Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Chapter 006 : Ular Akasia


__ADS_3

Selamat membaca para Reader


'Ini adalah desa Keluarga Fu jadi semua orang didesa ini bermarga Fu' ucap Fu Xhen


'apa mungkin Fu Lami juga berasal dari desa ini' ucap Liu Feng didalam hatinya


'Tenang saja walaupun semua orang yang ada didesa ini bermarga Fu kami tetap menerima orang asing kok,ayo kita pergi kerumahku' ucap Fu Xhen


Mereka bertiga pun pergi kerumah Fu Xhen


'Ayo silahkan Duduk' ucap Fu Xhen sambil mempersilahkan Liu Feng untuk duduk


'Pekerjaan sehari-hari didesa ini apa?' Tanya Liu Feng


'didesa ini kebanyakan para warga bekerja sebagai pemburu karna mereka bisa menjual Inti Energinya dan pekerjaan lain juga ada contohnya seperti Alkemis,Penempa,Master Array dan lain-lain' Jawab Fu Xhen


'Lalu apakah didesa ini memiliki Seorang pemimpin?' Tanya Liu Feng


'Tentu! Pemimpin Didesa ini adalah Kepala Keluarga Fu yaitu Fu Xing dan juga ada 5 Tetua dikeluarga Fu' ucap Fu Xhen


'Desa yang menarik' ucap Liu Feng


Setelah Liu Feng mengucapkan hal itu


suara Ledakan terdengar dari luar


Boom!!!!


'Suara Apa itu?' Tanya Fu Xhen yang terkejut akibat ledakan tersebut


Mereka segera pergi keluar untuk melihat Keadaan diluar dan mereka melihat Seekor Ular Raksasa bersisik Biru


'Apa.. Ti.. Ti.. Tidak mungkin itu Binatang Roh Level 4 Ular Akasia' ucap Fu Xhen


'Tolong!!!' teriakan para warga yang berlarian kesegala arah


Dengan cepat beberapa prajurit yang memggunakan sebuah Armor berwarna merah datang menyelamatkan para warga dan menyerang Ular Akasia


Hyaaa!!


Bukkk!! Bukkk!! Bukkk!!


Beberapa serangan diarahkan keular Akasia namun semua serangan itu tidak berdampak apa-apa kepada Ular Akasia dan hanya membuat Ular Akasia semakin Agresif


'Tidak mungkin' ucap Salah satu prajurit seraya tidak percaya dengan apa yang dia lihat


Ular Akasia juga Membunuh seluruh Prajurit Yang ada dan dengan tubuh yang besar itu Ular Akasia juga Bisa meratakan Rumah warga dengan Gampang


Brakk!!!! Brakk!!!! Brakk!!!!


Ular Akasia juga mengarah kerumah milik Fu Xhen


'Ular itu mengarah kesini kita harus lari' ucap Fu Xhen


Tapi walapun Fu Xhen sudah mengatakan seperti itu Liu Feng tetap berdiri ditempat dan menyiapkan kuda-kuda


'Liu Feng apa yang kau lakukan Tidakk!!!'


Ular Akasia segera membuka mulutnya dan memakan Liu Feng hidup-hidup

__ADS_1


'Tidak!!!!!' Teriak Fu Man


Ular Akasia tidak menguyah Liu Feng terlebih dahulu tapi langsung menelannya dan hal itulah yang direncanakan oleh Liu Feng


'Kalo menyerang Ular Akasia dari luar maka akan susah karna Ular Akasia memiliki Sisik yang keras tapi kalo menyerang dari dalam berbeda lagi' ucap Liu Feng yang sudah berada didalam Perut Ular Akasia


Diluar Sudah ada kelima Tetua yang menyerang Ular Akasia secara bersamaan namun tetap saja Sisik Ular Akasia Terlalu keras untuk mereka Tembus


Tetua Ketiga juga mencoba menyerang Ular Akasia menggunakan Tombak


'Hyaaa!!! Tusukan Roh Api' ucap Tetua Ketiga


Takkk!!!


Serangan dari Tetua Ketiga Malahan hanya membuat Tombaknya patah dan tidak Mengefek kepada Ular Akasia


'Sisik Ular ini Benar-Benar Keras' ucap Tetua Ketiga


Tetua Pertama yang seorang Master Array Tingkat Satu Juga Menyerang Ular Akasia dengan Arraynya


'Array Akar Penahan!!' ucap Tetua Pertama


sebuah akar dari dalam Tanah segera menahan Ular Akasia


Grekk!! Grekk!! Grekk!!


