
Pagi hari , Mora sudah bersiap untuk kembali ke tanah air bersama dengan Wildan.
Hari ini mereka akan terbang dengan jet pribadi Wildan, Mora sudah berada di dalam jet bersama dengan Wildan.
"Mas, bagaimana kabar Winda dan Orangtua nya?" tanya Mora
"Untuk Winda, dia tetap saja berambisi ingin keluar dari sana. Tapi ke dua orangtua nya sudah lebih sedikit baik" jawab Wildan santai.
"Baguslah" ucap Mora
Lalu ia merebahkan kepala nya ke pundak sang Suami, ia memejamkan mata nya merasa sedikit mual.
"Kenapa hem?" tanya Wildan lembut
"Sedikit mual, Mas" jawab Mora tanpa membuka mata nya sedikitpun.
Wildan lalu memeluk Mora dengan hangat, ia mengusap lembut punggung Mora.
Hingga tak lama kemudian Mora terlelap dengan nyenyak di pelukan sang Suami.
***
Sedangkan di tanah air, Hari dan Fira sedang melakukan meeting untuk proyek mereka yang akan meluncurkan perhiasan terbaru.
Hingga setelah selesai meeting, Fira masih bersama dengan Hari dan juga Hulk di ruangan sana.
Brak
"Hari" panggil seorang wanita dengan santai.
"Maaf anda siapa?" tanya Hulk dengan datar.
__ADS_1
"Celina, pacar Wildan" jawab Celina dengan percaya diri.
Hahahaha.
Tawa Fira dan Hari langsung saja pecah, mereka berdua bahkan terbahak mendengar ucapan wanita tersebut.
"Mimpi mu ketinggian Nona, kau tau? Tuan Wildan itu sudah menikah dengan Nona Mora dan kau dengan enteng nya menyebut pacar?" ucap Fira dengan tawa yang tak berhenti.
"Lebih tepat nya dia itu wanita yang terus saja mengejar Tuan Wildan, tetapi Tuan Wildan tidak pernah menanggapi nya" timpal Hari dengan santai.
Buahahaha.
Tawa mereka kembali pecah, sedangkan Celina? Ia sudah merah padam dan langsung pergi dari ruangan meeting itu.
Mereka bertiga terus saja tertawa karena geli dengan tingkat percaya diri dari wanita yang barusan datang kemari.
"Siapa dia sebenar nya?" tanya Fira setelah puas tertawa.
"Ya ampun, jangan sampai dia akan menjadi pelakor disini" ucap Fira.
"Tidak akan, apalagi melihat Tuan Wildan yang sangat datar dan Mora? Kalian tau sendiri" ucap Hulk terkekeh.
"Ahh kau benar Hulk" balas Fira tersenyum kecil.
Hulk lalu pergi dari sana, ia tidak akan mengganggu kedua sejoli yang sedang di landa asmara itu.
"Ayo makan siang" ajak Hari pada Fira tanpa exspresi apapun.
"Ck, senyum dikit napa" gerutu Fira dengan kesal.
Sedangkan Hari, ia hanya tersenyum tipis saja dan mengacak rambut Fira dengan gemas.
__ADS_1
Lalu mereka berdua keluar dari sana dan menuju Restoran yang di depan.
Mereka tidak ada yang tau tentang kepulangan Mora dan Wildan, karena Mora sengaja tidak memberitahu nya sama sekali.
*
Sedangkan Celina, ia sengaja ke tanah air karena ia tahu bahwa Widlan tinggal disana bersama dengan Istri nya.
Seperti saat ini, ia sedang duduk manis di cafe depan perusahaan Wildan. Ia akan menunggu Wildan karena yang Celina tahu bahwa Wildan sudah pulang ke tanah air.
"Kenapa Hari keluar tidak bersama dengan Wildan? Bukannya mereka selalu saja bersama kemana pun" gumam Celina dengan bingung.
Celina memutuskan untuk mengikuti Hari, ia segera bergegas masuk ke dalam mobil nya.
Hingga tak lama kemudian Celina sampai di Restoran yang tak jauh dari sana.
Ia ikut masuk kesana dan duduk di dekat Hari.
"Kapan Mora dan Wildan akan kembali kesini lagi?" tanya Fira
"Mungkin 1 mingguan lagi, karena mereka disana akan 1 bulan" jawab Hari.
"Sial, ternyata Wildan masih disana. Aku harus segera kembali kesana" batin Celina dengan kesal.
Celina lalu langsung pergi dari sana, ia akan langsung ke Bandara dan pergi ke Amerika untuk menyusul Wildan kembali.
.
.
.
__ADS_1