulia kaisar."


Semua orang yang ada disana heran dan tidak kenal sosok kuat yang berada di puncak alam semesta ini.


"Saudara Gong Lam Hui, bukannya saudara baru saja menikah."


Pangeran Han Nian, menyapa Gong Lam dengan tersenyum.


"Yang mulia pangeran hal sebesar ini saya tidak dilibatkan?" ucap Gong Lam dengan nada prostes.


"Ayah, saudara Gong Lam ini adalah orang kepercayaan kakak, dialah selalu yang membagi sumber daya sehingga aku dan para pengawal lain naik tingkat."


"Ah pangeran, itu semua berasal dari tuan saya hanya membagikan."

__ADS_1


"Ha..ha..ha..hahahhh baikah"


Pangeran Han menanggapi.


"Apa yang hendak kau laporkan Gong Lam Hui?"


Qing Shan bertanya dengan serius


"Maaf sebelumya tuan, saya hendak melaporkan kalau semua sekte aliran hitam telah dibumi hanguskan.


Saat ini semua saudara yang lain sedang dalam perjalanan menuju kemari.


lima orang pengawal tuan di tingkat semesta tinggal untuk mengawal keamanan di kota Shun Guojhia, Suciehn, Shunzhuan dan Zhuangnam.


Selain itu, diluar dari ratusan pendekar semesta yang kita miliki, ada ribuan pendekar langit tahap puncak yang siap untuk berperang tuan, sedangkan yang lainnya tidak di ikut sertakan.


Saya berharap tuan mengizinkan saya ikut berperang, sebab dalam penghancuran sekte saya tidak di ikutkan."


"Baik kau di izinkan, aku harap kaud an Jendral bisa bekerja sama dalam bergerak membawa pasukan kita, adapun aku akan terbang dan menghancurkan setiap kekuatan mereka yang kutemui dari atas langit sampai menuju kekekaisaran untuk mengambil kaisar Wei hidup hidup dan membawanya kemari untuk dipenggal di hadapan semuanya ."


" Baik tuan, tuan diluar ada dua mata mata putera selir yang selalu menjadi penghubung antara putera selir dan para anggota sekte hitam tuan."


"Baik kalau begitu sudah sempurna, ayahanda ananda rasa eksekusi sudah bisa dilakukan..!"


"Ya, segala sesuatunya sudah bisa kita mulai,


Menteri Bao perintahkan algojo untuk memenggal leher selir dan putranya dan taruh kepala keduanya dalam kotak untuk dibawa oleh kedua mata mata pengkhianat itu, untuk di antar pada kekaisaran wei.


Jedral bersama pengawal utama Gong Lam Hui, siapkan seluruh pasukan yang akan berperang dan juga yang akan berjaga jaga di perbatasan.


Penasehat boleh kembali melanjutkan kegiatannya.


"Baik yang mulia ucap semua orang."


Dengan wajah gembira penuh semangat semuanya keluar dari ruangan keluarga kekaisaran yang dipakai sebagai tempat pertemuan saat itu dan melaksanakan tugasnya masing masing.


"Hari itu juga dua kepala dipenggal dan dikirim kepada kekaisaran Wei,


Pasukan penjaga telah dikirim ke perbatasan dan para pengawal Qing Shan serta seluruh tetua sekte di tingkat semesta dan langit telah bergerak bersama pasukan kekaisaran Han menuju kekaisaran Wei."


"Ayah seharusnya dalam dua hari ini, perang ini akan pecah, ananda sendiri akan berangkat besok, untuk saat ini ananda mau menyaring semua pengkhianat yang telah menyusup ke dalam istana.


"Baiklah Shan'er ayah dan ibu sebenarnya masih ingin bercerita banyak hal tetapi sepertinya ini bukan waktu yang tepat."


"Ayah ibu sementara kalian berbicara dengan menantu kalian dulu, ananda akan pergi sekarang."


Seketika Lin'er dan Lan'er muncul di hadapan kaisar dan Ratu lalu keduanya dibelai oleh Ratu dan dibawa ke ruangan ratu kaisar.

__ADS_1


__ADS_2