Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 57 : Pusat alam


__ADS_3

Perlahan artefak kapal harta surgawi Qing Shan, mendekati wilayah areal istana dan Qing Shan mendaratkan artefak itu di luar kawasan istana, lalu menyimpannya kembali kemudian berjalan kaki.


Ketiganya melangkah dengan ringan, pengawal Istana membungkuk dan memberikan jalan.


"Salam yang mulia pangeran."


"Ya, terima kasih pengawal."


"Pangeran, yang mulia ratu berpesan agar pangeran menemui beliau , itu adalah pesan yang mulia ratu perintahkan, untuk kami sampaikan bila bertemu pangeran."


"Baiklah terima kasih pengawal.!


Qing Shan memberikan pengawal yang bertugas saat itu buah wu hua gua masing masing satu buah.


"Itu adalah buah langka, dapat meningkatkan kultivasi kalian dengan cepat, bila kalian serap dengan tepat."


"Te....terima kasih pangeran."


Para pengawal begitu bersyukur bisa bertugas hari ini, sehingga beroleh harta langka yang memungkinkan mereka meningkatkan kekuatannya, tentunya level jabatannya kelak juga akan bisa lebih bagus.


"Ya, seraplah secara bergantian jangan sampai pengawalan menjadi kosong, baiklah Kami bertiga akan menemui yang mulia ratu."


"Baik pangeran..!"


Qing Shan melanjutkan perjalanannya, masuk ke area dalam istana.


"Shan'er ... Shan'er."


"Ibu....!" Qing Shan membungkukkan badannya melihat kedatangan ibunya, kedua wanita yang bersamanya juga melakukan hal yang sama.


"Shan'er ibu kira kau sudah pergi nak...!"


"Ibu .. tidak mungkin anak ini pergi tanpa memberitahu ibu."


"Ha...ha.. Shan'er Lin'er dan Lan'er ibu kalian itu sudah seharian berjalan kesana kemari menunggu kedatangan kalian, ayah sudah katakan mungkin kalian bosan sehingga keluar mencari angin segar, tapi ibumu tetap saja tidak percaya...haàaahhhh."


"Ibu maafkan ananda yang sudah membuat ibunda cemas."


"Ah.... kalian tidak tahu perasan seorang ibu, aku baru saja bertemu dengan anakku yang telah hilang sejal kecil dan aku begitu takut kehilangannya, perasaan takut itu hampir saja meledakkan.jantungku."


Mendengar itu Lin'er dan Lan'er yang lebih faham hati seorang wanita, memegang tangan Ibu Qing Shan kiri dan kanannya.


"Ibu maafkan kami berdua, kalau bukan karena kami ibu tentu tidak akan begitu khawatir, kami merasa jenuh dan mengajak Shan'er ke pasar dan membeli beberapa barang."


"Ibu tidak menyalahkan kalian bertiga ibu hanya begitu khawatir kehilangan kalian lagi, ibu tidak sanggup."


"Apakah kita akan berdiri disini seharian? ayo masuk ke dalam"


Kaisar Han Zhuang mengajak semua orang masuk kedalam.


"Ayah dimana Nian'er aku tidak melihatnya"


"Ah... Shan'er adikmu itu sedang melakukan latihan tertutup, dia semakin terdorong untuk menjadi lebih kuat setelah melihat kemampuanmu."


"Baguslah ayah, kita memang harus punya semangat untuk lebih kuat, ayah ibu...! ada sesuatu yang ingin Shan'er tunjukkan."


"Apa itu Shan'er?"


Sebelum menjawab pertanyaan ibu dan ayahnya, Qing Shan membawa mereka semua ke dalam dunia alam jiwa dan membawa mereka menaiki artefak kapal yang melintasi langit dunia jiwa secara perlahan.


"Dimana ini Shan'er?"


"Ibu.. ayah ini adalah dunia jiwa yang diwariskan oleh kakek kepadaku, ke tempat inilah aku pertama kalinya diselamatkan oleh kakek, ketika pingsan saat bekerja paksa di tambang Roh, yang dikelola oleh para perampok dari sekte hati iblis."

__ADS_1


"Wah tempat ini indah sekali Shan'er, aura langit dan bumi begitu padat, ini adalah sebuah surga."


"Ya... begitulah ibu."


