Pendekar Surgawi

Pendekar Surgawi
Bab 39 : Kesepakatan patriak sekte


__ADS_3

Tidak mengganggap berarti apa yang putra tertua selir kaisar lakukan, Qing Shan tetap menerapkan kebijakan pembersihan para berandalan dan memastikan jalur yang di lalui para pedagang aman dari gangguan para perampok.


Para pengawalnya telah meningkatkan kekuatan mereka dengan dukungan sumber daya warisan alam jiwa.


Kultivasi bawahan Qing Shan dari barisan pengawalnya sendiri, paling rendahnya telah mencapai pendekar puncak alam langit.


Sedangkan pihak sekte aliran putih juga sudah memilki rasa keterikatan dengan pihak Qing Shan, jaminan sumber daya tingkat tinggi bahkan langka adalah godaan yang tidak bisa dihadapi oleh mereka yang perduli dengan tingginya kekuatan kultivasi


Hal yang membuat pihak sekte aliran putih semakin ingin bekerja sama adalah karena tahu bahwa sosok kuat yang bisa menghancurkan dua sekte sekaligus dengan tangannya sendiri, bukanlah orang biasa yang bisa mereka tidak perhitungkan, dan mengingat bahwa orang kuat itu adalah sosok ya g berada di belakang pihak yang mengajak mereka bekerja sama, maka tidak ada alasan untuk menolaknya.


Mereka tahu betul Gong Lam Hui sendiri, sebagai pimpinan dari pasukan penjaga keamanan kota Suciehn saja, telahpun berada di tingkat alam semesta.


Sedangkan yang terendah dari pasukan itu berada di tingkat puncak pendekar alam langit, peringkat demikian jauh di atas pimpinan sebuah sekte aliran hitam dan putih yang hanya berada di puncak alam langit, jadi sangat bisa di bayangkan kesenjangan yang ada.


Selain itu jaminan perlindungan dari serangan aliran hitam juga menjadi salah satu alasan.


Dengan semua keadaan itu sekte putih mulai bangkit , sekte kecil telah berubah menjadi sekte menengah dan sekte menengah berubah menjadi sekte besar, sementara itu muncul beberapa sekte sekte kecil yang baru


Keadaan menjadi lebih stabil sejak pihak Qing Shan bergerak mengambil alih pengamanan, namun itu hanya terlihat di permukaan sedangkan dibawah terjadi gerakan bawah tanah.


Pihak aliran hitam tidak ingin kehilangan panggung, karena di dukung oleh putra selir tertua kaisar Han, mereka terus bergerak meningkatkan kekuatan dengan metode terlarang dan juga dengan cara menyusupkan orang orang kuat suruhan putra tertua selir kaisar Han dari berbagai wilayah, sehingga ketertinggalan mereka dari sekte putih sudah jauh jauh hari terkejar

__ADS_1


Gerakan mereka bersifat jangka panjang dengan tujuan kelak setelah kaisar wafat, putra mahkota tidak bisa naik tahta tetapi putra selir yang di dukung banyak kekuatanlah yang akan mengambil alih dan sebelum sampai ke saat itu, atas nama pribadi putera selir sudah bergerak walau tidak ada yang berani terang terangan.


Ditempat lain Gong Lam Hui pengawal kepercayaan Qing Shan yang diserahi tugas khusus dalam pembangunan Kota Shunzhuan sudah memulai pembangunan, aliran dana tak terbatas juga banyaknya tenaga yang terlibat membuat pembangunan sudah mencapai setengah dari tahapan ysng seharusnya.


Baru saja selesai mengawasi pembangunan kembali desa yang akan menjadi kota Shun Zhuan, Gong Lam kembali ke markas para pengawal yang sengaja di bangun di tengah tengah kota Suciehn dan Shun Guojia


Di daerah ini tadinya ada pemukiman beberapa warga namun dengan kebijakan keamanan mereka diperintahkan pindah dengan catatan boleh memilih untuk tinggal ke kota Suciehn atau kota Shun Guojia mereka diberi lahan modal berupa batu roh dan koin emas, warga tidak keberatan dan malah sangat senang dengan adanya kebijakan itu.


