
"Ayo semuanya ayo..!
Mari kita masuk dan rayakan ini."
Wu Mian mengarahkan semua orang memasuki aula pertemuan.
"Patriak belum tahu tentang kejadian ini, sebaiknya kita memberikan kejutan nantinya kepada Patriak.
Jangan ada yang memanggil Patriak keluar dari pelatihannya, biarkan patriak menyelesaikannya.
Untuk saudara Wu lun dan juga beberapa saudara yang lain, silahkan kalian bawa kembali seluruh anggota Klan kita yang selama ini telah bersembunyi, kali ini kita tidak perlu khawatir lagi.
Kita telah telah memiliki pendukung yang kuat bersama kita, yakni saudara Qing shan.
Maka panggillah seluruhnya kaum wanita dan juga kaum anak-anak, yang selama ini kita sembunyikan keberadaannya, dari pihak lain."
"Baik saudara Wu Mian, Kami akan pergi untuk menyampaikan kabar gembira ini dan akan membawa beberapa anggota Klan cabang, juga anggota Klan kita yang lainnya, yang berada di tempat persembunyian."
"Ya berhati-hatilah di jalan, kami akan menanti disini, saudara Wu Lun"
"Baik saudara Wu Mian, kami akan pergi sekarang.
Saudara Qing shan saya akan pergi sejenak untuk menjemput saudara-saudara yang lain, apakah saudara Qing shan memiliki ide atau arahan, untuk kami lakukan...?"
"Saudara Wu Lun, apa yang sudah saudara Wu Lun dan saudara Wu mian rencanakan sudah bagus, hal itu sudah baik saudara Wu Lun, aku tidak punya apa-apa untuk disampaikan.
Saranku bawalah separuh dari anggota saudara kita yang lain, yang merupakan para pengawalku, untuk membantu menjaga dan melindungi para saudara kita yang nantinya akan dibawa kemari.
Selain itu kalau ada hal-hal yang cukup membahayakan, segera kabarkan kepada kami disini.
Kami pasti akan langsung menuju ke lokasi, saudara cukup katakan saja kepada saudara-saudara kita, dari barisan para pengawal kekaisaran Han untuk melaporkannya, bila ada bahaya yang mengancam.
Seperti yang saudara ketahui, kami akan punya cara untuk sampai di tempat itu dalam sekejap mata."
"Baik. Baik saudara Qing shan, saya sangat menghargai bantuan saudara.
Kami pamit dulu saudara."
"Iya Pergilah saudara Wu Lun...!
Saudara Chen bersama saudara yang lainnya, pergilah bawa separuh dari saudara-saudara kita, untuk mengawal pemulangan saudara kita dari anggota klan Wu."
"Baiklah Tuan.
Kami akan melaksanakannya Tuan."
Kemudian para pengawal Qing shan separuhnya pergi bersama anggota Klan Wu yang dipimpin oleh Wu Lun, untuk menjemput dan mengembalikan kembali para anggota Klan mereka yang bertebar di beberapa tempat persembunyian, dimana hanya mereka yang tahu lokasinya.
Adapun seluruh rombongan anggota Klan Wu yang tinggal, berikut rombongan Qing shan duduk setelah memasuki Aula pertemuan Klan Wu.
Mereka merayakan kemenangan yang manis, atas keberhasilan memukul habis anggota Klan Selatan hari itu.
Setelah mendengar suara yang cukup gaduh, patriak Wu Lingdao keluar dari kamar pribadinya dan memasuki Aula pertemuan, untuk berbaur dengan yang lainnya.
"Wah ada apa ini semua...?
Seperti ada pesta perayaan saja, kenapa aku tidak diberi tahu...?"
"Ah patriak..!
Ternyata Patriak sudah keluar dari pelatihan tertutup.
Kami tadinya berencana untuk memberikan kejutan kepada Patriak, tetapi ternyata sebelum semuanya siap, Patriak sudah keluar begini... he heh.
Patriak...! Sebenarnya hari ini kita tadinya mau melakukan pesta perayaan, karena telah berhasil memukul habis pasukan Klan Selatan, yang coba datang untuk mengganggu dan menindas kita kembali.
