
Sambil menunggu kedua orang yang berasal dari benua tengah melakukan proses pemulihan, Qing Shan memasuki alam jiwa dan melesat ke alam salju dengan balutan array ilusi.
Qing Shan pergi kebahagian sungai yang sunyi dan menangkap beberapa ekor ikan disana.
Ikan ikan itu akan dibawa serta dilepaskan ke danau telaga kahyangan, untuk menambah khasiat dan kemampuannya dalam meningkatkan kultivasi.
Tidak lupa Qing Shan juga membawa Armor ke perkampungan alam jiwa dan mempertemukannya dengan dewi bunga.
"Ayah aku akan pergi ke benua tengah, dengan beberapa orang pengawal."
Qing Shan menjumpai Kaisar Han, untuk menjelaskan niat kepergiannya.
"Shan'er, lalu bagaimana dengan pernikahanmu.?"
"Hal itu nanti saja kita pikirkan, setelah kepulanganku dari sana ayah."
"Hahhh, padahal ibumu dan ayah sudah sangat berharap, dengan pernikahanmu itu akan segera beroleh cucu."
"Qing Shan janji tidak akan menunda lagi, setelah pulang dari sana ayah."
"Baiklah! Tapi ibumu pasti tidak akan setuju dengan hal ini."
"Ayah! Bantu anak ayah ini untuk yakinkan ibu.
Ini juga demi kebaikan kita semua."
"Kau harus berhati hati Shan'er."
"Jangan khawatir ayah, Aku sudah faham betul kalau dunia kultivator itu, bukan hanya soal kekuatan tetapi kebijaksanaan juga teramat penting.
Bila menemukan lawan yang memang tidak bisa di lawan anak ayah ini, tidak akan memaksakan diri dan akan meninggalkan pertarungan semacam itu."
"Baiklah nak, kau harus ingat ada banyak orang yang menunggu kedatanganmu, jangan sampai seperti saat terakhir dimana kita berpisah begitu lama."
"Baiklah ayah tapi sebelum keberangkatan kesana aku akan menaikkan tingkat kultivasiku."
Qing Shan melesat ke hutan larangan dan menyerap buah akar spritual surgawi disana.
Tidak ada peristiwa pembaptisan petir surgawi seperti biasanya.
Setelah beberapa saat melakukan penyerapan, Qing Shan naik ke tingkatan pendekar dewa langit level awal tahap puncak.
Peningkatan itu begitu jauh melangkahi kultivasi pendekar dewa bumi tahap menengah, akhir dan puncak dalam satu lompatan.
"Luar biasa, buah pohon akar surgawi ini, memang harta surgawi yang mewah.
Aku juga harus memberikan ini pada bawahanku, agar kekuatan kelompok kami semakin meningkat sehingga bisa menarik perhitungan dari orang lain, serta memiliki nilai tawar yang lebih"
Qing Shan pergi dari sana dan kembali ke wilayah kekaisaran Zhang dalam waktu singkat.
"Tuan...!"
"Saudara Gong lam dan semuanya kalian masuklah ke alam jiwa dan meneroboslah disana, serap masing masing separuh buah ini, jangan serap utuh satu buah atau tubuh kalian akan meledak."
__ADS_1
"Tuan apakah sekeras itu?"
"Benar saudara Chen! separuh saja sudah bisa membawa kalian menjadi pendekar dewa Bumi level menengah tahap puncak, melebihi tingkatan basis kultivasiku sebelumnya."
Gong lam dan para bawahan Qing Shan yang lain, tersenyum lebar dan merasa sangat bersemangat, untuk menyambut kekuatan baru.
"Tuan memang luar biasa dan selalu penuh dengan kejutan."
"Benar saudara Chen, tampaknya tuan akan bisa membawa kita menjadi sosok dewa abadi kelak, ayo cari tempat masing masing.!"
Ke lima belas orang itu, segera mencari lokasi penyerapan energinya masing masing.
"Baik saudara semua, sekarang kita fokus pada tujuan kita, jangan biarkan tuan menunggu kita begitu lama, selain itu jangan lupa untuk hanya menyerap buah ini separuh saja dari buah ini."
"Baik saudara Gong lam."
Semua menyahut dengan tegas lalu sibuk dan hanyut dalam penyerapannya masing masing.
...------...
"Saudara Qing Shan! Kemana semua pengawal saudara?"
