PENGKHIANATAN!

PENGKHIANATAN!
Bab 79


__ADS_3

Waktu berlalu begitu saja, tak terasa Mora dan Wildan sudah menetap di Amerika hampir 3 minggu.


Dan rencana nya mereka akan pulang ke tanah air besok, karena Aron sudah di nyatakan sembuh.


Berkat kegigihan nya untuk sembuh dan juga selalu semangat dalam menjalani teraphy nya , kini dia sudah bisa berdiri dan berjalan meski sedikit demi sedikit saja.


Dan tentu hal itu tak luput dari pantauan Dokter Bimo dan juga Wildan.


Seperti saat ini, Wildan dan Mora sudah berada di ruangan Aron untuk yang terakhir kali nya.


Mereka akan berpamitan pada Aron dan juga Santi.


"Jangan terlalu cepat, santai saja agar kerja otot tulang nya tidak terlalu kaget" ucap Wildan dengan tersenyum.


Aron hanya cengengesan saja, ia terlalu semangat untuk bisa beraktivitas kembali.


5 bulan tidak bisa apa-apa membuatnya sangat bosan dan juga sedikit putus asa , tetapi saat mendengar nasihat dari Wildan dan juga Santi ia seperti mendapatkan asupan oksigen.


"Cukup, nanti bisa di lanjutkan lagi" ucap Wildan.


Lalu ia membantu Aron duduk di ranjang pasien nya, setelah itu ia memberikan catatan nya pada Dokter Bimo.


"Mulai besok, Dokter Bimo yang akan melanjutkan nya lagi" jelas Wildan.


"Kenapa begitu?" tanya Aron bingung.


"Besok aku akan pulang ke tanah air bersama Istriku" jawab Wildan.


"Aron" panggil Mora berjalan menghampiri mereka.


Dengan sigap Wildan langsung mengambil kursi untuk Istri nya duduk.

__ADS_1


"Ya"


Kaget Aron saat Mora mau memanggil diri nya. Sedangkan Santi, ia sudah merasakan jantung nya berdebar karena respon Aron.


"Ah maaf, ada Mora?" tanya Aron dengan tersenyum.


"Bahagiakan lah Istri mu, jangan kau sia-sia kan lagi. Cukup aku yang kau sia-sia kan demi wanita lain dan Santi jangan pernah merasakannya" ucap Mora tegas.


"Aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, Mora. Aku sudah ikhlas akan dirimu, dan aku juga sudah mencintai Santi dengan tulus" balas Aron tak kalah tegas.


"Baguslah" ucap Mora.


"Bolehkah aku menganggap mu teman?" tanya Aron


"Siapa saja boleh menganggap Istri ku teman , termasuk dirimu juga" jawab Wildan sesaat melihat tatapan dari Istri nya.


"Terimakasih" ucap Aron bahagia dengan menggenggam erat tangan Santi.


Lalu Mora dan Wildan pergi dari sana setelah berpamitan.


"Ah lega sekali hati ini" ucap Aron saat setelah semua orang pergi dari sana.


"Kau tau sayang? Ini sangat melegakan ku saat melihat Mora memaafkan ku dengan tulus" ucap nya lagi dengan menatap Santi dalam.


"Syukurlah, itu berarti kamu sudah benar-benar ikhlas, Mas" balas Santi ikut bahagia juga.


Mereka berdua lalu berpelukan dengan sangat erat. Santi sangat bahagia karena Aron sudah menerima dirinya sepenuh hati.


**


Sedangkan Mora, saat ini ia dan suami nya sudah sampai di Mansion sang Mama.

__ADS_1


Mora dan Wildan akan berpamitan pada mereka dan sekalian makan siang disana.


"Mama" panggil Mora setelah mengucapkan salam.


"Sayang" balas Mama Hesti bahagia.


"No, biar mamah yang kesana" tegas Mama Hesti saat melihat Mora yang akan berjalan ke arah nya.


Mora tersenyum kecil lalu menganggukan kepala, ia memeluk sang Mama saat sudah ada di hadapannya.


"Ma, dimana Ayah?" tanya Wildan


"Dia sedang di ruang kerja nya, pergilah kesana Nak" jawab Mama Hesti lembut.


Wildan menganggukan kepala nya, ia lalu pergi dari sana dan menuju ke ruang kerja Ayah mertua nya.


Sedangkan Mora dan Mama nya, mereka sudah duduk di ruang keluarga di temani beberapa camilan dan minuman.


Mereka berdua asyik bercerita dengan sesekali tangan Mama Hesti mengusap lembut perut Putri nya.


"Mama akan kesana saat kandungan mu berumur 9 bulan sayang" ucap Mama Hesti.


"Itu perlu Ma, aku membutuhkan Mama untuk mengajari ku tentang seputaran Babby" balas Mora lembut.


Mama Hesti menganggukan kepala nya, lalu ia mengajak Mora untuk ke ruang makan karena sebentar lagi akan makan siang.


"Bi, tolong panggil Tuan" ucap Mama Hesti pada pelayan.


"Tidak perlu, kami sudah ada disini" ucap Ayah Darma dengan tersenyum.


Mama Hesti dan Mora tersenyum kecil, lalu mereka memulai makan siang nya dengan tenang.

__ADS_1


**


Maaf ya untuk ke depannya akan jarang Up, Othor nya lagi sakit🙏


__ADS_2