Setelah puas berkeliling, Qing Shan menurunkan artefak kapal di dataran luas di samping danau kahyangan, ada beberapa ekor kelinci berlarian kesana kemari, menambah keindahan di tempat itu.


Kudanya yang berjumlah 6 ekor juga ada disana dan datang mendekat ke arah Qing Shan.


"Sepertinya kuda kuda ini, merindukanmu Shan'er ucap ayah Qing Shan."


"Kamu salah Shan'er walau tempat ini bagai surga untuk mereka tapi coba kamu lihat ke 6 kuda ini adalah kuda jantan mereka pasti mendatangimu karena berharap kau memberi mereka pasangan."


Kuda itu meringkik dan lalu mendatangi ratu dan mengeluskan kepala mereka dengan pelan seolah berterima kasih atas saran ratu.


"Itu... kenapa aku tidak memikirkannya selama ini?"


Qing Shan menggaruk kepalanya, lalu dia mendatangi kuda kuda tersebut dan berkata "Ma Yi, Ma Er, Ma San, Ma Sin, Ma Wu dan Ma liu kalian berenam akan aku berikan pasangan nanti.."


Kuda kuda itu mengangguk anggukkan kepalanya, lalu meringkik menunjukan gigi gigi mereka yang besar kemudian berlari berkeliling.


"Ha..ha...ha...haaahahhhh."


Baik Qing Shan ibu dan ayah serta Lin'er dan Lan'er tertawa melihat kebahagiaan kuda kuda itu.


"Ayah ini adalah air kahyangan yang sangat berkhasiat sebagai pemulihan luka maupun penyakit serta peningkatan kultivasi, seluruh pelayananku sudah merasakan khasiatnya, termasuk rahasia kenapa ada ratusan kultivator semesta lahir di kota Shunzhuan, tidak terlepas dari peran harta surgawi ini."


"A....apa benarkah Shan'er?"


"Itu benar ayah" ucap kedua wanita Qing Shan.


"Keluarga Qin kami di desa Shun Guojia bisa meningkat juga karena air ajaib in ayah" tambah Lan'er.


Mendengar itu Han Zhuang berkata, "Kalau begitu kalian pergilah dahulu berkeliling ke tempat lain aku akan mencoba khasiat danau ini."


Melihat sosok Qing Shan yang hadir bersama 3 orang wanita cantik Nam Kui nu memberi salam dan membungkukkan dirinya.


"Salam tuan, beliau..."


"Beliau yang mulia ratu kekaisaran Han, beliau ibuku."


Qing Shan faham maksud Nam kui nu.


"Hormat pada yang mulia ratu.".


Nam Kui nun berlutut ke lantai


"Bangunlah Nam Kui nu"


"Mari tuan.... ucap Nam Kui nu mempersilahkan Qing Shan dan yang lainnya masuk ke dalam rumahnya lalu mengeluarkan berbagai


hasil pertanian berupa buah buahan untuk dihidangkan."


Qing Shan pamit dengan alasan akan melihat ayahnya, sebenarnya dia hanya ingin memberikan pada para wanita ini ruang dan waktu untuk bercerita tentang berbagai hal, lalu Qing Shan melesat ke atas hendak memandangi segala sesuatunya, dari atas namun berbagai warna cahaya menyilaukan dari sebuah arah menarik perhatiannya dan membuatnya merasa penasaran, karenanya dia terbang ke arah cahaya cahaya itu.


Apa yang membuat Qing Shan heran adalah dia melihat pemandangan yang ada di bawah persis seperti apa yang ada di dunia luar, lalu dia terus terbang menuju cahaya kemudian turun, ternyata itu adalah rumah kediaman keluarga Qin di desa Shun Guojia.


Dia melihat sekelompok orang yang bertarung dengan sengit, Qing Shan mengarahkan ledakan auranya yang kuat ke arah musuh keluarga Qin dan seketika semua orang orang itu menjerit dan bertekuk lutut, Qing Shan menahan tekanannya dibatas itu.


Melihat keanehan lawannya Qin Xiang dan para tetua keluarga Qin heran dan menatap ke atas, lalu mereka melihat sosok Qing Shan berdiri kokoh di atas.


"Shan'er......!"


Qing Shan tertegun dengan hal ini lalu turun ke bawah.

__ADS_1


"Paman.."


"Shan'er kamu disini, mana Lan'er.?"


"Ah.. dia sedang bersama ayah dan ibu di suatu tempat paman."