"Ah.. ya.. Saudara Wu!
Mereka sedang latihan rutin di suatu tempat tersembunyi, bagaimana keadaan saudara berdua?"
"Kami berdua barangkali baru akan sembuh tiga hari kedepan saudara Qing Shan.
"Ya aku ingin, mengikuti saudara dan mencoba memberikan tawaran kepada tetua klan Wu."
"Saudara Qing Shan, kami akan membawa dan menyampaikan saudara menemui tetua Wu, tapi apapun jawaban tetua klan, kami tidak bisa menjanjikan hal yang saudara sukai."
"Baiklah saudara Wu berdua, itu sudah lebih dari cukup.
Selain menemui tetua klan Wu, aku juga berniat mengunjungi pavilium al kemis, untuk mengambil stempel Alkemis.
Dan membuat beberapa pil roh tingkat tinggi, untuk keperluan para bawahanku.'
"Apa ? saudara seorang alkemis juqa?"
"Saudara Qing Shan kalau memang demikian, aku dapat pastikan saudara akan diterima oleh tetua.l"
"Baiklah saudara Wu, semoga saja begitu, agar kita bisa menyingkirkan klan selatan.
fokuslah pada pemulihan saudara, saya tidak akan mengganggu lagi.
Setelah mengatakan itu Qing Shan pergi menemui para Jendral kekaisaran Zhang.
"Tuan Qing Shan, apak tuan adalah pendekar muda yang merupakan pangeran ternama kekaisaran Han, yang telah menundukkan kekaisaran Wei itu?"
"Ah tampaknya kabar itu telah tersebar luas ya?
Ya akulah pangeran itu dan kini bekas kekaisaran Wei, telah menyatu di bawah kepemimpinan kaisar Han."
__ADS_1
"Wah benarkah?
Saya sangat beruntung berkesempatan, untuk bertemu dengan tuan pangeran."
"Haha Jendral terlalu memuji."
"Jadi tuan,apa yang tuan rencanakan berikutnya?"
Salah seorang Jendral kekaisaran Zhang menanyakan rencana Qing Shan.
"Aku akan ikut dengan kedua orang itu dan akan mencoba menyelesaikan permasalahan ini. dari tempat asalnya jendral."
"Tidakkah itu terlalu berbahaya tuan?"
"Jendral! musuh paling berbahaya bagi kita, adalah ketidaktahuan.
Dengan diam menanti disini adalah hal yang kurang bijak, harus ada yang pergi mengurus segala sesuatunya ke sumber masalahnya."
"Lalu bagaimana dengan kami tuan.?
Yang mulia kaisar Zhang sudah memerintahkan kami untuk mengikuti arahan tuan terkait masalah ini, apa yang tuan perintahkan bagi kami?"
Jendral sebaiknya mengatur beberapa orang, untuk tetap menjaga portal ini dan bekerja sama dengan para pengawal saya, nantinya."
"Terima kasih tuan, kami akan melaksanakan perintah tuan."
"Saya senang kekaisaran Zhang bisa melakukan kerja sama ini, bagaimanapun ini menyangkut kepentingan seluruh alam benua rendah, yang harus kita jaga.
Baiklah jendral, kami akan berangkat tiga hari kedepan, semua penjagaan disini saya serahkan pada Jendral."
"Baik tuan. Kami akan tetap berjaga disini tuan!"
"Baik saya akan undur diri jendral."
Qing Shan pergi berkeliling dan mencoba memantau semua keadaan di tempat itu dari balik tirai ilusi
...-------...
Di hutan larangan. baik Gong lam dan yang lainnya. telah naik ke peringkat pendekar dewa bumi level awal dan menengah serta akhir dan puncak di tahap yang berbeda beda.
"Hah baiklah saudara, bagi yang sudah menerobos mari kita keluar dan kembali ke tugas masing masing sebelumnya, sambil menanti saudara yang lain."
"Baik, mari saudara Gong lam!"
Dari lima belas orang yang menyerap buah pohon akar spritual jiwa, sebelas orang telah menerobos.
"Saudara Gong lam! apakah tidak sebaiknya saudara kita yang lain,
juga menyerap separuh buah ini?
Sementara itu untuk kami yang telah selesai menerobos, akan pergi mengisi penjagaan wilayah milik mereka."
"Baiklah, tapi pada saatnya akan berangkat kita semua yang ditunjuk harus bersiap siap."
__ADS_1