
Selamat membaca para Reader
'Silahkan dimakan Liu Feng' ucap Ling Xue
'baiklah' ucap Liu Feng
Saat Liu Feng sedang makan Ling Xue Berkata Ingin mengundang Liu Feng keacara Ulang Tahunnya
'2 Minggu lagi Akan jadi Hari Ulang Tahunku Jadi apakah Liu Feng kamu mau Datang keacara Ulang Tahunku yang ke15 Tahun?' Tanya Ling Xue
'Tentu saja' jawab Liu Feng
'Terima Kasih atas menerima Tawarannya' ucap Ling Xue dengan mata yang berbinar-binar
Liu Feng juga Segera menghabiskan semua makanan itu dan bilang Kepada Ling Xue kalo dia ingin pulang
'Ling Xue bolehkah aku pulang sekarang?' Tanya Liu Feng
'Ya Tentu' jawab Ling Xue
'Brengsek kau pulang begitu saja setelah menghabiskan semua makanan ini' ucap Ling Shou yang tidak terima pada Perlakuan Liu Feng
'Ling Xue yang lebih dulu menyuruhku makan, memang apa salahku' ucap Liu Feng
'Kau bahkan tidak memiliki Etika, Jika Kau ingin pulang Maka Bertarunglah denganku terlebih dahulu' ucap Ling Shou
'Ling Shou sudahlah lagipula aku Memang hanya mengajak dia kesini saja jadi dia bebas pulang kapan Saja' ucap Ling Xue dengan tegas
'Tapi Aku tidak bisa diam saja ketika ada orang yang merendahkan Tuan Putri' ucap Ling Shou
'Dia bukan merendahkanku dia hanya ingin pulang!' ucap Ling Xue sambil menggeprak Meja yang ada didepannya
Brak!!!
Ling Shou yang melihat Hal itu langsung Termenung Diam dan berucap
'Baiklah Tuan Putri' ucap Ling Shou sambil menundukan Kepala
'Silahkan Pulang Liu Feng' ucap Ling Xue
'Baiklah Sampai Jumpa di lain Waktu' ucap Liu Feng
Liu Feng Pun pulang Kepenginapannya
'aku belum Menyerap Inti Energi yang kudapatkan dari hasil membunuh beberapa Serigala berekor 2, dan juga satu Serigala Perak tapi kalo kuserap juga percuma karna tidak akan Menerobos Level' ucap Liu Feng
'Tuan Bin Sheng yang pernah mengejarku waktu itu bukanlah Orang Dari Kota Wen ini yang berarti. Dia adalah orang dari Luar Kota Wen ini' ucap Liu Feng
lalu tiba-tiba seseorang mengetuk Pintu Rumah Liu Feng
Tok! Tok! Tok!
Liu Feng yang mendengarnya langsung segera membuka pintu
'Ehh! Fu Man dan Fu Xhen, Ayo masuk dan silahkan Duduk' ucap Liu Feng
__ADS_1
'Ehh Apakah Rumahmu sebesar ini Kakak Liu Feng?' Tanya Fu Man yang mengira kalau Penginapan itu adalah rumah milik Liu Feng
'Tidak ini namanya Penginapan Dimana orang-orang bisa menginap disini dengan cara membayar' jawab Liu Feng
'Baiklah Aku mengerti' ucap Fu Man
'Jadi apa keperluan kalian datang kesini?' Tanya Liu Feng
'Para Warga Desa Ingin Membalas Budi Kebaikanmu karna telah Membunuh
Ular Akasia jadi mereka semua meminta aku dan Fu Man untuk mengirim Hadiah ini kepadamu, Ini Hadiah Mu' jawab Fu Xhen
Fu Xhen Memberi sebuah Cincin Penyimpanan kepada Fu Xhen
'Didalam Cincin penyimpanan ini terdapat semua Hadiah Yang diberikan oleh berbagai Warga Desa' ucap Fu Xhen
'Terima Kasih Fu Xhen Nanti saat kalian pulang kedesa bilang Kepada Warga Desa kalau aku Ini Sangat Berterima Kasih, jadi Disini dulu Saja sebentar' ucap
Liu Feng
'Maaf Tapi kami tidak bisa disini
berlama-lama jadi kami Pamit Dulu' ucap Fu Xhen
'Baiklah, Di lain Waktu Berkunjunglah kesini lagi' ucap Liu Feng
'Iyaa!!' ucap Fu Xhen
setelah Fu Xhen dan Fu Man Pergi, Liu Feng Mengecek hadiah yang diberikan oleh semua Warga Desa
