
Kedatangan Wildan serta keluarga nya pun di sambut hangat oleh sang anak buah.
Mereka menunduk hormat pada Tuan mereka, Wildan.
"Kita langsung ke Rumah Agus" perintah Wildan pada anak buah nya.
"Baik Tuan muda" patuh nya dengan segera.
Anak buah Wildan pun langsung saja melajukan mobil nya ke arah Hutan yang sangat rimba.
Wira dan Moraa terlihat sangat menikmati perjalanan tersebut tanpa takut sama sekali.
"Dadd, disini enak sekali" puji Wira dengan berbinar.
"Benar Dad, ini pasti sangat seru untuk berpetualang benar kan Bang?" tanya Miraa dengan antusias.
Wira menganggukan kepala nya, ia juga sangat menyukai Hutan tersebut.
Mora hanya menggelengkan kepala nya saja, ia sangat yakin bahwa kedua anak nya menuruni jiwa sang Daddy yang gemar sekali berpetualang.
"Besok kita akan berkeliling bersama , oke" ucap Wildan dengan tersenyum.
"Siap Daddy" balas Twins dengan semangat.
"Anak dan Ayah sama saja, mereka sepertinya akan kejam sama seperti Tuan Wildan" batin anak buah nya dengan bergedik ngeri.
Selama hampir 1 jam di perjalanan akhir nya mereka sampai juga di tempat anak buah Wildan.
__ADS_1
Anak buah Wildan langsung saja mengemudikan mobil nya ke arah Rumah pondok milik Agus.
Terlihat disana sedikit ramai dengan anak buah Wildan dan para Istri nya yang memang sedang melihat bayi Agus dan Winda.
"Silahkan Tuan" ucap salah satu anak buah Wildan.
Wildan lalu keluar bersama dengan Anak dan Istri nya, mereka langsung saja menuju ke Rumah pondok itu.
Beberapa orang yang ada disana menyingkir dan memberi hormat dengan menundukan kepala nya.
Mora hanya membalas nya dengan senyuman saja, lalu ia menggenggam tangan twins untuk mengikuti sang Daddy.
"Mora" lirih Bu Yuli dan Jana.
Mora hanya membalasnya dengan senyuman saja, ia sudah tidak membenci mereka lagi karena mereka sudah berubah dengan sendiri nya.
Mora mendekati Agus yang sedang menggendong Putri nya, ia menepuk pundak Agus dengan tersenyum.
"Boleh saya menggendong nya?" tanya Mora dengan lembut.
"Nona" lirih Agus dengan memberikan Putri nya.
"Mommy aku mau lihat" teriak Miraa dengan semangat.
"Aku juga Mommy" timpal Wira dengan cepat.
Agus tersenyum melihat kedua anak sang Tuan nya yang sangat antusias pada Putri nya tersebut.
__ADS_1
"Woahh Adik bayi nya lucu sekali" ucap Miraa dengan bahagia.
"Mommy, boleh Wira mencium pipi nya?" tanya Wira dengan tersenyum kecil.
"Tanya sama Ayah nya dong" jawab Wildan dengan terkekeh.
Wira lalu menatap Agus, ia kemudian mendekatkan diri nya pada Agus dengan perlahan.
"Paman, boleh aku mencium Adik bayi?" tanya Wira dengan lucu nya.
"Boleh Tuan muda" jawab Agus tersenyum.
"Yeayyyyyy" sorak Wira dengan bahagia.
Wira kemudian mendekati sang Mommy dan ia langsung saja mengecup Bayi kecil milik Agus.
Bayi cantik itu tidak terganggu sama sekali, ia bahkan tersenyum kecil saat Wira mencium nya berkali-kali.
Interaksi tersebut membuat yang melihat nya sangat gemas dan ahh rasanya ingin mencubit Putra Moraa karena gemas nya.
Mora menidurkan Bayi tersebut di atas kasur nya, dan saat itu juga Miraa dan Wira terus membawa nya bermain dan berceloteh.
.
.
.
__ADS_1