
Setelah sebelumnya sempat membuka wadah buah super langka, yang mereka kenal dengan sebutan buah persik hati surgawi untuk waktu yang sebentar itu, Nona Ji Liang Manager pelelangan wilayah Timur dan juga pemandu acara pada hari itu langsung saja menutup wadah buah super langka itu.
Ji Liang begitu tercengang melihat khasiat dan juga manfaatnya yang sangat berbeda dari buah itu dengan buah-buah lainnya, yang sempat membuat orang-orang yang tadinya makin menggila karena memperebutkannya, tetapi reaksi yang ditimbulkan buah langka kali ini, malah membuat orang lebih santai lebih rileks dan tenang.
Hal itu memberi kesan seolah-olah mereka tidak sedang bersaing di Balai pelelangan.
Segala bentuk aroma persaingan sebelumnya hilang di tempat itu, semua orang merasa nyaman dan tenang, adapun yang paling membuat Ji Liang tercengang adalah, pada saat pertama kali memegang buah ini dan memindahkan serta menaruhnya di wadah transparan saat itu, sama sekali tidak ada reaksi yang seperti dia lihat dan rasakan saat ini, lalu kenapa sekarang reaksinya berbeda.
Itulah yang menjadi pertanyaan di benak Ji Liang, satu hal yang tidak dipahami olehnya adalah bahwa sebelum memberikan buah itu, Qing shan sudah membalut dan melapisi buah itu dengan array perlindungan yang akan meredam khasiat dan manfaatnya untuk bisa keluar, sedangkan tadi ketika membawanya ke panggung Qing shan sudah menarik kembali Array perlindungan itu untuk sesaat.
"Nona.! Anda tidak perlu heran dan khawatir, sebab sebelumnya buah itu telah saya lapisi dengan semacam array perlindungan, agar khasiat dan manfaatnya tidak bocor keluar sebelum sampai dipakai oleh orang yang nanti akan mendapatkannya.
Sekaligus hal itu untuk mencegah buah itu bisa dideteksi oleh orang lain nantinya saat dibawa oleh pemiliknya, sehingga orang yang kemungkinan berniat jahat di perjalanan pada pemiliknya nantinya, tidak akan berusaha untuk merampasnya.
Namun tadi saya sengaja menarik fungsi array itu sejenak, untuk memperlihatkan khasiatnya pada orang lain khususnya bagi peminatnya.
Namun sekarang buah itu sudah kembali saya balut dengan array perlindungan dan secara otomatis array itu nanti hanya akan hilang, setelah akan dipakai sebagai obat oleh orang yang telah secara sah mendapatkannya."
"Wah Tuan Qing shan, tidak henti-hentinya Anda memberikan kejutan kepada saya.
Saya menjadi seperti orang bodoh dengan apa yang anda tunjukkan dan apa yang anda miliki dari semua harta berharga ini.
Baiklah terima kasih atas waktunya memberikan pemahaman kepada saya Tuan."
"Ah tidak apa-apa Nona, tolong apa yang saya sampaikan ini, nantinya Nona sampaikan juga kepada siapapun yang akan mendapatkan buah itu, sehingga dia tidak akan heran saat nantinya bila membuka wadah buah itu, saat tidak mendapati ada reaksi serupa seperti tadi, kecuali memang pada saat buah itu akan dipakai kepada orang yang sakit ataupun orang yang akan menyerap dan mengambil manfaatnya nantinya."
Ji Liang yang mendapat pesan jiwa dari Qing shan, hatinya kemudian menjadi lega dan tidak lagi bertanya-tanya serta penasaran seperti sebelumnya.
Dibalik ketenangan yang ada itu, seorang wanita yang berada di kamar nomor 4 lantai 3 Balai pelelangn itu, yang merupakan wanita dari ras Elf bertekad untuk memiliki buah itu.
Wanita itu sendiri berasal dari sebuah alam rahasia yang selama ini tidak diperhitungkan dan tidak banyak diketahui keberadaannya oleh orang-orang di alam Tiantang.
Leluhur mereka telah begitu lama menarik diri dan keberadaannya dari alam terbuka di alam Tiantang, karena pemimpin ras mereka yang menderita penyakit yang sangat parah dan langka.
Sehingga bahkan dengan kemampuan spesial ras mereka yang sangat unggul dalam energi pemulihan dan pengobatan dibandingkan dengan ras-ras lainnya itu, tetap saja tidak bisa mengobati penyakit yang di derita oleh leluhur pemimpin mereka.
"Tetua..! Tujuan kedatangan dan keberadaan kita kali ini mewakili ras Elf ke pelelangan Timur ini ternyata tidak sia-sia."
"Ya benar sekali nona, tujuan kita adalah untuk berburu dan mencari harta berharga berupa obat ajaib, yang sekiranya bisa menyembuhkan pemimpin.
