
Master Ming Zhao, menatap Luo Pangzi kemudian memanggilnya.
"Luo Pangzi .....!
"Hamba mendengarmu tuan...!"
"Ah jangan panggil aku tuan, atau dewa akan murka padaku, ha hah panggil aku kakek kau sudah seperti keluarga bagi Qing Shan, karena itu aku juga adalah kakekmu.
Ayah ibumu masih hidup, aku menempatkan keluargamu di alam kecil yang sama dengan ayah angkat Qing Shan, mereka masih hidup berjuanglah agar kalian bisa untuk menemukannya jangan malas berkultivasi
"Terima kasih tuan......!"
Luo Pangzi merasa bahagia begitu mengetahui kabar kalau ayah ibunya kemungkinannya masih hidup.
Ming Zhao menatap tajam Luo Pangzi, seperti es yang dingin menusuk
"Hei kau benar benar ingin dewa mengutukku?
"Maaf k.. ka..ka..kakek
"Nah seperti itu, walau usiamu lebih tua tiga bulan dari Shan'er kau harus mengikuti arahannya, karena dia diberkahi kebijaksanaan oleh surga artinya surgalah yang menetapkan itu."
"Baik kakek, cucu ini akan mengingat pesan kakek!"
"Mei Yin yah....?
Kali ini Master Ming Zhao memandang istri Luo Pangzi, aku sudah melihatmu ketika di alam jiwa, aku adalah pemilik alam itu sebelumnya, jadi aku tahu segalanya tentang alam jiwa.
Aku merestui pernikahan kalian."
Lalu sebuah cahaya kecil melesat ke dalam kepala Mei Yin istri Luo Pangzi.
"Teknik itu adalah hadiah yang bisa aku berikan sebagai hadiah perkawinan, itu sangat cocok untukmu.
"Terima kasih kakek."
Mei Yin tanpa ragu mengatakan kakek
Master Ming Zhao juga menangkupkan tangannya kepada ayah dan ibu Mei Yin, dengan senyum di bibirnya
"Dan kalian berdua, ucap Master Ming Zhao kepada Lan'er dan Lin'er, jangan pernah meragukan cucuku kedepannya jadilah istri yang baik baginya dan untukmu Lin'er Qing Shan benar setinggi apapun, kultivasimu dengan berkat air kahyangan tidak akan pernah membuatmu sulit untuk kelak beroleh keturunan darinya."
Lin'er begitu malu ternyata semua hal diketahui oleh sosok kakeknya ini, namun mengingat dirinya dan Lan'er yang sempat salah faham dengan Qing Shan, membuat keduanya merasa menyesal apalagi hal itu sampai membuat keluarganya sampai begitu kesal.
"Kakeeeeeekkkkk......! ucap keduanya.
" Tidak apa apa, kalian tidak sepenuhnya bersalah, aku merestui kalian berdua, setelah itu Master Ming Zhao menangkupkan tangannya kepada keluarga dari Lin'er dan Lan'er .
Keluarga itu merasa tersentuh dengan sikap sosok kuat, kaisar mereka terdahulu itu.
__ADS_1
Lin'er sama seperti Shan'er dan Luo Pangzi ayahmu masih hidup.di alam kecil itu maka bersungguh sunguhlah berlatih agar kalian punya kemampuan untuk menemukan mereka.
Hanya dengan itu kalian bisa melewati rintangan, maaf saat menyelamatkan orang orang terkasih kalian tubuh asliku sedang bertempur hebat di dunia tinggi, jadi pecahan jiwaku ikut merasakan dampaknya, sehingga walau tingkat kultivasiku terbilang kuat saat itu, aku tidak bisa maksimal membantu, sebab yang sedang aku hadapi saat itu di alam tinggi juga orang orang yang kuat, termasuk sosok abadi salah satunya.
"Baiklah, semuanya sekali lagi terima kasih sudah mendukung keluargaku.
Shan'er aku tidak akan bisa lagi kau temui di alam jiwa.
Sejak aku keluar dari pondok kecil itu, maka sejak saat itulah pecahan jiwaku tidak lagi bisa bertahan, kalau tidak perlu mencari harta surgawi untuk membentuk ulang tubuhku sebab aku masih hidup di alam tinggi, kecuali engkau telah temukan aku mati kelak, sebelum kita bertemu maka Rong Xia pelayanku yang kau temui dalam wujud ikan di telaga kahyangan menyimpan beberapa pecahan jiwaku, karena murid berbakti itu ssngat takut kalau tubuhku yang di alam tinggi tidak akan bisa bertahan dibawah tekanan seorang kutivator abadi.
Maka dia akan membentuk ulang tubuh bagiku, meski denagn itu kultivasiku akan turun drastis, tetapi setidaknya aku masih bisa hidup.
Itu hanya sedikit kelebihan daro orang yang sudah sampa di levekku bila kelak kau mampu mencapai lebih tinggi maka akan keabadian akan menjadi miliknmu.