Ular Akasia pun Tidak bisa bergerak karna tertahan oleh Akar tersebut


'Kalian segera Bunuh Dia' ucap Tetua Pertama


Semua masing-masing Teknik Pamungkas milik Para Tetua dikerahkan hanya untuk membunuh Ular Akasia Itu


'Tebasan Pemotong Emas!!!' Ucap Tetua Kedua


'Array Sepuluh Petir!!!' Ucap Tetua Pertamaa


'Tinjuan Kebebasan!!!' Ucap Tetua Kelima


'Tapak Penghancur Tulang!!!' Ucap Tetua Keempat


Seluruh Serangan Pamungkas mereka hanya membuat beberapa Sisik Ular Akasia Terkelupas Saja Setelah itu Liu Feng Juga Segera Menusuk Ular Akasia dari dalam perutnya


'Sebenarnya apa Yang Terjadi Diluar?.. sudahlah' ucap Liu Feng Yang sedang berada didalam Perut Ular Akasia


Clepp!! Suara Tusukan pedang


Sring!!!


Setelah Liu Feng berhasil menusuk sampai menembus Kesisiknya dia segera Merobeknya juga


Liu Feng


Srekk!!


Ular Akasia pun seketika Tewas karna Perutnya dirobek oleh Liu Feng dan dengan Baju yang berlumuran Darah Liu Feng keluar dari perut Ular Akasia


'Akhirnya' ucap Liu Feng sambil keluar Lewat Robekan Perut Ular Akasia


Kelima Tetua yang melihat Liu Feng keluar dari perut Ular Akasia mereka segera waspada karna mengira Liu Feng adalah Binatang Roh Juga

__ADS_1


'Apakah Dia anak dari Ular Akasia Itu?' Tanya Tetua Ketiga


'Apa!!! Aku ini Manusia' ucap Liu Feng


'Ohh baiklah kami kira kau Binatang Roh Juga' ucap Tetua Pertama


'apa kalian bahkan tidak bisa membedakan Wujud Manusia dengan Binatang Roh' ucap Liu Feng


Lalu tidak Lama Fu Xhen dan Fu Man segera berlari kearah Liu Feng yang berlumuran Darah


'Liu Feng apa kau tidak Kenapa-napa?' Tanya Fu Xhen


'aku tidak kenapa-napa Kok Fu Xhen' jawab Liu Feng


'Kalo begitu lebih baik kau mandi Terlebih dahulu dirumahku' ucap Fu Xhen


'Tapi Rumahmukan juga sudah Hancur' ucap Liu Feng


'Ohh iya aku lupa' ucap Fu Xhen


'Kau boleh Mandi Dirumahku,ayo ikuti aku' ucap Tetua Pertama


'baiklah' ucap Liu Feng


mereka berdua pun pergi menuju Rumah milik Tetua Pertama


'silahkan Mandi' ucap Tetua Pertama


Fu Xhen mengira kalo para Tetualah yang membunuh Ular Akasia jadi Fu Xhen berterima kasih kepada para Tetua


'Terima kasih karna telah menyelamatkan orang asing itu' ucap Fu Xhen


'tidak usah berterima kasih lagipula bukan kami yang menyelamatkannya tapi dirinyalah sendiri yang membunuh Ular Akasia' Ucap Tetua Ketiga


'kalo begitu kami pergi dulu Ya Fu Xhen' ucap Tetua Ketiga


Dirumah Tetua Pertama Liu Feng sudah selesai mandi 'pakailah baju ini dulu' ucap Tetua Pertama


Setelah itu Liu Feng ditanyai beberapa Hal Oleh Tetua Pertama


'Siapa namamu?' Tanya Tetua Pertama


'Namaku Liu Feng kalo kau siapa?' Tanya Liu Feng


'Namaku Adalah Fu Ming dan aku adalah Tetua Pertama dikeluarga Fu' jawab Fu Ming


'Darimana asalmu? Dan kenapa kau bisa membunuh Ular Akasia tadi padahal Tingkat Kultivasimu masih Penyempurnaan Qi?' Tanya Fu Ming


'Asalku adalah Tempat yang tidak mungkin kau ketahui,tadi itu aku sengaja membiarkan Ular Akasia memakanku agar Bisa membunuhnya dari dalam perutnya sendiri' jawab Liu Feng


'Asalku adalah Alam Dewa yang tidak mungkin diketahui oleh mahkluk Alam Fana Sepertinya' ucap Liu Feng


'Baiklah, Tapi apa maksudnya aku tidak mungkin mengetahui Asalmu?' Tanya Fu Ming


'Asalku Adalah tempat dimana hanya jika kau kesana saja baru kau mempercayainya' jawab Liu Feng


'Sudahlah aku bingung dengan perkataanmu aku mau tidur sajalah' ucap Fu Ming


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2