Sungguh tak disangka, masa pencarian kita akan berakhir. Tanpa kita duga takdir membawa kita pada keberuntungan untuk bertemu dengan buah langka itu."
"Iya Nona. Kali ini kita harus mendapatkan buah langka itu, kita harus memberikan penawaran tertinggi. Nasib ras Elf milik kita, sekali lagi akan ditentukan dengan bisa atau tidaknya kita mendapatkan buah itu.
Kita akan bisa muncul kembali dan kita akan bisa menampakkan wajah dan juga keberadaan kita seperti sebelumnya, bila pemimpin pulih dengan berhasilnya kita mendapatkan buah itu."
"Ya itu benar Tetua. Kalau begitu aku akan melakukan penawaran."
Gadis yang didampingi oleh Tetua ras Elf itu kemudian menyebutkan penawaran mereka.
"Nona berapakah harga dari buah itu, kami sangat memerlukannya, bahkan bersedia melepaskan apa yang sudah kami dapat dan beli sebelumnya kepada orang lain yang mau mengembalikan nilai uang dari benda-benda itu, asalkan buah super langka itu diberikan kepada kami, walau dengan harga yang tinggi sekalipun.
Mohon semua saudara-saudara lainnya juga berkenan untuk bermurah hati dan memberi muka kepada kami, biarkan kami yang mendapatkannya."
Mendengar ucapan wanita itu, peserta lelang sama sekali seperti tidak ada rasa keberatan, tidak ada kegaduhan tidak ada keriuhan dan tidak ada penolakan, seolah-olah mereka ikhlas kalau buah itu menjadi milik wanita yang berada di ruangan nomor 4.
Ji Liang yang tidak pernah menemukan kasus semacam itu, sedikit merasa bingung sebab tidak ada penawaran termasuk wanita itu yang mengatakan kalau dia membutuhkan buah itu.
"Tuan dan Nyonya sekalian..! Karena ini adalah acara pelelangan, maka tetap saja buah ini harus kami tawarkan kepada semua orang.
Kami buka penawaran buah ini berada di angka 500 juta koin kristal kualitas tinggi alam di Tintang, atau setara dengan 50 juta koin kristal istimewa "
Begitu Ji Liang selesai mengucapkan penjelasannya serta nominal harga yang ditawarkan, seorang pria segera berkata.
"Nona saya juga sangat menyukai dan membutuhkan buah super langka itu, tapi terus terang saja saya tidak lagi punya cukup banyak koin kristal untuk melakukan penawaran.
Tanpa bertele-tele dan mengulur-ulur waktu saya menawar 700 juta koin kristal tinggi, untuk buah langka itu.
__ADS_1
Di luar dari harga dan nilai itu, maka saya akan melepasnya pada orang lain."
"Baiklah Tuan selanjutnya kita akan mulai penghitungan, kalau tidak ada lagi yang akan menaikkan nilainya, maka otomatis buah ini akan menjadi milik Tuan yang berada di lantai 2 kamar nomor 5."
Saat mulai menghitung wanita yang berada di kamar 4 setelah melihat dan menyimak tidak ada lagi yang berminat untuk menaikkan penawaran segera mengucapkan harga penawarannya.
Kami menawar 75 juta koin kristal istimewa Nona."
"Nyonya yang berada ruangan nomor 4 lantai 3 menawar 750 juta koin kristal tinggi atau 75 juta koin kristal istimewa.
Masih adakah yang akan menaikkan penawaran kami akan tunggu sesaat lagi sebelum menghitung."
Setelah beberapa saat menunggu tidak ada lagi orang yang melakukan penawaran, Ji Liang mulai menghitung.
Semua orang begitu nyaman begitu tenang dan merasa damai dengan dirinya sendiri, oleh karena manfaat buah Hati persik Dewa yang tadi sempat dibuka dan telah menyembuhkan luka-luka mereka.
"Satu, dua, tiga...!
Ya, sudah ditentukan. Buah super langka ini akan menjadi milik Nyonya yang berada di ruangan nomor 4 lantai 3.
Nah dengan begitu semua item pelelangan telah selesai terjual dan semua pemenang telah mendapatkan item yang mereka tawar.
Berbeda dengan hari-hari biasanya di mana kami melakukan pelelangan, kali ini kami dari Balai pelelangan wilayah Timur sebagai rasa ucapan terima kasih kepada Saudara, Tuan dan Nyonya yang sudah hadir dan yang sudah setia bersama Balai pelelangan wilayah Timur selama ini.
Tentunya ini juga tidak terlepas karena kemurahan hati Tuan pemilik item air itu tersendiri."
"Wah Balai Pelelangan wilayah Timur melakukan kejutan seperti itu juga.?"
