Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 81 : Klan Wu


__ADS_3

Saat Qing Shan memasuki gedung paling besar yang baru saja dia ciptakan Chen sui han dan Chen sui bai datang menghadap padanya


"Tuan!"


"Ada apa saudara Chen?"


"Kami melihat tirai cahaya pada portal perbatasan ke alam benua tengah, telah menghilang sepenuhnya tuan.!"


"Benarkah demikian?'


"Benar tuan!


Kami bahkan sudah memastikannya dengan bersengaja pergi kesana.


Bekas letak tirai cahaya itu sudah sama, dengan bahagian sisi dinding batu lainnya tuan."


"Menurut itu harusnya mereka tidak akan datang dalam waktu dekat ini, dari tempat itu."


"Shan'er..!"


Kaisar Han masuk ke ruangan.


"Yang mulia kaisar."


Para pengawal menyapa kaisar Han zhuang


Kaisar Han Zhuang ayah Qing Shan terus berjalan menjumpai Qing Shan, setelah membalas sapaan para pengawal.


"Ayah."


"Shan'er! kemana saja kau, aku mencarimu dari tadi."


"Ayah aku tadi pergi menemui kakek, untuk menanyakan sesuatu."


"Lalu apa yang kau tanyakan."


"Aku bertanya perihal keberadaan orang orang dari benua tengah, yang mulai turun ke alam benua rendah ini.


Kakek menjelaskan keberadaan mereka adalah tanda, bahwa berarti telah ada pemilik salah satu wilayah di benua tengah, yang telah di taklukkan.


Mereka pihak yang kalah itu akan mencari apapun, baik tempat atau sumber daya yang bisa mereka kuasai di alam bawah ini."


"Shan'er seperti ucapanmu pada ayah, bahwa kekuatan tertinggi itu ada pada pengetahuan.


Menurut ayah portal itu, tidaklah sesederhana yang kamu pikirkan"


"Maksud ayah?"


"Dari apa yang Gong lam sebutkan portal itu adalah portal satu arah, artinya bukan jalan yang memang diperuntukkan untuk ke alam benua tengah.


Kita sama sekali tidak bisa mencapai benua tengah melewati portal itu.


Hanya mereka yang berada di pangkal portal di alam benua tengah, yang bisa datang kemari lewat jalan itu.


Beberapa kali para pengawalmu mencobanya, tetapi saja tidak bisa.


Berarti itu adalah harta berharga yang hanya sekali pakai.


Ayah faham kekhawatiranmu, kamu mungkin takut mereka akan datang dengan jumlah yang banyak.


Bila yang demikian bisa mereka lakukan, apakah menurutmu mereka akan menunggu untuk waktu, yang begitu lama?"


"Ayah menurut kakek, tingkatan kulitivasi d tempat itu sangat tinggi, setidaknya ada ratusan pendekar dewa langit puncak.


Jadi meski itu harta berharga, mereka tidak harus datang dengan banyak orang, sehingga membutuhkan begitu banyak harta.


Cukup dengan dua atau tiga orang pendekar dewa langit, maka benua rendah ini akan rata dengan tanah.


Selain itu sebanyak apapun kita membunuh mereka, itu tidak akan menghalangi mereka untuk terus datang kemari.


Di tempatnya mereka juga terus bertaruh nyawa, pada kekuatan yang lebih besar daripada kita, di wilayahnya.


Jadi tentu mereka akan lebih memilih untuk berperang dengan kita, daripada yang lainnya yang ada disana."


"Kenapa mereka harus bertaruh nyawa Shan'er?


Apa alasannya?"


"Ayah sebagaimana kita selalu berperang disini, mereka juga melakukan yang sama di tempat asalnya.


Keinginan untuk menjadi yang terbaik dan terunggul, selalu menjadi alasan di balik semuanya.


Menurut kakek, keberadan mereka disini menandakan telah ada satu pihak, yang telah kalah disana."


"Lalu apa rencanamu Shan'er?"