Jadi tetaplah berteman dengan Rong Xia kelqk aklau kalian bertemu di benua tengah yang ada di alam menengah dan gubuk itu adalah harta surgawi tak ternilai, kau bisa mengurung kultivator sekuat apapun disana, bahkan jika itu seorang yang abadi dan kau adalah tuannya, juga gubuk itu akan mengecil dan membesar sesuka hatimu.
Kau bisa menciptakan domain apapun yang kau mau disana.
"Haaahhhhhh Shan'er..!"
Di alam jiwa masih banyak rahasia yang belum kau ketahui seluruhnya, jalan yang menjadi tujuanmu sangat terikat dengan alam jiwa itu, kau harus menemukannya sendiri suatu hari aku tidak boleh menyebutkan itu dan ketika aku menyebutkannya maka perjanjian dengan surga akan batal,alam itu akan musnah jadi aku tidak biaa mengambil resiko itu.
Masih banyak yang harus kau jelajahi di alam jiwa, ayah angkatmu dan ibumu seharusnya masih hidup maka temukanlah ayah dan ibu angkatmu juga Luo Pangzi dan Lin'er.
"Kenapa kakek tidak pakai harta surgawi gubuk itu untuk mengurung sosok abadi itu?"
"Ahhhh. jangan sesali itu, aku sudah menghitung segalanya Shan'er, bila aku memakainya menghadapi sosok abadi maka kita sama sekali tidak akan bisa bertemu dan sampai ke tahap ini, masih ada begitu hal rumit yang aku tidak akan sempat menceritakan semua itu dengan pecahan jiwa ini kalau aku memakai itu saat itu.
"Baik kakek cucu ini akan berjuang.
"Itu baru cucuku hahahahahhh.."
" Zhuang'er,..!"
Iya ayah bersihkan selirmu yang jahat itu, jangan pernah ragu dan melunak karena kecantikannya.
"Anak ini mengerti, apa yang ayah titahkan adalah perintah bagiku."
"Ya, kau adalah anak ayah yang baik."
"Puteri menantuku, semoga sebelum aku mati masih ada kesempatan bagi kita semua untuk bertemu kelak,"
"Ayah jangan ucapkan itu."
"Kakek aku akan.membawa ayah dan ibu, bersabarlah kelak aku akan memukul setiap orang yang tidak mau menundukkan pandangannya padamu di alam tinggi itu."
ucap Qing Shan tegas.
"Ha..ahhahaah....itu baru cucuku."
__ADS_1
Nian'er walau kakek tidak sempat bertemu denganmu ketika masih di alam rendah ini, tetapi kakek sangat bangga padamu, kau juga seorang jenius ucap Master Ming Zhao.
Dan melesatkan teknik tingkat tinggi bagi cucunya ini, kakek sayang padamu Nian'er..
"Kakeeeeekkkkkkkk....!
kelak kauilah yang akan mewarisi tahta ayahmu, saat kakak tertuamu berjuang mencari jalan menuju alam menengah dan tinggi kau harus jadi kaisar yang tegas seperti ayahmu, tetapi kau harus lebih jeli melihat orang orang di sekitarmu jangan sampai ada penyusup seperti selir ayahmu.
'" Baik kakek, cucu ini mendengar dan akan mengingat pesan kakek."
Master Ming Zhao kemudian berteriak
"Hei pengkhianat kau tidak akan bisa melaporkan apapun lagi pada tuanmu."
"Akkhhhh.... arrrgghhhh."
Seorang pengawal ratu dibakar hidup hidup dalam ruangan itu oleh pecahan jiwa Master Ming Zhao.
Setelah di periksa ada batu kenangan yang menyimpan semua kejadian di ruangan itu dalam genggaman tangannya.
"Baiklah selesai sudah waktu bagi pecahan jiwaku ini, aku tidak akan bisa terhubung lagi dengan kalian semua sesudah ini, aku pergi."
Lalu pecahan jiwa itu berubah menjadi butiran cahaya dan memudar habis dalam ketiadaan.
Qing Shan lalu berteriak
" Chen Sui Han dan Chen Sui Bai"
"kami mendengarkan yang yang mulia.....!
"Patriak bertiga...!"
"Kami menyimak yang mulia tetua agung"
"Bersihkan semua sekte hitam yang ada di kekaisaran Han."
"Akan kami laksanakan yang mulia..!"
Lalu pangeran Han juga berseru
"Pengawal....!
" Hamba yang mulia.."
"Jebloskan selir dan putranya ke tahanan bawah tanah.
"Lalu dia melemparkan token portal kekaisaran yang mewah seperti yang dipakai ibunya saat berangkat kemari.
"Baik yang mulia".
__ADS_1
Semua orang kini sibuk bergerak, pembersihan segera dimulai, perang besar antar kekaisaran sudah dekat di hadapan mata.
Tidak ada rasa takut di dalam hati para pengawal dan pengikut Qing Shan, sebaliknya hanya ada semangat kehormatan dan wibawa, saatnya benua rendah di alam rendah ini akan melihat kejayaan kekaisaran Han yang agung.