
Nam kui nu merasa sangat bahagia bisa diangkat sebagai ibu dan disejajarkan dengan barisan orang orang terdekat Qing Shan lainnya, dia merasa itu sebagai berkah yang besar dan tidak henti hentinya dia merasa bersyukur.
"Baiklah para keluargaku sekalian, saat ini kita semua bisa berkumpul dan saling berhubungan sehingga tidak lagi dibatasi oleh jarak, kini semua orang bisa memilih untuk tetap disini atau kembali, maupun pergi kemana saja yang disukai, aku sendiri akan pergi untuk mencari ayah dan ibu yang masih tersembunyi di sebuah alam kecil.
Untuk ayah dan ibu serta paman silahkan semuanya bangun kekuatan dengan berkah air kahyangan juga buah buah langka yang tidak akan di dapatkan di alam bawah ini."
Qing Shan lalu mengeluarkan berbagai buah yang langka dan tidak di dapati di dunia saat itu
buah buah itu adalah buah wu hua gua, zaozi, pipa, xing, Li zhi Tao zi dan Ying tao.
"Bagikan semua sumber daya ini, namun pastikan ayah berdua dan juga paman serta adik Nian'er menjadi pendekar dewa, kita adalah pilar dari dunia alam rendah ini dan kita harus menjaganya."
"Shan'er dari mana semua ini?"
"Ayahanda ini semua juga berasal dari dunia jiwa ini.
Dunia alam jiwa dewa ini memiliki berbagai potongan wilayah dan musim yang berbeda, sehingga menghasilkan buah yang berbeda pula, ayah dan ibu serta semuanya belum bisa mengakses tempat tempat itu, sebelum ayah dan ibu serta paman semuanya mencapai kultivasi tingkat dewa, lalu ini adalah batu komunikasi, bila belum sempat bertemu di alam jiwa ini karena suatu halangan, kita bisa berhubungan lewat suara yang akan diantarkan oleh batu surgawi ini, izinkan anak ini pergi sekarang."
"Ayah bangga padamu nak, jaga dirimu dan bila bertemu lawan yang kuat yang betul betul tidak bisa kau hadapi seperti penjelasanmu sebelumnya, maka kembalilah ke alam jiwa ini."
"Baik ayahanda..!"
"Shan'er...!"
"Kak Shan'er.... kami berdua boleh ikutkan? bila ada bahaya sehingga kami akan menyusahkanmu, kau boleh masukkan kami ke alam jiwa."
"Lin'er.., Lan'er kalian...."
"Ya bawa saja menantuku itu, toh mereka bisa keluar masuk alam jiwa dan kalau rindu bisa, juga datang ke istana atau kerumah keluarga Qin atau keluarga Huang."
"Terima kasih ibu"
Lin'er dan Lan'er sangat bahagia atas dukungan ratu kekaisaran Han yang juga ibu dari Qing Shan.
"Kenapa aku melihat kalian berdua sangat bahagia?"
Qing Shan heran dengan reaksi kedua wanita itu setelah mendengar ucapan ibunya
__ADS_1
"Tentu saja..! ibu mendukung kami untuk mengikuti suami masa depan kami, akankah kami tidak bahagia?"
"Eh..itu.....?"
"Ha..... ha...ha..hahaahhh..."
Semua tertawa melihat Qing Shan yang terpojok.
"Baiklah... baiklah... itu memang tugasku, untuk menjaga kalian berdua, mari kita berangkat..!
Oh ya ibu Nu, anak ini akan memasukkan kembali semua, warga alam jiwa yang ada di kota Shunzhuan agar ibu tidak kesepian disini nantinya, saat ibu yang lainnya tidak ada disini, selain itu aku juga akan membagikan token pada Gong Lam Hui dan Chen bersaudara... kami pergi sekarang."
"Baiklah ayah dan ibu juga akan kembali ke Istana."
Setelah berpamitan Qing Shan dan dua wanitanya, melesat dengan artefak kapal menuju wilayah dunia alam jiwa bahagian dunia luar, dalam waktu yang singkat mereka sudah sampai di depan balai kota Shunzhuan.
Mereka bertiga segera masuk dan bertemu dengan Luo Pangzi dan Mei Yin, lalu memberikan token serta menjelaskan apa yang telah dia jelaskan pada para ibunya sebelumnya, dia juga memberikan dua token yang sama untuk mertua Luo Pangzi.
Selanjutnya dia memanggil dan memasukkan semua warga alam jiwa ke perkampungan mereka.