__ADS_1


"Aku akan mencari cara ayah.


Aku akan mencoba menjalin hubungan saling menguntungkan dengan mereka, namun jika mereka menolak apalagi yang bisa dilakukan selain membunuh mereka semua ayah?"


Ketika semua orang sedang berpikir keras tentang masalah yang akan mereka hadapi, seorang pelayan Qing Shan yang lain masuk ke dalam ruangan itu.


"Tuan...!"


"Ada apa pengawal?"


"Saudara Gong lam mengutusku untuk menyampaikan, bahwa telah muncul portal baru seperti portal yang telah hilang itu tuan.


Kali ini portal itu muncul di kekaisaran Zhang, tuan!


Saudara Gong lam sendiri telah pergi, dengan beberapa saudara lain menuju tempat itu tuan."


"Ya persis seperti dugaan kita, itu akan terus terjadi.


Baiklah kita akan pergi kesana."


Qing Shan bersama Chen bersaudara dan beberapa pengawal lainnya, pergi menuju langit alam jiwa bahagian dunia luar dan melesat ke kekaisaran Zhang.


"Tuan! apakah tidak masalah kita masuk wilayah kekaisaran Zhang, seperti ini.?"


"Kita tidak akan mengganggu mereka, ini adalah urusan keselamatan benua rendah.


Selain itu kita saat ini dibalut oleh array ilusi, yang memungkinkan kita untuk tidak terlihat oleh orang orang kekaisaran Zhang."


"Baiklah Tuan!"


Qing Shan bersama para pengawalnya terus bergerak, melesat sehingga telah sampai ke tujuan.


"Tuan anda sudah tiba?"


Beberapa pengawal yang dibawa Gong lam, menyapa Qing Shan


"Bagaimana situasinya saudara.?"


"Tuan beberapa hari ini, kabarnya orang orang dari benua alam tengah itu telah melakukan keributan di wilayah ini, mereka menjarah dan juga menyebabkan ketakutan pada warga."


"Mana saudara Gong lam?"


"Saudara Gonglam sedang melakukan pertemuan dengan para petinggi pasukan kekaisaran Zhang, di markas pasukan perbatasan kekaisaran Zhang tuan."


"Tunjukkan jalannya.!"


Tidak butuh waktu lama bagi Qing Shan dan pelayannya, untuk sampai ke ruang pertemuan.


Ternyata pertemuan itu juga di hadiri oleh pihak orang orang benua tengah.


"Tuan!"


"Masih memanggilku tuan, saudara Gong lam?"


Melihat kehadiran Qing Shan Gong lam lalu berdiri dan menyambutnya.


"Tidak mengapa aku lebih suka dan lebih terbiasa dengan itu tuan."


Pihak benua tengah memperhatikan sosok Qing Shan, yang hari ini tampil tanpa basis kultivasi, yang bisa di baca oleh orang lain.


Qing Shan melangkah maju dan Gong lam, menyediakan kursi untuknya.


"Kau berasal dari kelompok mana?"


Pihak benua tengah bertanya pada Qing Shan.


"Bukankah seharusnya aku yang bertanya padamu?


Sebagai pendatang kau yang seharusnya ditanya, tentang dirimu yang berasal darimana?


Apakah kau utusan dari penguasa


Timur yakni Wu Dong, atau


Barat yakni Bao Xi, atau


Utara yakni Ju Bei, atau


Selatan yakni Kuang Nan.


Sangat tidak mungkin kau dari kelompok pusat bukan?


yakni Mogui Zhong.


Lalu pihak mana yang telah mengalahkan kalian, sehingga kalian harus datang ke alam bawah ini?"

__ADS_1


"Menarik,aku tampaknya kau sudah pernah pergi ke benua tengah.


Klan mana yang sudah mendukungmu di belakang?"


"Aku belum menemukan pendukung klan manapun, selain itu kau juga belum menjawab pihak mana yang telah mengalahkan kalian, bukan?"