Kalau tidak salah jumlah mereka itu ada ratusan bahkan mungkin mendekati angka ribuan, kabar bagusnya tidak ada satupun dari mereka yang selamat, termasuk 4 orang para pendekar Dewa tingkat tinggi tahap puncak milik mereka.
Semua pimpinan mereka itu, habis dilibas oleh saudara Qing shan.
__ADS_1
Entah metode apa yang saudara Qing shan lakukan, yang jelas keempat pimpinan itu mati dan meregang nyawa, di tangan saudara Qing shan sendiri.
Adapun kami semuanya saling bahu-membahu menyergap dan membunuh anggota pasukan Klan yang lainnya, di bawah komando saudara Qing shan."
"Hah....!! Ada pertempuran sebesar itu, kenapa Aku sama sekali tidak mendengarnya...?
Sedangkan suara kalian disini saja aku bisa mendengarnya.
Kenapa suara pertempuran yang begitu besar, yang tentunya penuh dengan dentuman dan suara ledakan ledakan energi juga dentingan suara senjata yang beradu, sama sekali tidak ada kudengar."
"Itulah hebatnya saudara Qing shan patriak.
Saudara Qing shan membalut seluruh area pertempuran dengan array perlindungan, sehingga sedikitpun suara tidak bocor keluar.
Ajaibnya lagi,apapun yang terjadi dalam area yang berada di dalam array itu, tidak bisa dilihat oleh orang yang berada di luar array, melainkan orang itu hanya melihat kekosongan dan tampilan keadaan alam yang terlihat seperti biasanya saja.
Musuh sama sekali tidak menyadari keberadaan kami yang banyak dan siap menyergap mereka, sehingga ketika mereka masuk dalam wilayah yang dipasangi array, kami bisa dengan leluasa membantai seluruh musuh yang ada, dalam satu kali pukulan.
Selain itu menurut penjelasan saudara Qing shan, saudara Qing shan juga membalut dan melapisi rumah markas Keluarga pusat klan Wu kita ini, dengan berbagai macam formasi perlindungan serta array ilusi.
Sehingga tentu dan pantas saja, Patriak tidak mendengar suara sekecil apapun dan masih asyik dalam pelatihan tertutup yang Patriak kerjakan.
Kamipun tadinya tidak tahu hal ini Patriak, sampai kemudian kami merasa heran dan menyadari, kenapa sama sekali Patriak tidak terlihat dalam pertempuran.
Kami tadinya berpikir apakah Patriak sedang dalam masa kritis penerobosan, sehingga tidak akan keluar kecuali dalam keadaan terpaksa.
Keadaan yang sebenarnya baru kami ketahui, setelah saudara Qing shan menjelaskannya."
Mendengar penjelasan Wu mian yang merupakan orang kepercayaan sekaligus tangan kanannya, Patriak Wu Lingdao langsung saja berlutut di lantai dan menangkupkan tangannya menghadap kepada Qing shan.
"Saudaraku Qing shan aku mengucapkan rasa terima kasih yang begitu besar, atas bantuan dan segala dukungan yang engkau berikan kepada kami dan Klan keluarga Wu kami."
Para anggota Klan Wu tidak terkejut lagi menyaksikan hal itu, karena sikap Patriak yang akan berbuat demikian, sudah bisa mereka duga sebelumnya.
Mereka sangat tahu bagaimana patriak mereka itu, begitu sangat mencintai Klan-nya.
Sehingga dengan segenap kemampuannya, Dia telah berjuang untuk membawa kemajuan pada klan Timur itu, namun memang kurangnya kekuatan yang ada, membuat mereka harus sampai pada titik terendah seperti sebelumnya.
"Saudara Patriak bangunlah, tidak bagus saudara berbuat seperti itu.
Bagaimanapun kita ini adalah saudara, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk ikut menjaga dan melindungi seluruh anggota Klan Wu, sedaya mampu yang kami bisa lakukan.
Sebagaimana juga tentunya saudara sekalian akan melakukan hal yang sama, jika kami menerima penyerangan dari anggota Klan yang lainnya kelak."