'Ehh Tunggu Jika Ling Xue Berulang Tahun seharusnya pasti akan Ada Hadiah untuknya lalu apa Hadiah yang bisa kukasih kepadanya.. Uang Tidak. Inti Energi Tidak. Aha! Kalo begitu Aku akan mencari Barang Yang Bagus' ucap Liu Feng
Liu Feng langsung bergegas pergi Menuju Para pedagang yang Ada dipinggir Jalan dan Liu Feng melihat semua barang dagangan Yang Ada termasuk barang dagangan Milik Kakek-kakek Yang Pernah menjual Cincin Jiwa Giok Hijau kepada Liu Feng tapi semua Barang dagangan disitu sama sekali tidak ada menarik bagi Liu Feng
'Aku sudah berkeliling disini dan melihat semuanya tapi aku tidak menemukan barang yang cukup menarik' ucap Liu Feng
'Aku membeli Cilok Dulu Sajalah' ucap Liu Feng
Liu Feng pun segera Membeli Cilok dan langsung memakannya Hangat-hangat
'Cilok ini sangat enak' ucap Liu Feng
Lalu tiba-tiba Datang seorang Kakek-Kakek Dengan Jenggot Yang Panjang juga Membeli Cilok dan dia Berucap
'Lama Tidak Bertemu Ya Nak' ucap Kakek itu
'Ehh Siapa kamu... Kalo tidak salah Kamu adalah Kakek-kakek Yang pernahku temui Saat Menerobos Tingkat Penempaan Tubuh karna Menyerap Inti Energi Ular Akasia' ucap Liu Feng
'Benar Sekali, Ternyata Kamu Ingat Juga Ya Nak' ucap Kakek itu sambil mengelus-ngelus Jenggotnya Yang Panjang
'Sebenarnya Kenapa kamu Menungguku dan menjagaku Sampai diriku selesai Menyerap?' Tanya Liu Feng dengan Curiga
'sudah kubilang aku ini tidak memiliki Niatan Jahat Kepadamu Nak' Jawab Kakek Itu
Kakek Itu ikut duduk Disamping Liu Feng dan memakan Cilok
__ADS_1
'Kek Siapa Namamu?' Tanya Liu Feng
'Namaku Su Chen dan aku juga Sudah berumur 350 Tahun' jawab Su Chen
'Sepertinya Bahkan Tingkatanmu melebihi Penguatan Roh kenapa Kamu tidak mengubah Rupamu agar tampak terlihat lebih Muda?' Tanya Liu Feng
'Meskipun Aku sudah Berada Ditingkat Pengembaraan Jiwa Level 7 namun diriku ini tidak mau mengubah Rupaku agar terlihat Lebih alasannya Karna aku sudah terbiasa Tua' ucap Su Chen
'Semakin Tinggi Tingkat Kultivasi seseorang Semakin hidup lebih Panjang juga' ucap Liu Feng
Contoh :
Penyempurnaan Qi \= Masa Kehidupan bertambah 5-10 Tahun
Penempaan Tubuh \= Masa Kehidupan bertambah 15-40
Pembentukan Inti \= Masa Kehidupan bertambah 80 Tahun
Penguatan Roh \= Masa Kehidupan bertambah 150 Tahun
Pengembaraan Jiwa \= Masa Kehidupan bertambah 800 Tahun
Penyucian \= Masa Kehidupan bertambah 1.500-5.000 Tahun
Benih Suci \= Masa Kehidupan bertambah
12.000 Tahun
Kesucian \= Masa Kehidupan bertambah
100.000 Tahun
??? \= Masa Kehidupan bertambah ???? Tahun
Kembali Kecerita Utama
'Kakek Chen Termasuk seorang Jenius karna Bisa Mencapai Tingkat Pengembaraan Jiwa hanya Dalam kurun waktu 350 Tahun' ucap Liu Feng
'Banyak Orang yang bilang seperti itu kepadaku Tapi Bahkan Ada seseorang yang bisa Mencapai Tingkat Penyucian dalam kurun waktu dibawah 100 Tahun jadi aku tidak bisa menganggap diriku ini sebagai seorang Jenius' ucap Su Chen
'Jadi sekarang Kakek Chen sedang Mengembara Keseluruh penjuru Benua atau bahkan Dunia' ucap Liu Feng
'Ya Tapi tidak sampai keseluruh Dunia Juga Hanya Dibenua ini Saja' ucap Su Chen
Setelah cukup Lama Mengobrol Su Chen pun Berpamitan Untuk Segera Pergi
'Nak Feng Aku Pergi Dulu Ya' ucap Su Chen
Dengan cepat Su Chen Melesat Terbang
Wushh!!!!
Hal itu Membuat Seluruh Orang dikota Wen Heboh Karna mereka melihat ada orang yang bisa terbang dikota Wen itu
'Tadi ada orang yang barusan Terbang Tau Bu' ucap Seorang anak Kepada Ibunya
__ADS_1
BERSAMBUNG.....