Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 40 : Utusan putra selir kaisar


__ADS_3

Di Suatu ruangan di sekte kelelawar darah


"Patriak....! dua orang utusan dari kekaisaran Han telah tiba di aula"


Lapor seorang tetua tinggi sekte kelelawar darah.


"Benarkah, mari kita kesana!"


Patriak sekte kelelawar darah sedang membahas sepak terjang dan perkembangan sekte aliran putih rival mereka, yang semakin memprihatinkan aliran hitam bersama beberapa tetua tinggi sektenya, sebelum kemudian utusan putra selir tertua kaisar datang.


"Salam pada patriak sekte."


"Terima kasih tuan tuan slahkan duduk."


"Jadi saudara berdua adalah utusan tuan"


Setelah semua yang hadir disana duduk, dua orang utusan menyatakan tujuan kedatangan mereka


"Benar patriak sekte, kami utusan tuan.


Kami juga membawa pesan penting dari tuan untuk disampaikan kepada tetua,


"Apakah isi pesan itu, tuan?"


"Pesan beliau agar patriak dan para tetua menunda dan menghentikan segala kegiatan yang ada."


"Kenapa bisa demikian, bibit dan pemurnian darah yang kami kembangkan hampir saja berhasil, bila itu dihentikan bukankah akan sangat sia- sia semua waktu tenaga dan usaha itu?"


"Patriak hanya perlu mendengarkan"


"Kurang ajar...! patriak ini tidak bisa dibiarkan."


Tetua agung sekte kelelawar darah menggebrak meja batu di depannya sampai hancur berantakan.


"Tenanglah tetua Agung, tuan pasti punya alasan."


Ucap patriak yang kaget dengan reaksi tetua agungnya.


"Kalau kau mau, kau bisa bergerak sendiri tetua..!


Ucap salah seorang utusan putra selir kaisar Han, yang tidak terima perlakuan tetua agung yang menurutnya kelewatan.


Walaupun mereka hanya utusan tetapi dalam dunia kutivator kekuatanlah yang mestinya punya hak bicara, orang orang dengan kultivasi peringkat langit puncak benar benar tidak layak dan tidak punya kualifikasi bicara besar di depan mereka yang berada di peringkat pendekar alam semesta.


"Jun tao kau adalah pimpinan yang ditunjuk tuan, apakah kau bisa menjaminku pada tuan, aku hendak mengajari tetua ini cara menghormati orang lain, apakah dia mengira kita jauh jauh kemari hanya untuk mendengarkan omong kosongnya?"


Dengan marah salah satu dari utusan itu mengamuk, aura kultivator alam semesta tingkat awal tahap menengah keluar dengan kasar dari tubuhnya, ruangan itu menjadi dingin, para tetua merasakan dada mereka begitu sesak, jelas pihak lain sudah mengeluarkan semangat bertarung yang tinggi, patriak sekte yang juga berada di peringkat puncak alam langit, jika bukan karena artefak perlindungan tingkat semesta yang dipakainya, patriak sekte kelelawar darah yang berada dipuncak langit itupun juga tentu tidak akan tahan menanggung tekanan aura yang dikeluarkan oleh petarung peringkat semesta.


"Tenanglah Xiao Jin, kita ini dipihak yang sama."


Sambil memblokir aura yang penuh dengan niat bertarung dari temannya utusan putra selir kaisar ini mengatakan, " tetua agung sebaiknya anda punya penjelasan."


"Ah ... maafkan kesalah fahaman ini tuan tuan, sebenarnya tetua agung kami hanya kecewa dengan keadaan ini, setelah kerja keras yang cukup melelahkan ternyata kita sampai pada penundaan rencana ini, dimana seharusnya usaha ni selangkah lagi akan berhasil tetapi malah ditunda secara mendadak.


Perlu tuan tuan ketahui tetua agung putranya di bunuh oleh orang yang yang di duga sebagai para pengawal kota Suciehn ini, jadi penundaan ini membuatnya kecewa.


Setelah mengatakan itu patriak sekte kelelawar darah meminta tetua agung meminta maaf.