Kini lokasi itu dijadikan sebagai lokasi taman bunga dan areal itu terbuka untuk siapa saja yang ingin berpegian kesana.


Dalam kesendiriannya ketika berada di markas pengawal dia dikejutkan dengan kedatangan tiga orang tetua sekte besar.


"Tuan Gong Lam Hui..!


"Ah Tuan Gong Lam terlalu merendah, kami datang untuk suatu urusan penting yang diperintahkan oleh patriak sekte kami masing masing."


"Kenapa aku merasa hal ini sepatutnya adalah sesuatu yang besar, benarkah demikian para tetua sekalian?"


"Apa yang tuan Gong Lam Hui sebutkan benar adanya, kami datang karena para patriak dari tiga sekte besar, berikutnya mewakili para patriak patriak menengah dan kecil yang sebelumnya telah melakukan kesepakatan untuk membuat sesuatu yang besar, yakni menyatukan sekte menjadi sekte besar bersama."


"Aku rasa kalau untuk urusan itu para tetua tidak perlu repot repot mengunjungi kami , karena semua itu adalah hak dan kebebasan para tetua sekalian. Sejak awal kami dilarang memasuki ranah kebebasan dan kepentingan pribadi semua orang."

__ADS_1


Gong Lam Hui mengira bahwa kehadiran para tetua bertujuan hendak meminta pendapat sekaligus izin dari tuannya.


Sebagai orang yang secara tidak tertulis telah di akui oleh semua kekuatan yang ada di wilayah itu sebagai pimpinan terkuat di daerah pingiran kekaisarah Han .


" Bukan bermaksud mengkerdilkan niat baik para tetua sekalian namun kami sebenarnya telah dilarang untuk terlalu terlibat masuk pada kepentingan dan kebebasan setiap orang jadi saya rasa para tetua tidak perlu repot repot meminta izin."


"Apa yang tuan Gong Lam Hui sebutkan benar adanya tetapi, yang para patriak maksud lebih dari itu tuan, sebagai sekte kita juga tidak bisa diam saja tanpa memperhatikan gerakan lawan.


Perlu tuan ketahui sekte aliran hitam telah terus bergerak di bawah tanah dan sekarang kekuatan mereka sudah cukup untuk membuat kerusuhan dan menghancurkan apa yang sudah kita capai dan rasakan selama ini.


Selain itu baru baru ini kami juga temukan bahwa orang kekaisaran telah ikut berkomplot dengan aliran hitam karena itulah para patriak dengan rendah hati demi kepentingan bersama dan atas nama semua orang dengan rakyat membentuk satu sekte besar sebagai rumah bersama.


Namun masalahnya adalah siapa yang akan berada di atas sedangkan sebelumnya ketiah patriak sekte besar sudah menjadi pimpinan di sektw masing masing, karena itu kesimpulan yang diambil Tuan kota Suciehn Shun Guojia dan Shunzhuan yang akan kita angkat sebagai patriak atau pimpinan utama sedangkan para patriak sekte menengah menjadi tetua tinggi serta sekte kecil menjadi tetua rendah."


"Melihat karakter tuan, beliau mungkin tidak berkenan dengan kedudukan semacam itu, namun yang menjadi kunci adalah kalimat kepentingan semua orang, dengan modal itu mungkin tuan akan berkenan, aku tidak bisa menjanjikan apa apa pada para tetua sekalian selain janji untuk menyampaikan hal ini pada beliau."


"Ah ... Tuan Gong Lam Hui sangat pengertian, kalau begitu kami tidak akan mengganggu waktu tuan lagi, kami permisi kembali ke sekte masing masing.


Dengan menangkupkan tangannya para tetua itu lalu bangkit untuk beranjak pulang.


Gong Lam Hui membalas penghormatan mereka dengan hal yang sama.

__ADS_1


Segera setelah itu dia berangkat untuk melaporkan hal ini kepada Qing Shan


__ADS_2