
"Ibu aku ingin mengurus sesuatu lebih dulu."
"Pergilah ibu akan baik baik saja disini."
Qing Shan melesat cepat menghilang dari tempat itu, dia menjadi gamang untuk berbicara lebih lama, dengan calon mertua masa depannya yang satu ini.
Qing Shan pergi menuju telaga air kahyangan menemui kakeknya.
"Salam kakek"
"Shan'er kau disini?"
Master Ming Zhao keluar dari telaga alam jiwa dan menemui Qing Shan.
"Iya kakek, aku ingin menanyakan sesuatu."
"Ada apa Shan'er?"
"Kakek aku baru saja bertempur melawan pendekar dewa bumi dari benua tengah, di portal yang terhubung dengan benua tengah.
Menurutku dia masih terlalu lemah, untuk ukuran sebagai pendekar dewa yang berasal dari alam yang lebih tinggi.
Dia juga terlalu mudah untuk kalah.
Disamping itu aku juga heran, kenapa orang orang itu mau turun ke alam yang lebih rendah ini.
Bukankah seharusnya kita yang dari alam rendah, yang lebih tertarik untuk pergi ke alam yang lebih tinggi?
Apa sebenarnya yang mereka cari?
Semua itu jadi terasa sangat aneh bagiku."
"Shan'er! Itu bukanlah sesuatu yang aneh.
Kakek pernah disana, jadi sangat tahu keadaaan yang kau katakan dan bingungkan itu."
"Itulah alasanku datang menjumpai kakek disini, kakek pernah disana bahkan di alam yang lebih tinggi.
Jelaskanlah padaku kakek.!"
"Baiklah.
Shan'er yang perlu kau ketahui adalah, bahwa alam Benua tengah itu punya beberapa aturan.
Sama seperti kita yang cinta dan menjaga alam kita, maka mereka juga melakukan hal yang sama disana.
Mereka menerapkan beberapa aturan, yang harus di taati oleh sesama mereka, antara lain :
Tidak boleh ada siapapun yang
masuk wilayah itu, selain dari
lima kekuatan yang sudah ada disana.
__ADS_1
Setiap orang atau kelompok baru yang datang kesana, harus diserang atau dijadikan musuh bersama.
Siapapun diantara lima kekuatan itu yang tidak mentaati aturan ini, akan diserang oleh empat kekuatan lainnya.
Lima kekuatan penguasa wilayah alam benua tengah itu, terdiri dari kekuatan timur barat utara dan selatan.
Satu lagi sebagai kekuatan yang utama yakni kekuatan pusat.
Kekuatan itu berada di tengah semua kekuatan, sekaligus yang terkuat dari ke empat kekuatan lain
Antar sesama kekuatan yang ada itu bisa memerangi dan mengambil alih wilayah kekuatan lain, dengan cara menyingkirkan pihak lainnya selamanya, atau menerapkan upeti pada pihak yang kalah.
Bagi mereka yang tertarik akan datang menuju alam benua tengah, hanya ada dua pilihan yakni mengalahkan semua kekuatan yang ada disana dengan ribuan pendekar dewa dan ratusan pendekar langit, atau kemungkinan level yang berada di atasnya, sehingga mendapatkan pengakuan tentang keberadaannya, atau berusaha mengambil token dari alam pusaka
Tiantang.
Bisa mengalahkan semua kekuatan dalam satu pukulan, dengan semua kekuatan yang kau miliki saat ini sangatlah mustahil Shan'er, sebab banyak diantara mereka yang sudah mencapai level dewa langit puncak.
Itu pula alasan kenapa pendekar dewa bumi yang kau temui, begitu mudah di kalahkan. Sebab sudah terluka dalam perang antar sesama mereka sendiri."
"Kakek apakah satu kekuatan, katakanlah kekuatan timur misalnya boleh menaklukkan satu atau dua kekuatan lainnya?"
"Boleh saja Shan'er. Prinsip paling utama di tiap alam adalah? yang paling kuatlah si pembuat aturan.
Apa bedanya kita di alam rendah ini?
Yang kuat akan menaklukkan semua kerajaan dan semua kekuatan, di dataran benua rendah ini?
Mereka juga begitu.
Di alam itu ada namanya pavilium obat, yang di kelola oleh para al kemis.
Mereka sebenarnya bisa saja di sebut sebagai kekuatan ke enam, hanya saja mereka tidak tertarik dengan pembagian kekuasaan antar wilayah, tetapi sebenarnya semua kekuatan takut pada mereka.
Pavilium obat adalah alasan, kenapa alam benua tengah lebih kuat daripada kita di alam rendah ini.
mereka punya orang orang yang bisa mengetahui, memahami dan mengelola juga mengambil suatu manfaat dari beberapa tanaman untuk peningkatan kultivasi.