Banyak peserta lelang yang begitu antusias mendengar penjelasan nona jiliang
"Luar biasanya khasiat dari air ini juga bisa meningkatkan tingkat kultivasi, meskipun tidak semaksimal item-item lainnya, tetapi air ini juga punya manfaat spesial tersendiri yang berbeda dari yang lainnya.
Hal ini mungkin banyak sekali diimpikan oleh para pendekar-pendekar baik pria maupun wanita, yang selama ini memiliki luka dalam, yakni luka dalam akibat salah dalam latihan, atau diakibatkan karena pondasi kultivasi yang tidak stabil, sehingga sulit untuk memperoleh keturunan.
Maka dengan meminum serta menyerap manfaat dari air Telaga Khayangan ini, mimpi Anda untuk memiliki keturunan akan segera terwujud.
Sebenarnya Balai Pelelangan wilayah Timur kami, bisa saja menolak, karena bagaimanapun Balai Pelelangan ini juga ingin mencari keuntungan, tetapi seperti yang saya ucapkan tadi di awal, sebagai bentuk rasa terima kasih kami kepada seluruh pelanggan maupun pengunjung setia, kami akan setuju untuk memberikan harta berharga ini secara gratis.
Silakan Anda nanti jangan berebutan, Air ini akan cukup untuk semua sebab satu botol ini bisa untuk 5 orang."
Mulai lagi keadaan di Balai Pelelangan wilayah Timur, terdengar riuhnya suara.
Namun semua itu menjadi lebih teredam, ketika dibagikannya air Telaga Khayangan dalam botol yang lebih kecil, bagi tiap-tiap peserta pelelangan.
Acara Pelelangan di Balai Pelelangan wilayah Timur terbilang sukses dan semua orang merasa senang, juga bahagia mendapatkan item gratis yang sangat berharga.
Kesan yang baik tertanam di benak mereka pada Balai Pelelangan wilayah Timur. Semua orang merasa tidak sabar, untuk kembali menghadiri acara lelang berikutnya, yang akan diadakan 4 bulan berikutnya, di balai Pelelangan wilayah Timur itu.
"Wah senang sekali rasanya mengikuti acara pelelangan kali ini, sungguh tidak sia-sia.
Meski aku tidak bisa mendapatkan item-item berharga yang harganya sangat-sangat tinggi, apalagi untuk item-item khusus itu, tapi ternyata kita juga diberikan item khusus yang tidak kalah berharga secara cuma-cuma.
Item ini juga tadinya adalah Item khusus, maka tentunya bisa saja item ini dijual untuk mendapatkan koin kristal tinggi. Kalaupun tidak begitu, tetap saja tentunya item ini akan menjadi harta tersendiri bagi setiap orang."
"Iya siapapun tolong ingatkan aku nantinya, tentang jadwal pembukaan pelelangan di Balai Timur kali berikutnya."
Banyak sekali pembicaraan para peserta lelang, yang memuji acara lelang kali ini.
Acara pelelangan kemudian berakhir dengan tenang damai, tak ada sedikitpun kericuhan apalagi perselisihan.
Semua orang pulang dengan bahagia, mendapatkan apa yang menurut ukuran mereka sangat berharga.
Nona Ji Liang Manager pelelangan Balai Timur, kemudian mengambil keputusan sendiri untuk menjumpai Qing shan di ruangannya guna memberikan seluruh koin kristal yang menjadi milik dan keuntungannya itu.
"Tuan ini saya Nona Ji Liang. Bolehkah saya masuk.?"
"Silakan Nona, masuklah."
__ADS_1
Saat Ji Liang masuk, dia begitu terkejut melihat kehadiran 3 orang wanita yang sangat cantik, yang bila melihat penampilan mereka dan kedekatannya dengan Qing shan. Nona Ji Liang yakin bahwa itu adalah ketiga istrinya.
"Ah ternyata Tuan sedang bersama ketiga nona ini disini, kemanakah dua teman Tuan yang lainnya.?"
"Oh mereka turun ke bawah Nona, mereka merasa enggan di sini karena adanya kehadiran 3 orang istri saya, jadi mereka memilih berada di lantai bawah untuk mengikuti jalannya pelelangan ini."
"Oh ternyata begitu, salam untuk Nona bertiga. Saya adalah Ji Liang Manajer di balai pelelangan wilayah Timur ini."
"Salam kembali untuk Nona. Saya adalah Lin'er."
"Kalau saya Lan'er Nona."
"Dan saya adalah Zui'er. Kami bertiga adalah istri dari Gege Qing shan Nona."
Satu persatu istri Qing shan, memperkenalkan diri mereka kepada Ji Liang, yang lalu mereka kemudian sedikit berbasa-basi sebagai bentuk keramahtamahan.
"Baiklah kalau begitu kita cukupkan sampai di situ perkenalannya, lalu bagaimana selanjutnya Nona Ji Liang.?"
