
Hari ini adalah saat yang Qing Shan pilih untuk berjumpa dengan patriak tetua seluruh sekte aliran putih.
Qing Shan berangkat ke Markas pengawal yang ada diantara kota Suchiehn dan shun Guojia.
Sesampainya disana karena Gong lam hui sedang tidak berada ditempat, maka Qing Shan pergi berkeliling di taman bunga yang ada disana.
Ketika dia berjalan ke arah lembah, dia melihat sepasang kelinci yang sangat putih berlarian diantara bunga, mendapat ide untuk membawa hewan kelinci biasa itu ke alam jiwa Qing Shan segera melesat menangkapnya, dengan kecepatannya yang tinggi Qing shan langsung menangkap telinga sepasang kelinci yang sangat putih itu, lalu mengirimnya langsung ke alam jiwa.
Qing shan berdiri hendak beranjak pergi namun seorang pria tua langsung melompat hendak menangkapnya dalam posisi menerkam dengan gerakan yang cukup gesit.
Melihat itu Qing shan segera melompat menghindar dan pria tua itu terjerambab ke tanah.
Sebuah tombak melesat menyasar lambung Qing Shan, melihat itu Qing Shan menghindar kesamping kiri lalu menangkap tombak tersebut dan segera melesatkan tombak itu kembali kepada pemiliknya, dengan kekuatan dorongan yang cukup, tidak butuh waktu lama untuk tombak itu mencapai jantung si pemilik tombak dan sesosok pria dengan mata terbelalak menghembuskan nafasnya yang terakhir dan terkapar di tanah.
"Melihat hal itu keadaan menjadi serius, bajd!ngan kau sudah membunuh pengawal pangeran."
"Lalu apa kau tidak melihat dia tadi hendak mebunuhku?"
"Salahmu sendiri kenapa kau menangkap buruan kami."
"Lalu kau mau apa sekarang?"
"Matilah ....!
Pria tua yang tadi hendak menangkap Qing Sahn menerjang dengan ganas, melihat itu Qing shan melesat ke langit sebab dia tahu bunga bunga itu akan rusak kalau bertarung di bawah.
"Hei tua bangka datanglah kemari......! oh ya apakah kau bisa terbang?"
Ucapan Qing shan sangat jelas untuk memprovokasi pria tua itu agar taman bunga disana tidak rusak."
"Badj!ngan"!
Syuuuuuutttttttt..." bunyi angin yang ditimbulkan oleh terobosan sebuah energi besar yang bergerak cepat.
Pria tua yang di provokasi oleh Qing Shan telah tiba di hadapannya, ledakan energi pendekar alam semesta level dua tahap menengah menyeruak dari tubuhnya.
Saat berhadapan pria tua itu cukup tertegun dengan keadaan Qing Shan, selain usianya yang masih terbilang sangat muda, temperamennya cukup baik, ketenangannya adalah sesuatu yang misterius untuk seseorang yang berada di depan seorang pendekar semesta level dua tahap menengah.
Semua orang di kekaisaran Han jelas mengetahui bahwa level pendekar semesta masih terbilang langka dan tidak begitu banyak.
Pendekar ditingkatan itu masih bisa dihitung oleh hitungan jari, perlu sumber daya tinggi yang tak terbatas untuk bisa mencapai level itu.
__ADS_1
"Saaaaakkkkhhhhh...."
Sebuah energi yang lebih besar dari yang pria tua itu tunjukkan melesat menyibak angin menimbulkan suara desakan angin seperti ombak yang sangat keras.
Setelah berhenti sosok Gong Lam Hui terlihat dengan kaki kiri dalam posisi jongkok dan kaki kanannya bertekuk lutut.
"Tuan izinkan saya menghabisi pria tua ini..!"
Melihat itu pria tua yang disebut sangat gugup, seorang yang sangat kuat berada di level puncak pendekar semesta berlutut di depan pemuda ini.
Siapa pemuda misterius ini?
Aku tidak pernah mendengar keberadaannya selama ini di kekaisaran Han.
Pria tua bermonologh dalam benaknya
Sebagai pengawal kekaisaran semestinya tidak ada orang kuat yang luput dari pengetahuannya.
"Gong Lam Hui.... menepilah, aku sudah lama tidak mendapatkan ledakan di tubuh ku sehingga sendi sendiku cukup kaku."
"Baik tuan"
Gong Lam menepi dan sangat menurut
Pria tua semakin gamang hal yang paling berbahaya adalah ketidak tahuan, terlebih kalau ketidak tahuan itu adalah kekuatan musuh.