"Jadi maksud tuan, di alam jiwa itu ada wilayah bahagian dunia luar, yang bila dari sana kita bisa melihat dan memantau semua apapun yang ada dan terjadi di ruang terbuka alam rendah ini...?"
"Benar, termasuk juga bisa cepat bepergian kemana saja seolah jarak dilipat untuk kalian bila bepergian dari sana.
Gong lam jadi mulai saat ini, markas pusat kalian ada disana dan kau atur setiap anggotamu untuk berjaga dan berada di setiap pos yang ada di kota kekaisaran Han ini secara begantian, untuk memberikan rasa aman di hati warga biasa, sebab mereka tidak tahu kita bisa menjangkau mereka bila ada bahaya, dan hanya akan tenang apabila melihat kehadiran kita disana.
Beritahukan juga informasi kehadiran pengawal kita pada Jendral Bing, dan bagikan token yang aku berikan tadi pada setiap orang orang kita.
Sampaikan juga salamku pada tiga patriak sekte dewa Shunzhuan, kau harus tetap jaga hubungan baik dengan mereka dan pantau keadaannya dari jauh tanpa mereka sadari.
Setelah pertemuan ini aku akan pergi untuk mencari keberadaan dunia kecil tempat kakek menaruh kedua orang tuaku dan ayah mertuaku."
"Baik tuan, semua perintah tuan akan kami laksanakan."
"Baiklah, aku pergi sekarang.....!"
"Hormat kami semua kepada tuan....!"
__ADS_1
"Hormat kalian semua aku terima, jangan lupa terus berlatih dan melangkah untuk menjadi lebih kuat."
"Tuan, apakah tidak sebaiknya saya ikut tuan?"
"Lu Ming...! aku tahu maksudmu, tetapi kekuatanmu lebih diperlukan untuk menjaga dunia rendah ini, selain itu dari alam jiwa kau juga bisa melihatku selama masih di tempat terbuka di alam rendah ini dan lagi bukankah kita akan saling terhubung, sehingga kalian bisa segera datang bila memang aku perlukan."
"Baik tuan, pelayan ini tidak lagi akan menghalangi jalan tuan."
"Baik kami pergi sekarang."
Qing Shan dan Lin'er juga Lan'er masuk ke alam jiwa dan memulai pencarian dengan melihat dan memeriksa dari atas langit alam jiwa bahagian dunia luar, mencari adanya suatu kemungkinan keberadaan tempat yang terhubung dengan alam kecil yang merupakan tempat keberadaan ayah dan ibunya.
Karena telah cukup lama mengamati dan tidak melihat adanya keberadaan yang dicari, maka Qing Shan memutuskan untuk mencari dengan menyusuri secara langsung beberapa wilayah.
Sebagai awal perjalanannya dia pergi ke daerah utara, yakni sebuah daerah tandus dan gersang dimana ada sebuah tempat yang tampak selalu ditutupi oleh badai pasir.
"Shan'er apakah kita akan memasuki badai pasir?"
"Ya benar sekali' kita akan memeriksa apakah keadaan di tempat ini punya hubungan dengan keberadaan sebuah alam kecil yang tersembunyi."
"Baiklah lepaskan seluruh kekuatan kalian, perkuat dan pertahankan array perlindungan luar yang akan aku buat, lindungi bahagian dari dalam diri kalian.
"Baik..!"
Kekuatan semesta tahap menengah level dua meledak dari tubuh keduanya, lalu Qing Shan membalut mereka dengan array perlindungan kemudian mereka mulai masuk ke dalam gelombang pasir.
"Tring..... trang... tusk.... sitttt..."
Berbagai suara gesekan tusukan dan pukulan serta hantaman berbagai benda, bertabrakan dengan pelindung yang Qing Shan ciptakan.
"Kak Shan'er...! apakah ada kemungkinan kehidupan disini?"
"Kemungkinan selalu ada Lan'er, mari kita masuk lebih dalam, kekuatan penghalang berupa gelombang ini tidak akan sanggup di tahan oleh pendekar semesta puncak sekalipun, jadi pasti ada sesuatu di dalam sana."
Setelah berjalan cukup jauh dengan hati hati Qing Shan bertemu dengan suatu perkampungan yang terbuat dari pasir, rumah rumah dan pepohonan serta apapun yang ada disana seolah terbuat dari pasir namun bisa utuh dan tidak hancur.
Memasuki tempat yang lebih dalam mereka segera dikepung oleh sekelompok manusia pasir.
__ADS_1