"Iya, tapi aku tetap saja merasa bersalah saudara Qing shan.
Kalau sampai terjadi sesuatu terhadap Klan dan aku sama sekali tidak mengetahuinya, tentu hal itu akan menjadi sumber penyesalan yang paling besar sepanjang hidupku.
Belum lagi selama ini aku telah gagal dalam memimpin Klan, sehingga kami bisa ditindas dan direndahkan oleh anggota Klan Selatan."
"Bangunlah saudara Patriak, sebenarnya semua ini tidak murni menjadi kesalahan saudara.
Apa yang kalian terima dan rasakan selama ini, adalah karena memang kekuatan yang masih kurang dari seluruh anggota Klan, jadi tidak tepat juga saudara meletakkan semua kesalahan itu di pundak saudara.
Selain itu kalau hanya sekedar menghadapi Klan Selatan, saya yakin Klan Wu masih bisa bertarung dengan tangguh dan gagah berani, tetapi inikan masalahnya, Klan Selatan sendiri adalah pihak yang sebenarnya telah dikuasai dan diperbudak oleh Klan pusat.
Sedangkan kita tahu klan pusat itu memiliki kekuatan yang jauh, dibanding kekuatan yang dimiliki oleh Klan Wu maupun ketiga Klan lainnya, yang ada di wilayah alam Tiantang saat ini.
Karenanya saudara Wu lingdao tidak perlu merasa begitu bersalah, namun kedepannya kita pasti akan kembali mengembalikan kejayaan dan kebesaran nama Klan Wu dari Timur ini.
Bangunlah saudara Patriak, agar aku tidak harus merasa tidak enakan.
Terkait Aku yang melakukan penutupan area Klan ini, adalah semata-mata karena memang aku sudah bisa menaksir jumlah seluruh kekuatan pasukan Klan Selatan yang datang, berikut dukungan dari Klan pusat yang merupakan empat orang pimpinannya.
Itulah alasannya aku tidak melibatkan Patriak.
Kalau aku merasa tidak cukup kuat menghadapi mereka dengan keberadaan kami saja, tentu aku tidak akan menyembunyikan Patriak di dalam."
"Baiklah kalau begitu saudara Qing shan, ucapan saudara membuat aku merasa lebih baik sekarang.
__ADS_1
Kalau begitu, mari kita rayakan pesta kemenangan yang sempat tertunda karena ketidaktahuanku ini.
Ayo..ayo...! seluruh anggota Klan, ayo keluarkan makanan-makanan terbaik dan minuman terbaik yang masih kita miliki.
Sepertinya perayaan kali ini tidak lengkap, kalau hanya kita saja yang ada di sini, seharusnya seluruh anggota klan Wu kita yang bersembunyi, sudah bisa dikembalikan. ke Klan Wu yang ada di tempat ini.
Aku yakin bersama saudara Qing shan, kita semua bisa menghadapi lawan yang akan datang ke depannya."
"Jangan khawatir Patriak kalau soal itu aku dan saudara Wu lun memang sudah mengambil langkah, agar saudara kita yang lainnya bisa dikembalikan ke mari.
Saat ini saudara Wu lun dan beberapa anggota klan Wu kita, juga separuh dari pasukan pengawal kekaisaran Han dari saudara Qing shan, telah pergi menjemput saudara yang lainnya untuk merayakan kemenangan pertama kita ini."
"Bagus.. bagus sekali Wu mian, langkah kalian sudah tepat sekali. Kalau begitu mari siapkan segalanya, sehingga saat mereka datang nantinya, kita semua sudah bisa merayakannya bersama-sama.
Hahaha... Luar biasa, luar biasa.
Terima kasih saudara Qing shan saudara Gong lam, saudara Wun tao dan saudara-saudara yang lainnya, yang tidak bisa aku sebutkan namanya satu persatu.
Kalian adalah pahlawan bagi Klan Wu kita.
Tidak akan bisa seperti sekarang ini, jika tanpa keberadaan saudara semuanya."
