
-Jakarta
Hari ini adalah hari dimana keluarga Mora dan Wildan mengadakan syukuran bersama anak-anak panti asuhan.
Tetapi Mora tidak membawa sang Baby keluar mansion, hanya keluarga dan kerabat saja yang tahu dan juga yang ada di dalam mansion.
Semua syukuran tersebut di siapkan oleh Hari dan Roy, bahkan Wildan menjamu mereka dengan makanan yang sangat lezat.
Anak-anak panti tidak hanya dari satu panti saja, mereka datang hampir dari 5 panti asuhan.
"Gak kaleng-kaleng ya kalau Tuan muda" ucap Afnan dengan menggelengkan kepala saat melihat bagaimana ramai nya mansion Sy.
"Tak hanya mewah, tetapi makanan nya juga hasil dari Restoran ternama di Kota ini" timpal Elisa.
"Bagus dong, ini baru patut di contoh" celetuk Fira dengan santai.
Afnan dan Elisa menganggukan kepala, ya memang semua nya sangat patut di contoh.
Wildan dan Mora tidak menghamburkan uang percuma, tetapi mereka semua menyenangkan anak-anak panti yang memang jarang sekali mendapatkan makanan enak.
"Ayo kita serbu makanan, orang lain udah pada ngambil" ajak Elisa pada mereka.
"Lets Go" balas Fira dengan semangat.
"Ya ampun, dasar bumil" gumam Afnan menggelengkan kepala nya.
__ADS_1
Lalu mereka mengambil beberapa makanan dan duduk di kursi yang ada di pojokan.
Mereka belum menemui Mora karena masih menikmati suasana di luar dengan lantunan sholawat dan kecerian anak panti.
"Kamu jadi ikut ngasih uang pada mereka?" tanya Elisa pada Afnan.
"Jadi, alhamdulilah Mas Frans ada rezeki nya" jawab Afnan tersenyum.
"Aku juga sudah siapkan" timpal Fira dengan bahagia.
"Hehe kita jadi ketuluran baik ya kalau ikut sama Mora, coba kalau masih seperti dulu mungkin udah sombong" celetuk Elisa dengan kekehan.
"Itu mah kamu" balas Afnan tertawa kecil.
Hampir semua anak panti menikmati makanan tersebut , terlihat sekali wajah-wajah yang berbinar dan bahagia.
Hingga acara hampir selesai dan Wildan memanggil semua anak panti.
Anak panti berbaris dengan kelompok nya masing-masing dan Wildan memberikan uang pada mereka.
Tak hanya Wildan yang memberikan uang, ada juga Ayah Darma, Afnan, Elisa , Fira dan ada juga kerabat lainnya.
Mora sanggat bahagia saat melihat wajah bahagia dari anak-anak panti. Ia juga tak lupa memberikan beberapa bingkisan untuk mereka bawa pulang.
Dan pada akhir nya acara pun selesai, Mora dan yang lainnya masuk ke dalam mansion.
__ADS_1
Baby twins di jaga oleh Bibi Kay dan Mama Hesti.
Para tamu dan juga anak-anak panti pun sudah pulang semuanya.
Hanya tersisa para pekerja yang sedang membereskan sisa acara.
"Ya ampun lucu sekali kalian" ucap Afnan melihat twins yang ada di stoler baby.
"Iya nih, lihatlah mereka sangat menggemaskan" timpal Elisa dengan mencubit pipi baby Miraa.
"Lihatlah tatapan mata Abang Wira, sudah sama seperti Mora" ucap Afnan dengan terkekeh.
"Apanih bawa-bawa aku" ucap Mora yang baru bergabung dengan mereka.
"Ini Abang Wira tatapan mata nya sudah sama sekali dengan mu" balas Elisa tersenyum kecil.
Mora hanya mengangguk membenarkan, ia juga memang mengakui itu tetapi aura dingin dan intimidasi nya sama seperti Wildan.
Baby twins lalu di bawa masuk karena sudah terlelap, dan Mora membawa mereka ke ruangan keluarga yang ada para suami mereka.
Sedangkan twins di jaga oleh Bibi Kay di dalam kamar.
.
.
__ADS_1