__ADS_1


"Ya apa yang patriak sebut kan sangat tepat, saya kecewa dengan penundaan ini, mohon tuan berdua memaklumi."


"Baiklah lupakan saja, semua selesai sampai disini."


Pimpinan utusan putra selir kaisar lalu melanjutkan.


"Patriak dan tetua sekalian, sampai pemberitahuan yang akan datang dari tuan, semua usaha pemurnian darah iblis Naga harus dihentikan dan ditutupi sementara.


Utusan yang mulia sedang menuju kemari diperkirakan mereka akan sampai besok.


apa yang terjadi belakangan ini telah memicu rasa ingin tahu pihak kekaisaran, mereka telah punya dugaan kalau sesuatu yang besar sedang terjadi di wilayah ini


Percayalah utusan kaisar yang datang kali ini, sangat mampu dan punya cara untuk menemukan anda dan apa yang anda sekalian lakukan, kalau masih berurusan dan tidak menghentikan usaha pemurnian itu


Tuan tidak ingin semuanya menjadi lebih rumit sebelum waktunya, karenanya beliau mengutus kami.


beliau hanya ingin yang terbaik bagi kita semua, masalah dan kerugian kita sudah begitu banyak, kehancuran dua sekte besar saja sudah merupakan pukulan yang sangat besar, keadaan di istana juga sedang panas, jadi harap patriak dan para tetua semua menahan diri.


Khusus buat anda tetua agung, kalau soal keinginan tuan lebih ingin masalah ini cepat selesai dibandingkan kita semua, beliau sangat berharap agar kursi kekaisaran cepat berada di pihak kita, tapi keadaan sekarang benar benar rumit.


" Ternyata seperti itu, baiklah atas nama patriak saya akan menghentikan semua yang sudah berjalan ini."


"Baiklah semua sudah jelas kalau begitu, artinya tugas kami disini sudah selesai."


"Apakah tuan berdua tidak akan beristirahat beberapa hari di tempat ini?"


"Kami sangat ingin patriak tetapi memang tidak bisa, pihak istana pasti akan mengenali kami,akan sangat mencurigakan bila sampai kami terlihat disini, karenanya sebelum mereka benar benar sampai, kami sudah harus menghilang dari sini.


"!Baiklah kalau begitu kami tidak akan menahan tuan tuan."Segera kedua orang


...utusan itu lenyap dari sana...


Hari tampak cerah seperti biasanya.


Qing Shan sedang berada di ruang aula pertemuan keluarga Huang bersama dengan yang lain.


"Shan'er menurut apa yang para tetua temukan dalam penelusuran tentang keluarga Jin, ternyata keluarga Jin yang sudah kita musnahkan itu masih ada hubungan kekerabatan jauh dengan selir kaisar Han, saat ini keluarga Jin yang ada di pusat meminta kepada selir agar mengusut hal ini."


"Paman hal itu bukanlah sesuatu yang perlu paman khawatirkan.


kita hanya membela diri kita dari tekanan pihal lain, apakah salah jika kita membela diri dan kepentingan kita?


Kalau seseorang harus melarang kita ketika hendak membela diri kita sendiri, maka yang perlu kita lakukan adalah menghancurkan orang itu, aku yakin kaisar dan pangeran mahkota akan menyikapi dengan bijak hal ini dan kalaupun beliau berpihak pada yang salah itu hanya akan menjadi jalan bagiku untuk mengabaikannya dan bila dia masih menekan maka aku tidak akan punua keraguan menghancurkannya ."


Sejenak suasana disana menjadi hening, semua orang berpikir Qing Shan ini apakah dia tidak punya rasa takut?


Memecahkan kebuntuan Qing Shan bertanya


"Paman Qin bagaimana dengan perkembangan toko yang sudah didirikan?"


"Seharusnya itu baik baik saja Shan'er, semua sudah tepat waktu.


Oh ya.. Shan'er, harusnya besok kami sudah bisa pulang, tidak tahu kalau Lin'er."


"Paman biarkan adik Lan'er bersama kami disini, lagi pula Shan'er bahkan belum pernah mengajak kami kemanapun, dia terlalu sibuk belakangan ini hmmm...."