"Oh syukurlah.."


"Ada apa paman, kenapa paman begitu khawatir?"


"Orang orang ini mengatakan kalau mereka akan memburu semua keluarga Qin, karenanya paman sedikit khawatir ketika melihat Lan'er tidak bersamamu Shan,er."


Aura membunuh meledak dari tubuh Shan'er dan di arahkan kepada musuh yang sudah bertekuk lutut itu.


"Apa yang membuat kalian begitu yakin, bisa menindas keluarga Qin? saat aku orang yang bahkan telah menghancurkan kekaisaran Wei dan menjadikan Lu Ming si tonggak kekuatan dan kebanggaan kekaisaran Wei itu sebagai pelayan ku, adalah menantu di keluarga Qin yang terhormat..!"


Para penyerang keluarga Qin saling pandang


"Kalian belum tahu kabar kalau kekaisaran Wei telah runtuh dan sudah menjadi kekaisaran Han?


Kalian tidak tahukah kalau si Lu Ming pendekar dewa tahap awal, yang kalian banggakan itu sudah menjadi pelayanku?


Apa kalian juga tidak tahu kalau kaisar Wei, kepalanya sudah di penggal dihadapan warga kekaisaran Han, baru baru ini?


Aku bisa memaafkan orang orang yang menyerangku, tapi tidak bisa memaafkan orang orang yang secara langsung menyerang keluargaku maka matilah kalian semua.


Qing Shan meledakkan semuanya menjadi kabut darah dan tulang mereka menjadi bubuk.


Keluarga Qin sangat terharu atas semua ucapan Qin Shan dan hati mereka merasa begitu hangat, serta merasa sangat beruntung salah satu dari gadis mereka bisa menarik hati sosok yang kuat ini.


"Shan'er ...!"


"Ya paman."


"Mari kita bicara di dalam"


Qin Xiang lalu membawa Qing Shan masuk kedalam dan Yun sui Hen ibu Lan'er telah menyambut mereka di dalam dan menyuguhkan teh.


"Dimana paman yang lain paman?"


"Ah mereka semua sedang mengurusi berbagai hal Shan'er, aku dan tetua lain yang bertugas menjaga dan mengurus keluarga disini, ketika kemudian para penjahat itu datang."


"Kalau begitu aku akan membawa paman dan bibi untuk bertemu ayah dan ibu beserta Lan'er."


Seketika ketiganya sudah berada di dunia jiwa di rumah Nam Kui Nu


Melihat kehadiran ayah dan ibunya ,Lan'er sangat bahagia dan segera saja menjelaskan perihal alam jiwa, karena melihat keduanya bingung dengan keberadaan mereka yang tiba tiba saja sudah berada di tempat ini.


Qing Shan pamit karena ada sesuatu hal yang mengganggu pikirannya dan terbang kembali keatas, lalu melesat ke bahagian dunia jiwa yang merupakan wilayah yang persis seperti dunia luar itu, dia kini berada tepat di atas tempat dimana dia melihat percikan cahaya dan dia sudah berada diatas langit desa Shun Giojia.


"Aku sudah tahu kalau aku kini sudah bisa keluar masuk dunia luar dan alam jiwa serta pergi ke tempat yang aku pikirkan, artinya aku bisa kemana saja dari alam jiwa menuju dunia luar asalkan aku tahu dan pernah datang ke tempat tersebut.


Tapi apa in?"


Qing Shan melesat lebih tinggi ke atas langit alam jiwa di wilayah itu, berusaha memahami sesuatu.


"Aku bisa melihat semua keadaan dunia luar dari alam jiwa? ini ... ini luar biasa..!


Inikah sebahagian rahasia yang kakek sebutkan?"


Qing Shan merasa kagum dengan rahasia yang baru saja dia temukan dan seharian mencoba pergi ke beberapa tempat di alam luar, memastikan kebenaran keajaiban itu.


"Bukankah berarti alam jiwa ini adalah pusat dari segala alam luar, dan dari sini aku bisa memantau segalanya?"

__ADS_1


Qing Shan pergi ke desa Zhuangnam, menjemput ibu dan paman Lin'er lalu membawa mereka ke alam jiwa, tidak lupa dia juga membeli 6 kuda betina sebagai pasangan bagi Kuda : Ma Yi, Ma Er, Ma San, Ma Sin, Ma Wu dan Ma liu


__ADS_2