Kalau bukan karena berkah surga seperti air telaga kahyangan, dan buah berbagai musim yang ada di alam jiwa dewa ini, juga akar spritual surgawi milikmu, belum tentu 300 tahun ke depan, akan ada pendekar dewa terlahir di alam rendah ini, seperti kekuatan para pengawalmu dan dirimu sendiri saat ini.
Tetapi disana, asalkan kau punya uang yang berupa batu kristal Tiantang, kau bisa membeli sumber daya maupun obat yang bisa menaikkan kekuatanmu atau kelompokmu."
"Ternyata seperti itu ua kakek.
Sama seperti pencerahan yang aku terima belakangan ini, bahwa kekuatan terbesar adalah pengetahuan."
__ADS_1
"Iya begitulah.
Baiklah Shan'er, tubuh kakek kembali menolak dan harus kembali di aliri oleh energi pemulihan.
Tubuh tua renta ini akan rapuh dan padam, bila tidak segera mendapatkan aliran energi pemulihan, secara terus menerus sampai sembuh total.
Dengan usia kakek, luka yang kakek alami sangat fatal dan perbandingannya sangat terlalu jauh, dengan kekuatan kultivasi kakek yang turun drastis, cuma di tingkat pendekar pemula tahap awal ini.
Kakek percaya kau akan bisa melewati semuanya, kau adalah pemilik kekuatan surga yang akan berdiri sejajar dengan surga itu sendiri."
"Baiklah kakek, maafkan anak ini yang sudah merepotkan kakek, anak ini akan pergi, terima kasih atas semua penjelasan kakek.
Semua yang kakek jelaskan menjadi penentu langkah, yang akan anak ini ambil seterusnya."
"Kau terlalu sopan untuk pria dengan kekuatan besar semacam itu nak, kakek bangga punya cucu sepertimu.
Haaahhh... sepertinya kau harus belajar sendiri Shan'er.
Tadinya kakek bisa melesatkan sebuah teknik pengetahuan al kemis padamu, tetapi dengan luka yang kakek derita saat ini, itu adalah sesuatu yang mustahil.
Maka belajarlah! sebelum melangkah ke alam benua tengah.
Ada kitab obat tingkat dewa punvak yang merupakan harta surgawi, di kotak giok besar yang ada di gubuk itu, maka ambil dan pelajarilah.
Shan'er! kakek akan pergi sekarang."
"Baik kakek terima kasih.
Anak ini akan menuruti semua yang ķakek sebutkan."
Qing Shan mengambil kitab pengobatan yang kakeknya sebutkan.
Baru saja akan membaca halaman pertama yang telah di bukannya, Naga petir merah surgawi kehampaan merayap di punggung Qing Shan, lalu kitab itu berubah menjadi butiran cahaya ungu.
Naga petir merah menghisap serta menelan semua kitab yang telah berubah menjadi butiran cahaya itu.
Tiba tiba sebuah cahaya putih kecil melesat, memasuki alam pikiran Qing Shan
Secara ringkas dan cepat, dia mulai memahami semua pengetahuan yang ada di kitab obat tingkat dewa puncak, yang merupakan harta surgawi tersebut.
Kemudian setelahnya, naga petir merah dengan kumisnya yang sangar, memandang Qing Shan.
"Groarrr."
Qing Shan menghapus kepala naga petir merah miliknya yang telah wujud dalam bentuk fisik nyata itu, naga itu memejamkan matanya dan menikmati sentuhan halus tangan Qing Shan, naga agung yang begitu kuat dan sangar itu, bersikap seperti kucing jinak di tangan Qing Shan.
Secara perlahan, naga petir merah kemudian berubah menjadi butiran cahaya berbentuk naga dan merayap kembali, ke lautan dantian milik Qing Shan.
"Ahh... aku harus merencanakan segala sesuatunya dengan baik, sebelum melangkah menuju alam benua tengah.
Jika tidak demikian, mereka yang kalah di alam itu, tidak akan berhenti datang untuk menggangu di alam rendah ini.
Bagaimana jika yang datang adalah puluhan atau ratusan kultivator dewa bumi tingkat puncak, atau pendekar dewa langit, walau itu tahap awal sekalipun?
Mereka mengutus satu adalah karena mereka mengira benua ini masih begitu lemah, tidak punya satupun pendekar dewa.
Begitu mereka tahu semua ini telah menguat, maka kemarahan kekuatan paling lemah di benua tengahpun, bukanlah sesuatu yang bisa di tanggung oleh orang orang di benua rendah ini."
Qing Shan masih berdiri disana dan bergumam dalam hatinya.
__ADS_1
Sesaat kemudian dia melesat ke atas langit alam jiwa dan menjentikkan jari jarinya, yang lalu memunculkan banyak gedung kecil dan sebuah gedung besar seukuran balai kota desa Shunzhuan, di bahagian perkampungan warga alam jiwa.