Lin'er melirik Qing Shan saat selesai mengatakan hal itu, dipihak lain Qing Shan juga melihatnya pada saat yang sama.

__ADS_1


Melihat itu Qing Shan salah tingkah dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal hanya dua wanita kecil itu yang bisa membuat Qing Shan bisa sampai bersikap seperti itu.


Harus Qing Shan akui memang dia melupakan hal yang penting, padahal sebelumnya dia yang mengatakan boleh mencarinya, lewat batu komunikasi.


Lalu apakah maksud boleh itu hanya melihatnya dari jauh dan pihak lain tidak boleh meminta waktu untuk bersamanya sekedar bercerita atau membahas sesuatu...?


Segera saja dia menyadari kesalahannya.


"Ah.... untuk itu aku meminta maaf, aku berjanji besok akan membawa kalian berkeliling."


Mendengar ucapan Qing Shan kedua dewi cantik bagai bunga yang sedang mekar dan harum itu wajahnya langsung berbinar, senyum manis menghiasi pipi keduanya, siapapun yang melihat mereka akan melihat seolah ada bintang yang bersinar di mata keduanya.


Qin Mei Lan segera melihat ayah dan ibunya, melihat pandangan puterinya Qin Xiang dan istrinya segera berkata, "kau boleh tinggal disini sampai bosan Lan'er, kau hanya perlu bertanya pada paman Huangmu, boleh atau tidak ucap Qin Xiang."


Mendengar namanya ikut disebut, Huang paman dari Lin'er menanggapi.


"Hahaahahhhh kita ini keluarga, dimanapun tidak masalah selama Lan'er suka", ucapnya membolehkan.


Tak lama semua yang ada di ruangan itu tertawa gembira.


Saat semua sedang larut dalam kebahagiaan Gong Lam Hui sanag pengawal kepercayaan, masuk ke dalam ruangan.


"Salam tuan, tuan ada sesuatu yang akan saya sampaikan."


Mendengar itu semua orang melirik ke arah Gong Lam Hui, merasa ada yang sesuatu salah Gong Lam Hui balik melihat semua orang dengan kepala yang memutar keliling dan berhenti pada ke dua wanita yang tadi seperti bunga, namun saat ini sudah seperti dewi kematian, yang seakan mencabut nyawa seseorang, matanya tajam dan dingin seolah mengandung petir dan disana ada jurang yang sangat dalam.


"Glegh.... "


Gong Lam Hui menelan ludah dengan paksa,


Melihat itu Qing Shan tertawa lalu berkata


"Maaf semuanya Gong lam hanya melakukan tugas yang aku berikan, silahkan sampaikan Gong lam."


"Tuan...! semua patriak sekte aliran putih berniat akan melebur jadi satu sekte besar dan mereka berharap tuan mau jadi pemimpinnya.


"Oh kalau masalah itu tidak akan begitu mendesak untuk dibahas."


"Besok kami akan pergi ke kota Shunzhuan bersama nona Lin'er dan Lan'er melihat pengeejaan disana, paman dan bibi akan pulang kamu kawal meteka denagan aman sampai ke rumah.


kamu dengar, kan Gong Lam?


setelah itu baru kita bahas masalah sekte putih."


"Baik, Tuan..!"


"Oh ya Gong Lam, sebelum paman pulang besok, kamu datang ke toko baju paman dan pilihlah beberapa yang cocok untukmu, karena saat kota Shunzhuan nanti diresmikan, kamu akan di hukum untuk menikahi seorang wanita cantik.


Sebab ada seorang gadis bersama patriak sektenya yang baru baru ini datang padaku yang mengadukan setelah kamu mencuri hatinya kamu selalu sibuk bekerja dan tidak pernah memperhatikannya.


" Tuan ... aku.."


"Kau maukan maksudnya? ini perintah...!"


Mendengar itu Gong Lam menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.


Dan semua orang tertawa lalu mengucapkan kata selamat... selamat ya Gong Lam Hui

__ADS_1


*** Kenapa sih orang orang itu suka sekali menggaruk kepalanya yang tidak gatal?


by ... Author he .. he ***


__ADS_2