"Pria tua, tampaknya kau kelihatan sangat ragu, baiklah kalian lima orang pendekar semesta level dua menengah dan tiga pendekar semesta level puncak yang berada di tirai ilusi keluarlah kalian bersama pria tua ini kalian yang sembilan orang ini majulah bersama, hadapi aku kalau aku senang dengan penampilan kalian maka aku akan memaafkan salah kalian dan mengampuni nyawa kamu sekalian karena sudah bermaksud membunuhku; kalau tidak kalian akan berakhir seperti teman mu yang terkapar di tanah itu."
"Luar biasa, pemuda ini bahkan tahu keberadan kita."
"Pangeran, apa yang akan kita lakukan?"
"Sesuai ucapannya, buat dia bahagia, aku belum mau mati disini dan mungkin ini adalah sosok yang kita cari."
"Baik Pangeran".
"Hiyaaa........."
kedelapan orang itu maju secara bersamaan dan pria tua yang melihat itu juga ikut menerjang.
"Di langit sebuah cahaya tipis terbentuk dalam radius yang cukup jauh."
__ADS_1
Secepat kilat serangan sembilan orang mendarat menghantam tubuh Qing Shan.
Para pengawal Qing Shan yang telah hadir di tempat itu berjumlah sebanyak dua puluh orang, kini menonton dari balik tirai array perlindungan yang Qing Shan ciptakan.
Gong Lam Hui mengirimkan pesan kesadaran jiwa pada mereka agar tidak mengganggu si tuan yang sedang bersenang senang.
Hal yang membuat mereka heran adalah bahkan Qing Shan tidak menghindari serangan itu sama sekali, ataupun membuat array perlindungan
"Gedebummmmm.......duuuaarrr....duaarrr"
Energi yang beragam berkecamuk merobek menyibak memotong memukul membakar luapannya bahkan membuat kesembilan orang tersebut batuk darah, sehingga tidak lagi dapat melanjutkan pertarungan
Setelah luapan energi terakhir hilang tampak Qing Shan tersenyum dingin pada mereka, sudut mulutnya melengkung naik ke atas, setelah itu badai gelombang energi tingkat dewa pemula tersebar ke segala arah, tubuhnya seolah seperti inti petir dimana petir keluar menjalar menyambar dan menjilat apapun di sekitarnya.
Itu belumlah puncak kekuatannya yang sebenarnya dan masih sesuatu sengaja dia batasi.
Begitupun kesembilan orang itu sudah terduduk lemas bertekuk lutut menahan beban tekanan yang sangat begitu kuat, kepala mereka seolah akan pecah ketika berusaha mempertahankan diri dari tekanan tersebut
Qing Shan lalu menarik energinya dan muntahan darah mengalir deras ketanah dari kesembilam orang tersebut.
Qing Shan segera melemparkan pil roh pemulihan kepada sembilan orang tersebut dan membantu mereka menyerapnya.
Baru saja kesembilan orang termasuk putra mahkota kekaisaran Han begitu takut akan menjemput kematian, rasa lega mengisi hati mereka, menyadari ternyata sosok di depannya tidak berniat menghabisi mereka.
Pangeran Han Nian tahu kalau sosok Qing Shan ini sama sekali tidak takut pada sosok ayahnya sebagai kaisar, tetapi lebih menghormati semangat yang mereka tunjukkan tadi saat bertahan mati matian dari tekanan dan orang ini menepati janjinya akan mengampuni nyawa mereka bila dia puas.
"Saya Pangeran Han Nian berterima kasih atas pengampunan tuan pendekar ..!
Mendengar itu keluar dari mulut pangeran, para pengawalnya juga mengatakan hal yang sama.
"Ah.... Pangeran orang yang bijak,"
Qing Shan menangkupkan tangannya sebagai bentuk penghormatan, dia sangat menghormati orang orang yang tulus dan pandai membaca diri.
"Aoa yang pangeran pikirkan adalah benar adanya, saya adalah orang yang memusnahkan dua sekte besar aliran hitam seorang diri, tekanan yang pangeran rasakan barusan itu, masih belum bisa dibandingkan dengan setengah dari tekanan kekuatan makhluk, yang aliran hitam coba bangkitkan dengan menanamkan tulang dan murnikan darah naga iblis."
"Mendengar itu sembilan orang tersebut terkejut, ternyata inilah sosok yang mereka cari dan dia masih begitu muda, anehnya bahkan dia tahu isi hati mereka.
Serangan menggemparkan dan sampai mengusik rasa ingon tahu istana itu ternyata bersumber dari sosok muda ini?
Hati mereka dipenuhi kekaguman.
__ADS_1
Dan mahluk yang baru saja istana terima informasinya dari mata mata istana yang disebar ke seluruh kekaisaran Han ternyata benar adanya.