"Sudahlah saudara Wu Lingdao mari kita nikmati saja perayaan ini, semoga kedepannya kami juga bisa memiliki wilayah sendiri di alam tiantang ini.
Jika bukan karena kekuatan yang ada di belakang mereka, sebenarnya aku sangat ingin sekali untuk langsung menyerang Klan Selatan, agar aku bisa membawa keluargaku kemari."
"Ah soal itu kalau memang saudara Qing shan menginginkan demikian, saya atas nama Patriak Klan Wu bisa memberikan beberapa daerah kekuasaan yang kami miliki saat ini, untuk saudara Qing shan tempati bersama keluarga."
"Terima kasih saudara Wu Lingdao aku sangat menghargai hal itu, tapi tenang saja wilayah itu akan tetap menjadi milik kalian.
Nantinya setelah kami bisa menguasai wilayah milik Klan Selatan atau daerah lainnya, artinya kami hanya sementara di sana, sebelum mendapatkan wilayah kami sendiri.
Tapi sepertinya sejak saat ini, saudara Wu Lingdao sudah bisa untuk mulai mendekati Klan Barat dan Klan Utara untuk menjejaki usaha kerjasama.
Saudara bisa sedikit menjelaskan tentang bagaimana taktik klan Pusat milik ras Iblis, yang sudahpun menyusup memasuki setiap Klan dan merusaknya dari dalam.
Saya yakin mereka melakukan itu, adalah untuk bisa menguasai alam Tiantang ini sepenuhnya.
Saya sangat yakin topik ini akan menarik perhatian Klan Barat dan Klan Utara sehingga nantinya ketiga Klan ditambah satu pihak dari kami, bisa bekerja sama untuk bersama-sama menghadapi kekuatan dari Klan pusat, yang ingin mendominasi dan menguasai seluruh wilayah."
"Baik saudara Qing shan, usul saudara sangat bagus sekali, saya sangat menyetujuinya.
Nanti kita akan tugaskan beberapa orang, untuk menjejaki hal tersebut.
Yang terpenting sekarang, marilah kita rayakan terlebih dahulu kemenangan pertama dari Klan Selatan ini."
"Baiklah saudara Wu Lindao, silahkan saudara mulai perayaan ini."
Seluruh anggota Klan Wu dari timur bersama rombongan milik Qing shan, kemudian merayakan pesta kemenangan sementara mereka atas Klan Selatan.
Tidak lama sesudahnya, seluruh anggota Klan yang dijemput oleh Wu lun bersama Chen bersaudara juga Lu ming dan separuh pasukan pengawal Qing shan yang ikut mengawal keluarga Klan Wu itu, kembali ke markas pusat, mulai ikut merayakan kemenangan yang penuh dengan sukacita itu.
"Ayo tampilkan para penari dari kaum wanita yang dimiliki keluarga kita, agar pesta ini semakin lebih menarik.
Selain itu tentunya untuk menghormati keberadaan para pahlawan kita yakni saudara Qing shan dan saudara lainnya dari barisan para pengawal kekaisaran Han."
Wu Lingdao memberikan arahan, kepada para tetua Klan Wu yang menjadi bawahannya.
"Baik Patriak, saat ini memang mereka sedang dalam persiapan, nanti mereka akan mempersembahkan tarian-tarian yang bagus, sebagai penghormatan layaknya menghormati tamu besar yang agung."
"Ya saudara Qing shan dan saudara yang lainnya, memang tamu Agung kita.
Mereka adalah para pahlawan keluarga Klan Wu kita, karenanya mereka pantas untuk mendapat rasa hormat dari kita semua."
"Ya..! Itu benar sekali Patriak."
Anggota keluarga dari Klan Wu begitu merasakan kebahagiaan yang meluap-luap, atas kemenangan dari Klan mereka dari Klan Selatan.
Sebelumnya keadaan jiwa mereka begitu tercabik-cabik dengan kehinaan, karenanya kemenangan sementara ini, sudah semacam kemerdekaan dari perbudakan bagi mereka semuanya.
__ADS_1
Qing shan sendiri bisa memahami hal itu.