"Badj!ngan"


Seorang pria tua yang berdiri di belakang lawan bicara Qing Shan, menunjukkan ketidak sukaannya.


Para pengawal Qing Shan juga menghunus senjata mendengar tuannya di hina.


Keadaan di ruangan itu menjadi tegang.


Sebelum kedatangan Qing Shan, semua hal cukup tenang dan menyimak pernyataan pihak orang orang benua tengah, sangat berbanding terbalik dengan saat ini.


"Apakah kalian pikir, kami adalah orang orang yang mudah untuk ditindas?


Tiga pendekar dewa bumi tingkat awal menengah dan puncak, yang merupakan temanmu telah mati di tanganku dan para saudaraku.


Apakah menurutmu kalian berdua sebagai pendekar dewa bumi tahap puncak dan awal yang terluka dalam ini, bisa mengalahkanku?


Bahkan jika kau punya kultivasi dua tingkat di atasku, aku masih mudah untuk membunuhmu"


Mendengar ucapan Qing Shan, semua yang mendengar selain para pelayan Qing Shan tercengang dan dan merasa penasaran.


"A... apa? Kau telah membunuh saudara Wu Jin Wu lun bersaudara dan Wu kang?"


"Oh.. berarti kau berasal dari timur.


Ya benar aku dan para saudaraku telah membunuh mereka semuanya, karena mencoba merusak di wilayah kami.


Jadi jangan berpikir bisa berbuat sesuka kalian di tempat kami.


Sekarang katakan pihak mana yang telah mengalahkan kalian?"


"Badj!ngan!


Terima ini.. pukulan penghancur nyawa hiyaaa.!"


"Baik datanglah...!


Pukulan peremuk jiwa"


Kedua pukulan dari kultivator dewa bumi bertemu


"Baaaaammmmm .... srekkkhhhh."


"Arggghhh... Badj!ngan.


Kau telah menghancurkan tanganku!"


"Aku tidak menghancurkannya, tapi tanganmu sendirilah yang hancur saat beradu pukulan, karena dirimu lemah.


Jadi, salahkan saja dirimu atas kelemahanmu, bukannya orang lain.


Jangan pernah berpikir, untuk berbuat sesuka hati kalian disini.


Sekuat apapun lawan kalian disana, nyatanya beberapa temanmu justru mati di benua rendah, yang kalian anggap lemah ini."


Kedua orang itu merasa seperti di tampar, mereka telah menguji kekuatan dan menyaksikan kebenaran bahwa Qing Shan tidak hanya asal bicara.


"Ah saudara....."


"Qing Shan itu namaku."


"Ya saudara Qing Shan, kami adalah pemilik wilayah kekuasan timur dan saat ini sudah menjadi, daerah taklukan wilayah selatan."


"Kenapa engkau tiba tiba berubah pikiran?"


Qing Shan bertanya pada anggota klan Wu.


"Karena aku melihat ketulusan dalam diri saudara, kami semua yang berasal dari klan timur, saat ini sedang berjuang untuk tidak terusir dari wilayah kami.


Kami semua di utus untuk mencari sumber daya atau apapun temasuk peluang, yang bisa menghilangkan masa kritis di klan timur ini.


Para petinggi Klan badj!ngan itu menghisap harta kekayaan dan juga berbuat sesuka hati pada para wanita dari klan kami.


Saudara jelas tidak ingin memukul kami sampai mati, jelas itu adalah sebuah ketulusan."


"Baiklah saudara dari klan Wu tampaknya adalah orang yang bijaksana?


Obati luka saudara berdua baru kita bicara lagi."


Qing Shan melemparkan dua pil roh pemulihan.

__ADS_1


Sambil menunggu keduanya menyerap pil roh kultivasi, Qing Shan meminta 15 orang dari pengawalnya, agar bersiap siap dengan kemungkinan untuk pergi ke benua tengah.


Sedangkan sisanya di perintah menjaga di markas alam jiwa.


__ADS_2