Qing shan kemudian mengambil alih pembicaraan.
"Iya saya tidak akan menyita waktu Tuan lebih lama lagi, saya sudah membawa koin kristal yang merupakan milik tuan. Apakah Tuan ingin seluruh uang ini diberikan dalam bentuk koin kristal tingkat istimewa atau tingkat tinggi saja.?"
"Yang manapun baik Nona, terserah Nona saja."
"Baiklah Tuan tapi sebelum memberikannya, saya akan jelaskan rinciannya. Pertama ada 7 jenis item buah langka yang masing-masing itemnya laku 100 juta koin kristal tinggi, kemudian ada ikan Dewa yang laku per itemnya 300 juta dengan jumlah 9 ekor ikan, kemudian ada daun langka berkhasiat sebanyak 3 item yang masing-masing itemnya itu laku dengan harga 350 juta koin Kristal tinggi, sedangkan yang terakhir adalah buah super langka buah persik hati surgawi yang cuma satu item, terjual dengan harga 750 juta Tuan, dimana apabila semuanya ditotalkan akan menjadi 5.200 juta yang bila dipotong 20% pendapatan Balai Pelelangan maka Tuan akan menerima 4.160 juta koin kristal tinggi atau 416 juta koin kristal istimewa."
"Kalau begitu potongkan juga Sabit kembar yang saya beli senilai 65 juta koin kristal tinggi Itu Nona."
"Ah tuan, itu sudah dikatakan oleh pimpinan kami, bahwa itu adalah sebagai tanda persahabatan. Bagaimanapun Tuan juga sudah banyak memberi keuntungan kepada Balai pelelangan kami
Kami akan sangat berharap pada Balai pelelangan berikutnya yang akan dibuka 4 bulan dari sekarang, Tuan juga bisa memberikan beberapa item berharga untuk bisa kami Tampilkan pada acara lelang berikutnya."
"Ya tentu saja Nona, kalau begitu terima kasih atas hadiahnya. Sampaikan salam saya kepada Tuan.
Kalau bukan karena ada urusan yang sangat mendesak, harusnya saya akan bertemu dengan beliau. Tapi saat ini saya benar-benar sedang tidak ada waktu dan kami sudah harus segera pergi."
"Wah sayang sekali Tuan. Padahal Tuan pimpinan kami, sudah berencana untuk bertemu dengan Tuan. Tapi kalau memang demikian saya akan sampaikan hal itu, semoga dalam waktu dekat ini kita bisa bertemu lagi Tuan."
"Iya terima kasih Nona. Senang berurusan dengan Anda."
"Sama-sama Tuan,
Sampai jumpa kembali nantinya Tuan Qing shan."
"Sampai jumpa kembali Nona. Tapi sebelumnya bolehkah saya tinggal di sini sebentar lagi, untuk menanti kedua teman saya."
Silakan Tuan. Kalau begitu saya yang akan pergi lebih dahulu, sebab saya masih harus mengurus beberapa hal yang lainnya Tuan."
"Baiklah Nona."
Manajer pelelangan itu kemudian pergi meninggalkan Qing shan di ruangannya lalu Qing shan kemudian berniat untuk memasukkan ketiga istrinya ke dalam alam jiwa.
Dia tidak ingin kehadiran 3 wanita cantik yang merupakan istrinya itu akan menimbulkan masalah tersendiri. Sebab mereka belum memiliki pondasi yang cukup kuat untuk terlibat satu masalah di benua Alam Tiantang yang berkaitan dengan kehadiran istri Qing shan, apalagi di saat-saat persiapan jelang penyerangan ke salah satu klan yang ada di Tiantang, yang akan mereka lakukan dalam waktu dekat.
"Lin'er, Lan'er dan Zui'er kalian masuklah lebih dahulu ke alam jiwa, agar kita tidak harus berurusan dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Sebentar lagi kita akan memulai peperangan, jangan sampai sebelum peperangan itu dimulai, ada masalah-masalah yang membuat rencana kita menjadi gagal atau paling tidak tertunda."
"Baiklah Gege kami akan masuk ke dalam jiwa, tetapi kami nanti akan keluar ketika telah tiba di lokasi Klan milik kita."
"Ya tentu."
Istri Qing shan kemudian masuk ke dalam alam jiwa, Qing Shan sengaja melakukan itu karena masih banyak orang yang belum mengenal keberadaan mereka.
"Saudara Gong Lam dan saudara Lu Ming, Di mana kalian..? Temui aku di depan Balai pelelangan, kita akan bertemu di luar saja."
"Baik Tuan."
Gong Lam yang sejak awal ikut bersama Qing shan ke Balai pelelangan, kemudian menemui Qing shan di luar Balai pelelangan.
__ADS_1